
Traveling adalah salah satu cara yang paling menyenangkan buat istirahat dari rutinitas. Namun, biasanya… kulit kita ngambek setelah pulang liburan. Kenapa ya?
Kerja dari Senin sampai Jumat, menghadapi macet jalanan pagi dan malam, deadline yang tiada henti, belum lagi dimarahi bos karena kerjaan yang nggak mencapai target. Memang paling benar kalo rehat sejenak untuk traveling bersama orang-orang kesayangan. Tapi kalian pernah nggak sih, setelah pulang traveling bukannya terlihat glowing, namun yang muncul malah kulit bermasalah?
Baca juga: Wash Off Mask Buat Kulit Bermasalah
Salah satu penyebabnya bisa saja kalau kita pergi ke tempat dengan iklim atau suhu udara yang jauh berbeda dari tempat tinggal kita, kulit kita akan “kaget” dan perlu waktu untuk membiasakan diri. Jika skincare-nya tidak disesuaikan, hampir bisa dipastikan kulit bermasalah akan menghampiri kalian. Bisa juga – dan ini kejadian sama saya- karena malas packing skincare yang komplit saat traveling… jadilah hanya seadanya saja sehingga tidak maksimal dalam mempertahankan rutinitas perawatan kulit. Masalah yang biasanya dialami adalah breakout, kulit super kering, bruntusan, dan kemerahan. Nah, tentu saja harus ada tindakan korektif agar kulit kita bisa adem ayem lagi, dong.
I had a trip to Penang a while back. Panas? Bukan lagiii…. Dan tidak hanya panas, tingkat humidity-nya juga sangat tinggi, sehingga keringat mengucur tanpa henti. Karena saya ke Penang bersama orang tua, so I wanted to keep everything simple. Kenapa? Supaya saya juga bisa fokus sama mereka, bawain koper mereka, belanjaan nyokap, sampai jajanan bokap. Jadilah packing light dan artinya juga, minimum amunisi skincare, jadinya hanya membawa pelembap, facial wash dan sunscreen. Hasilnya, ya seperti yang sudah saya duga. Pulang membawa oleh-oleh tiga jerawat meradang di dagu, bruntusan di dahi dan kemerahan di kedua pipi.
Saya paham bahwa salah satu alasan muka ngambek saat bepergian adalah karena kurangnya kadar kelembapan di muka. Bagaimana tidak, dari mulai di pesawat aja udara sudah sangat kering. Belum lagi ketika seharian ada di luar buat belanja dan foto-foto. Kadang, larut malam baru sampai hotel dan sudah malas untuk pakai moisturizer. Sekembalinya saya ke Jakarta, saatnya kita musnahkan “oleh-oleh” dari Penang ini.
Baca juga: Cara Buat Atasi Kulit Dehidrasi & Bruntusan
Begitu sampe Jakarta, salah satu senjata paling mujarab adalah dengan memakai sheet mask. Setiap hari. Yes, saya pakai sheet mask setiap hari selama 3-4 hari dan ternyata hal tersebut berhasil! Sheet mask apa yang saya gunakan? Tergantung kondisi muka, tapi yang pasti Hyaluronic acid pasti jadi bahan aktif andalan karena kemampuannya untuk memberikan kelembapan super untuk muka. Tapi, kalau memang muka lagi super ngambek, saya menemukan satu sheet mask andalan.
Pureheals Propolis Rose Callus Mask. Sesuai namanya, kandungan utamanya tentu saja propolis. Propolis mengandung resin yang bermanfaat sebagai zat anti peradangan sehingga propolis memang menjadi salah satu kuncian untuk meredakan jerawat atau bahkan mencegah jerawat. Selain itu, propolis juga membantu regenerasi kulit, menangkal radikal bebas dan menjaga kekenyalan kulit. Pureheals Propolis Rose Callus Mask juga diklaim bisa membantu menenangkan kulit, membuat kulit lebih glowing dan juga menjaga kelembapan kulit.
Baca juga: Sheet Mask Buat Kulit Bermasalah
Tapi, kalau kalian pingin mengembalikan hidrasi kulit dengan menggunakan moisturizer, aplikasi pelembap dengan kandungan centella asiatica, oats, hingga ceramides juga bisa jadi opsi yang baik juga. Salah satu produk yang enak banget dipakai buat menenangkan kulit yang bermasalah adalah Laneige Cica Sleeping Mask, Harlette Oatmeal Sleeping Mask, dan juga Skin 1004 Madagascar Centella Asiatica Cream.
Khusus buat yang baru saja pulang traveling dari tempat yang panas, biasanya suka bawa pulang oleh-oleh dark spots, kusam dan juga jerawat. Buat saya, Vitamin C bisa jadi senjata ampuh untuk atasi masalah ini. Salah satu produk andalan saya adalah Sensatia Botanicals Acne Clarifying Facial C-Serum. Judulnya sih memang serum, tapi buat saya ini lumayan cukup untuk dijadikan light moisturizer dengan hasil yang nendang.
Baca juga: Butuh Tambahan Antioksidan? Cek Beberapa Pilihan Vitamin C Ini!
Lidah buaya, tea tree, dan minyak lemon jadi bahan aktif yang mujarab untuk lawan jerawat. Sedangkan ekstrak kakadu plum bisa membantu mencerahkan kulit dengan kandungan vitamin C yang tinggi di dalamnya. Klaim produk ini memang ditujukan untuk kulit berminyak dan rentan jerawat, sesuai sama skin type saya. Produk ini jitu banget buat menghilangkan bruntusan di kulit muka saya. Tapi, setelah pemakaian rutin pagi dan malam selama satu minggu dan bruntusan memang jauh mereda, namun saya merasa kulit muka jadi sedikit lebih kering. Bisa aja karena saya over-use the product sih. Jadi, kalau kalian ingin menghindari hal ini terjadi, ada baiknya untuk tetap melakukan layer dengan moisturizer yang pas dengan kebutuhan kulit, supaya hidrasi kulit tetap terjaga.
Ibarat game Mario Bros, ini adalah senjata buat lawan raja. Buat kehadiran jerawat yang super gak diinginkan, jerawat yang baru mau mateng, atau yang udah mateng dan rasanya aduhai nyut-nyutan, saya selalu balik lagi ke Sensatia Botanicals Acne Spot Treatment. Sesuai namanya, please jangan dibalur ke seluruh muka ya. Cukup di spot dimana azab muka itu, alias jerawat timbul. Based on my personal experience, paginya jerawat mengganggu itu sudah mulai mereda walaupun nggak akan hilang dalam waktu semalam. Tapi setidaknya bisa bantu meredakan jerawat dengan cukup baik.
Baca juga: Tisha AC7, Spot Treatment Terbaik Dari Korea!
Kandungan utamanya tea tree dan peppermint. Tea tree dengan kemampuannya sebagai antibakteri dan peppermint untuk memberi efek dingin supaya nyeri dari radang tidak begitu terasa, ternyata berhasil menenangkan jerawat saya. Kalau saya pribadi, aplikasi spot treatment ini saya gunakan 1-2 kali sehari, tergantung kondisi jerawatnya seperti apa. Tapi, acne spot treatment memang terkadang juga bisa bikin kulit kering. Jadi kalo kulit di area sekitar jerawat sudah terasa kering, coba kurangi pemakaiannya ya.
Nah, itu tadi beberapa trik yang selalu saya lakukan selepas traveling untuk membantu mengatasi kondisi kulit yang bermasalah. Kalo kamu gimana? Apa sih rahasia untuk menenangkan kulit yang lagi ngambek?