Baru Pertama Kali Coba Retinol? Ini Tips & Trik Pemakaiannya

PAKAI SKINCARE SETELAH WUDHU

Retinol, kandungan powerful yang punya banyak manfaat buat kulit, namun cukup tricky bagi pemula. Harus mulai dari mana sih?

Di usia berapa sih kamu sudah mulai kepikiran untuk pakai skincare anti-aging? Memasuki usia 25 tahun, saya sudah mulai lebih rajin lagi nih memasukkan produk-produk dengan kandungan anti-aging ke skincare routine. Dari pada terlambat, akan lebih sulit memperbaikinya, kan? Aging is indeed inevitable, perubahan di kulit pasti ada. Tapi aging nggak selalu berarti buruk kok. Dengan perawatan kulit yang tepat sejak awal, efek buruk dari penuaan dini bisa dihindari.

Sudah sekitar sebulan terakhir ini saya rutin pakai retinol ampoule dari Avoskin. Ini bukan pertama kalinya saya pakai produk retinol. Dua tahun lalu saya sudah pernah coba juga pakai serum retinol, namun on and off karena rasanya “belum butuh-butuh banget”. Nah, semenjak memasuki usia 25 tahun ini saya kayak dapat wake-up call dan memutuskan untuk lebih rajin pakai retinol karena rasanya regenerasi kulit sudah melambat, belum lagi ditambah sering terpapar polusi. Kasihan juga kulit saya kalau nggak buru-buru pakai produk anti-aging. Dan memang membuahkan hasil! Dalam sebulan saja saya sudah merasakan manfaat retinol yang benar-benar bisa bikin tekstur kulit wajah saya membaik dan warnanya lebih merata. It’s like I cannot stop singing high praises for retinol ampoule!

Pasti sudah sering juga kan dengar tentang manfaat retinol yang miraculous ini dan jadi penasaran ingin mencoba? Karena memang powerful, kandungan ini pun cukup tricky pemakaiannya, terutama buat pemula atau yang baru pertama kali cobain dan juga di beberapa jenis kulit tertentu. Tapi nggak perlu takut coba retinol, cek tips dan triknya berikut ya.

Baca juga: Avoskin Miraculous Retinol Ampoule & Toner!

Start slow!

avoskin copy

Kunci yang pertama adalah mulai pelan-pelan. Yes, I get it, pasti ada rasa nggak sabar kan untuk cepat-cepat merasakan manfaat retinol? Tapi sebaiknya jangan langsung pakai produk retinol yang percentage-nya terlalu potent. Kulit kamu bisa kaget dan malah sensitized karena belum terbiasa. Kamu bisa mulai dari produk yang isinya bukan hanya single ingredient retinol sehingga lebih mild. Saya sendiri awalnya mulai dengan pakai Avoskin Miraculous Retinol Toner yang mengandung 3% Niacinamide dan 1% Actosome Retinol dengan 0.03% retinol aktif. Produk seperti ini bisa meminimalkan risiko efek negatif dari retinol, seperti kulit kering atau sensasi tingling.

Penting juga untuk diingat, di awal mencoba retinol, jangan langsung dipakai setiap malam. Kasih kulit kamu waktu untuk berkenalan dengan kandungan ini. Dua sampai tiga kali dalam seminggu sudah cukup kok. Just take it slow.

Baca juga: 5 Kesalahan Pakai Retinol yang Harus Dihindari

Pakai skincare yang bersifat buffer

pelembap buat kulit berminyak

Step ini penting banget buat yang baru coba retinol atau buat kamu yang memiliki kulit kering. Setelah membersihkan wajah, aplikasikan dulu skincare yang hydrating atau soothing sebagai buffer. Buffer di sini berguna untuk meredam kontak langsung dengan retinol. Kamu bisa awali dengan pakai hydrating toner dengan kandungan seperti hyaluronic acid, Centella asiatica, mugwort extract, atau oat extract misalnya. Lalu lanjutkan dengan di-layer moisturizer. Selama pakai retinol, saya pakai moisturizer lebih banyak dari biasanya karena kulit saya memang cukup reaktif terhadap skincare. Baru deh setelah itu kamu bisa aplikasikan retinol ampoule atau serum.

Kalau kamu merasa kulitmu rentan kering, bisa juga pakai moisturizer lagi atau sleeping mask setelah retinol.

Baca juga: 3 Moisturizer di Bawah 100 Ribu Agar Kulit Tetap Lembap Selama WFH

Stick to what you know

Bisa dibilang ini sudah jadi rule of thumb saat mencoba produk skincare baru. Pastikan kamu coba satu jenis produk dalam satu periode. Jadi kalau bulan ini sedang coba produk retinol, jangan disambil sekalian coba produk lain, apa lagi yang juga mengandung bahan aktif seperti AHA/BHA. Big no no. Pertama, kamu jadi nggak bisa tahu pasti produk mana yang bekerja atau justru kasih efek negatif. Kedua, retinol sendiri sudah powerful. Kalau kamu pakai produk baru lainnya yang juga memiliki bahan aktif, kulitmu bisa jadi overeksfoliasi dan sensitized. Menenangkan kulit yang iritasi seperti ini akan memakan waktu lagi.

So, stick to what you know. Pakai skincare routine andalanmu yang kamu tahu nggak kasih efek negatif ke kulitmu.

Jangan pernah skip sunscreen

beda chemical dan physical sunscreen

Cara kerja retinol adalah dengan menstimulasi regenerasi kulit dan bisa membuat kulit jadi photosensitive atau sensitif terhadap sinar matahari. Makanya sangat dianjurkan untuk dipakai khusus di malam hari saja. Pagi harinya jangan sampai skip pakai sunscreen karena kulitmu bisa memerah bahkan justru jadi kusam. Lagi pula, pakai retinol maupun nggak, sunscreen wajib hukumnya. Period. 

Baca juga: 7 Pilihan Sunscreen Bagus dan Murah untuk Berjemur di Rumah

Itu dia tips yang bisa kamu coba saat mulai pakai retinol. Nggak perlu takut pakai retinol, it has indeed become a game changer for my skin! Kuncinya sabar dan dengarkan kulitmu. Nggak perlu buru-buru ingin melihat hasilnya, ikuti saja kebutuhan kulitmu. It’s not a race.

Kalau kamu punya tips pakai retinol lainnya, boleh share juga ya di kolom komen.

 

Foto: Dok. Female Daily, Avoskin, Freepik.com.