beauty school

Tips Pakai Face Primer Agar Makeup Halus

seo-img-article

Pemakaian face primer dengan benar, bisa bikin makeup lebih flawless dan tahan lama lho!

Face primer adalah step makeup yang paling sering dilewatkan. Biasanya alasannya adalah karena seringkali nggak melihat perbedaan atau hasil yang signifikan, ketika memakai dan tidak memakai primer. Jadi untuk apa memakai primer? Padahal sebenarnya, kalau kita memilih primer dengan benar, sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit kita, ditambah juga dengan menggunakannya secara tepat, hasilnya akan membuat keseluruhan makeup yang kita pakai lebih menempel, halus, dan lebih tahan lama.

Nah, biar nggak salah lagi memilih dan mengaplikasikan primer, ini dia tips-tips memakai face primer!

Baca juga: 5 Face Primer yang Bagus untuk Bikin Tampilan Pori-pori Mulus

Pilih face primer sesuai jenis kulit

Face primer ada banyak jenisnya. Ada hydrating primer yang fungsinya untuk melembapkan, ada mattifying primer untuk mengontrol minyak di wajah, blurring primer untuk menyamarkan pori-pori, dan ada correcting yang memiliki sedikit tint warna untuk sedikit mengoreksi warna kulit. Nah, kita harus tahu dulu apa jenis kulit kita, dan apa kebutuhan kulit kita, baru kemudian pilih face primer yang sekiranya sesuai.

Kita nggak cuma bisa pakai satu jenis primer kok. Kalau punya beberapa kondisi kulit yang berbeda, kita bisa kombinasikan dua primer sesuai dengan kebutuhan kita. Saya sendiri punya jenis kulit kering, namun pori-pori di area sekitar hidung saya lumayan terlihat besar dan banyak. Jadi saya memilih hydrating primer untuk seluruh wajah, dan blurring primer di area sekitar hidung yang berpori-pori.

Baca juga: 3 Face Primer Lokal yang Cocok untuk Kulit Kering

Pakai secukupnya

Face primer memang dibutuhkan untuk membuat makeup lebih menempel dan awet. Namun bukan berarti kita bisa pakai sebanyak-banyak. Penggunaan face primer yang terlalu tebal malah akan membuat foundation menggumpal dan nggak awet. Jadi sebaiknya memang pakai saja tipis-tipis secara merata.

Konsentrasikan di area yang bermasalah

Saya memakai hydrating primer di seluruh wajah, namun saya akan tambahkan lagi sedikit di cuping hidung dan di area-area wajah saya yang lebih kering. Di beberapa area yang kering sampai ada dry patch, saya pijat-pijat ringan dengan menggunakan hydrating primer tersebut untuk “menjinakkan”. Hydrating primer ini juga saya pijatkan di area-area di mana foundation akan mudah cracking, seperti misalnya di smile lines.

Selain di area sekitar hidung, saya juga biasanya menggunakan sedikit blurring primer di area bawah mata. Blurring primer ini bisa mengisi garis-garis halus di area sekitar mata, sehingga ketika kita aplikasikan foundation dan concealer, hasilnya akan lebih halus dan meminimalisir cracking.

Aplikasikan searah dengan tumbuhnya bulu-bulu halus

Wajah kita pasti punya bulu-bulu halus, yang biasanya tumbuh ke arah bawah. Nah, aplikasi primer sebaiknya juga dibaurkan ke arah bawah. Gunakanya untuk menidurkan bulu-bulu halus tersebut. Karena kalau bulu-bulu tersebut terangkat, kanvas yang akan kita aplikasikan foundation jadinya nggak rata dan hasil makeup kita juga jadi kurang halus.

 

Beri jeda sebelum memakai foundation

Sebaiknya memang jangan terburu-buru langsung memakai foundation, setelah selesai mengaplikasikan face primer. Tunggu dulu sejenak agar face primer set ke kulit kita, dan menciptakan kanvas kulit yang halus. Nah, setelah face primer set dengan kulit, baru deh pakai foundation dan concealer seperti biasa.

 

Itu dia beberapa tips menggunakan face primer agar hasil makeup terlihat lebih halus dan mulus. Hayo, dari tips yang saya berikan, ada berapa tahapan yang benar kalian lakukan sehari-hari?

celle

celle

owner www.racunwarnawarni.com

Slow Down

Please wait a moment to post another comment