skin care

Jangan Pakai Retinol Kalau Kamu Masih Melakukan 2 Hal Ini!

seo-img-article

Retinol memang efektif buat mengatasi tanda-tanda penuaan kulit, tapi…

Kalau ngomongin tentang satu kandungan skincare yang powerful dan multi-tasking, retinol jadi salah satu yang paling awal disebut. Gimana nggak, zat aktif turunan Vitamin A ini memang teruji dapat mengatasi masalah seperti garis halus, tekstur yang nggak merata, hiperpigmentasi, hingga menstimulasi produksi kolagen dan elastin di kulit. Creme de la creme lah ya istilahnya.

Begitu mendengar sederet manfaat dari retinol, pastinya jadi tergiur untuk mencobanya kan? Apa lagi ketika sudah memasuki usia tertentu di mana regenerasi alami kulit sudah mulai melambat. Rasanya ingin segera menjadikan retinol bagian dari skincare routine-mu. You definitely wanna experience the ‘magic’ first hand. Tapi… Ya, ada tapinya. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menggunakan retinol.

Kalau kamu masih melakukan hal berikut, tunda dulu pemakaian retinolnya ya.

Baca juga: Baru Mau Coba Retinol? Ini 4 Rekomendasi Retinol Cream yang Bisa Dipakai Pemula!

Basic skincare routine belum konsisten

 

Semua balik lagi ke intinya, yaitu perawatan kulit mendasar yang mencakup empat step: CTMP. Bukan hanya harus sudah lengkap semua produk Cleanser, Toner, Moisturizer, dan Protection saja di dalam skincare routine-mu, tapi keempat produk ini harus sudah diganakan secara rutin dan konsisten. Especially, sunscreen. 

Retinol memang bisa membantu mengatasi photo-damage alias kerusakan kulit akibat paparan sinar UV, namun penggunaan retinol juga bisa membuat kulitmu lebih photo-sensitive atau lebih rentan terhadap paparan sinar UV.  Makanya penting banget untuk punya basic skincare routine yang pakem supaya pertahanan kulitmu juga kuat.

Kulitmu sedang sensitif atau mengalami inflamasi

Apa kah kamu lagi “rajin” banget pakai exfoliating toner sampai justru jadi mengalami over-eksfoliasi? Atau habis berjemur dan kulitmu jadi terasa perih? Biasanya kondisi kulit yang sedang inflamasi ini ditandai dengan kulit yang kemerahan, terasa perih, kering di beberapa area atau seluruh wajah hingga terasa ketarik, sampai munculnya dry patches. Kalau ini masalah kulit yang sedang kamu alami, tunda dulu yuk pemakaian retinolnya. Alihkan ke produk-produk dengan kandungan yang menenangkan dan yang paling “basic”.

Kembali lagi ke CTMP yang mengandung soothing ingredients, seperti Centella asiatica, Panthenol, Allantoin, Ceramide, dan teman-temannya. Simpan dulu serum-serum dengan bahan aktif dan biarkan kondisi kulitmu kembali mereda. Setelah itu, baru kamu bisa mulai atau kembali menggunakan skincare dengan retinol. Jangan lupa untuk melakukan patch test dulu sebelumnya.

Baca juga: 5 Kesalahan Pakai Retinol yang Sebaiknya Kamu Hindari

Sekarang pilihan produk dengan konsentrasi retinol yang lebih mild juga sudah beragam lho. Buat first timers, atau yang ingin alternatif yang lebih nggak mengiritasi, bisa mulai dari situ, ya.

Selain dua alasan di atas, tentunya juga ada beberapa kondisi khusus lainnya, seperti pemilik rosacea, eczema, atau sedang hamil. Kalau kamu sedang mengalami kondisi ini, jangan ragu untuk konsultasikan dulu dengan doktermu ya. Your health always comes first!

images: Freepik, dok. Female Daily

Slow Down

Please wait a moment to post another comment