skin care

8 Kesalahan Memakai Facial Wash yang Sering Sekali Ditemui!

seo-img-article

Facial wash adalah produk skincare paling basic, namun kalau pakainya salah, bisa bikin kulit jadi nggak sehat, lho!

 

 

Produk skincare yang paling basic dan paling penting adalah cleanser. Kulitmu harus bersih dulu sebelum kamu mengaplikasikan produk skincare lain yang menutrisi dan melembapkan. Sayangnya, sesederhana pakai facial wash saja masih banyak yang salah. Apa saja sih kesalahan memakai facial wash yang sering ditemui?

Tidak cuci tangan sebelum membersihkan wajah

Ini jelas sebuah kesalahan fatal. Kamu ingin membersihkan wajah, tapi nggak mencuci tanganmu dulu. Jadi percuma saja, karena kuman-kuman dan bakteri di tanganmu akan berpindah ke wajah. Ini malah bisa bikin jerawatan, lho!

Baca juga: 5 Brand Skincare Korea Cruelty-Free yang Layak Dicoba!

Tidak pakai first cleanser

Facial wash adalah jenis second cleanser alias pembersih wajah kedua. Kamu perlu menggunakan first cleanser dulu, misalnya cleansing oil, cleansing water, micellar water, makeup remover, atau cleansing balm. Gunanya agar sisa makeup, sisa sunscreen dan sisa skincare lain yang kamu pakai seharian sudah terangkat dulu. Baru dilanjutkan dengan facial wash agar bersih total dan wajah terasa lebih segar.

Menggunakan facial wash yang harsh

Alangkah baiknya bila kamu memilih facial wash yang gentle, dengan pH seimbang, yang tidak memberikan rasa kering atau membuat kulit terasa “ketarik” setelah memakainya. Pilih produk yang mengangkat kotoran dengan baik namun tidak membuat kulit kesat dan kaku karena kehilangan kelembapan alaminya.

Baca juga: 3 Facial Wash untuk Kulit Sensitif yang Lembut dan Nggak Bikin Kering

Memilih produk yang tidak sesuai dengan jenis kulit

Ini kesalahan memakai facial wash yang sering sekali ditemui. Sama seperti produk skincare lainnya, memilih facial wash juga harus berdasarkan jenis dan kondisi kulit masing-masing. Kalau kamu punya kulit kering, sebaiknya pilih produk yang hydrating. Kalau kulitmu oily, kamu harus pilih yang teksturnya gel dan punya kandungan untuk mengontrol sebum. Sementara kalau kulitmu berjerawat, kamu bisa pilih facial wash dengan bahan-bahan seperti Salicylic Acid, mugwort, Centella Asiatica, atau tea tree.

 Baca juga: 5 Fakta yang Harus Kamu Tahu Tentang Bekas Jerawat!

Memakai facial wash di kulit yang kering

Facial wash didesain untuk dipakai pada kulit wajah dan leher yang sudah dibasahi. Ini agar produk lebih mudah dibaurkan dan kandungan-kandungan dalam produk bisa meresap dengan baik. Jadi, sebaiknya kamu menghindari kesalahan satu ini ya.

Tidak membusakannya terlebih dulu

Tahukah kamu kalau facial wash yang sudah dibusakan akan menyerap dan membersihkan kulit dengan baik dibandingkan yang tidak dibusakan? Meskipun facial wash yang kamu punya itu tipe yang nggak ada atau nggak banyak busanya, sebaiknya tetap tambahkan sedikit air lalu gosok lembut di kedua belah tangan sebelum kamu mengaplikasikannya ke wajah. Sebab, cara itu akan lebih lembut bagi kulit, dan molekul facial wash-nya juga akan berubah jadi lebih kecil sehingga kandungannya bisa beraksi lebih baik.

Menggosok wajah dengan handuk

It’s a big no! Setelah membersihkan wajah, biasanya kita akan menyeka air yang ada di wajah. Namun, jangan digosok menggunakan handuk yang kasar ya, karena itu bisa bikin kulit iritasi dan mudah muncul kerutan. Sebaiknya tepuk-tepuk saja menggunakan tisu atau handuk kecil dengan serat fiber yang ultra-halus.

Baca juga:  5 Rekomendasi Facial Wash untuk Kulit Berjerawat

Tidak segera melembapkan wajah kembali

Aplikasikan produk skincare lainnya sesegera mungkin setelah membersihkan wajah dengan facial wash. Kamu bisa pakai toner, essence, serum, moisturizer, dan sunscreen, tergantung itu pagi atau malam, dan tergantung dengan kebutuhan kulit masing-masing. Cara ini akan membuat kulit kembali segar dan lembap setelah proses pembersihan.

 

Nah, itu dia beberapa kesalahan menggunakan facial wash yang sebaiknya kamu hindari atau tidak lakukan lagi. Kalau cara membersihkan wajah sudah benar, kulitmu akan lebih siap menerima produk-produk selanjutnya. Selamat mencoba!

 

Image: Unsplash, Freepik.

Slow Down

Please wait a moment to post another comment