Mengenal Berbagai Bentuk Exfoliator

Ada berbagai macam bentuk produk eksfoliasi kulit, baik chemical maupun physical. Nah, ini dia 4 yang paling populer.

Eksfoliasi adalah salah satu step penting dalam perawatan kulit. Bila dilakukan dengan tepat dan nggak berlebihan, eksfoliasi akan membuat kulit terlihat lebih cerah, memperbaiki tekstur kulit, dan juga membantu agar produk-produk skincare yang kita pakai setelahnya kerjanya lebih optimal. Produk eksfoliasi ini dibedakan menjadi dua, yaitu physical exfoliator dan chemical exfoliator. Namun memang bentuk produk yang ada di pasaran, sangat bervariasi.

Nah, ini dia empat jenis exfoliator yang sering kita temui di pasaran:

 exfoliate (3) - Copy

1. Scrub

Scrub merupakan exfoliator yang bekerja secara physical. Butiran-butiran yang terdapat dalam produk scrub, akan membersihkan kulit dan mengikis sel kulit mati dipermukaan kulit. Hasilnya kulit lebih bersih dan siap menerima nutrisi dari produk skincare selanjutnya. Namun, eksfoliasi kulit wajah dengan produk berbentuk scrub ini sudah banyak ditinggalkan, karena banyak yang percaya bahwa scrub terlalu kasar untuk kulit wajah dan dapat menyebapkan micro tears. Dan micro tears akan menyebabkan kerutan dan penuaan dini bila tidak segera diatasi. Tentu kita masih ingat bukan, dengan kontroversi penggunaan Walnut pada Kylie Skin Face Scrub?

Saya sendiri termasuk yang sudah meninggalkan face scrub. Karena saya merasakan bahwa kulit wajah saya bereaksi negatif terhadap face scrub. Namun bila kamu termasuk yang suka dengan exfoliator berbentuk scrub, sebaiknya pilih scrub dengan bahan oat atau kopi, yang lebih lembut dan tidak melukai kulit. Penggunaannya pun jangan berlebihan, cukup seminggu sekali, dan pastikan memakai pelembap yang cukup setelahnya.

Untuk produk scrub wajah, jujur saya tidak punya rekomendasi produk karena saya sendiri sudah lama tidak menggunakannya. Tapi kita bisa menggunakan bubuk kopi yang dicampur dengan VCO atau EVOO, atau menggunakan oatmeal sebagai DIY Face Scrub.

 Baca juga: Kelebihan Scrub Dengan Bahan Dasar Kopi

 

2. Peeling Gel

Awalnya saya kira peeling gel adalah jenis physical exfoliator yang lebih lembut daripada scrub. Saya sendiri suka dan sesekali menggunakan peeling gel ini. Namun ternyata saya baca di artikel ini, peeling gel tidak tergolong dalam physical maupun chemical exfoliator. Dan peeling gel juga masih kontroversi, karena ada yang tidak percaya bahwa peeling gel memang bekerja mengeksfoliasi kulit.

Tapi walau begitu, saya sudah merasakan sendiri kerja peeling gel di kulit saya. Saya merasakan efek eksfoliasi, seperti kulit terasa lebih bersih dan tampak cerah ketika menggunakan peeling gel, namun tidak ada rasa perih dan iritasi seperti kalau saya menggunakan scrub. Jadi ya saya termasuk dalam golongan yang percaya bahwa peeling gel adalah exfoliator.

Produk peeling gel yang saya suka adalah Cure Aqua Gel, The Body Shop Liquid Peeling, Yves Rocher White Botanical Exceptional Facial Peel, dan Envygreen Dead Skin Cell Remover.

 

3. Acid Toner

Nah, kini masuk ke exfoliator paling populer saat ini yaitu exfoliating toner. Produk ini masuk kedalam golongan chemical exfoliator. Kita nggak perlu menggosoknya untuk mendapatkan efek eksfoliasi. Cukup dioleskan di wajah saja seperti pada umumnya kita memakai toner, dan kandungan acid-nya akan bekerja mengeksfoliasi kulit wajah secara kimia. Kandungan yang umum terdapat dalam acid toner ini adalah Alpha Hydrocid Acid (AHA) atau Salicylic Acid (BHA).

Baca juga: Tips Untuk Pemula yang Mau Coba Exfoliating Toner

Acid toner sendiri merukapan jenis exfoliator favorit saya. Bahkan saya juga sampai pernah eksperimen pakai exfo toner sebagai ganti deodoran. Menurut saya acid toner bekerja secara lembut namun nyata dalam mengeksfoliasi kulit. Namun tetap saja, acid toner tidak boleh dipakai berlebihan. Saya menggunakan acid toner dua sampai tiga hari sekali dan di malam hari saja. Kalau baru pertama mau mencoba memakai acid toner, bisa diawali dari presentase acid yang rendah dan pemakaian seminggu sekali dulu.

Produk acid toner yang menurut saya bekerja dengan baik di kulit saya adalah Pixi Glow Tonic, The Ordinary 7% Glicolyc Acid Toning Solution, dan Avoskin Miraculous Refining Toner.

 exfoliate

4. Exfoliating Serum

Selain dalam bentuk toner, chemical exfoliator juga banyak dibuat dalam bentuk serum. Dalam bentuk serum, fungsi eksfoliasinya nggak sekeras toner, jadi biasanya presentase kandungan exfoliating agent-nya akan lebih tinggi. Contohnya seperti pada produk Avoskin. Avoskin Miraculous Refining Toner memiliki kandungan AHA 5% dan BHA 1%. Namun Avoskin Miraculous Refining Serum memiliki kandungan AHA 10% dan BHA 3%. Walaupun begitu, menurut saya tonernya bekerja dengan lebih efektif dalam mengeksfoliasi kulit saya.

Sama seperti exfoliating toner, slot pemakaian exfoliating serum adalah di awal skincare routine, sebelum hydrating toner. Namun untuk kulit yang sangat sensitif, pemakaiannya bisa dibalik menjadi setelah hydrating toner. Cara ini saya dapatkan dari instagram story salah satu skincare reviewer yang saya ikuti, yaitu @danangwisnu.

Saya sendiri, belum pernah mencoba exfoliating serum lain selain Avoskin Miraculous Refining Serum. Namun ada cukup banyak exfoliating serum yang bisa ditemui di pasaran dan review-nya juga bagus. Misalnya The Ordinary AHA BHA Peeling Solution, The Ordinary Lactid Acid + HA, dan Drunk Elephant Framboos Glycolic Night Serum.

 

Favoritmu yang mana nih?