beautiful people

The Body Shop Mengajak Kita Cegah Kekerasan Seksual dengan Kampanye "No! Go! Tell!"

seo-img-article

Di tahun 2021 ini, kasus kekerasan seksual sudah naik 18% dibanding tahun sebelumnya lho. Yuk, bersama kita cegah kekerasan seksual melalui kampanye “No! Go! Tell!” oleh The Body Shop Indonesia!

Di antara masalah sosial lainnya, ada satu yang menonjol dan krusial untuk dituntaskan: kekerasan seksual. Mirisnya, sudah terlalu wajar bahwa hampir semua perempuan Indonesia pasti pernah berada di situasi yang melibatkan kekerasan seksual, setidaknya sekali seumur hidup.

Urgensi akan pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual kian hari makin dirasakan. Sayang, perjalanan RUU PKS ini belum diteruskan lebih lanjut. Padahal, pengesahan RUU PKS ini sangat krusial untuk menghentikan kekerasan seksual, memberikan perlindungan, serta menjadi pencegahan dan pemulihan untuk para korban. Untungnya, The Body Shop Indonesia melalukan inisiatif tersendiri yang akan mendukung permasalahan penting ini. Kampanye No! Go! Tell! (Katakan Tidak, Jauhi, Laporkan) berfokus pada pencegahan dan pemulihan korban, yang dipimpin oleh The Body Shop Indonesia bersama Plan Indonesia, Magdalene, Yayasan Pulih, dan Makassar International Writers Festival. Kampanye ini diluncurkan sebagai suatu wujud mekanisme perlindungan diri ketika menghadapi situasi kekerasan seksual.

Kampanye No! Go! Tell!

Selain fokus utamanya yaitu prevention and recovery (pencegahan dan pemulihan), kampanye ini juga dijalankan agar dapat mengisi kebutuhan edukasi seputar kekerasan seksual. Ditambah, selama ini belum ada payung hukum yang cukup kuat, sehingga kita perlu memberdayakan diri dan orang lain saat berada dalam situasi rawan kekerasan seksual.

Langkah yang dipersiapkan oleh The Body Shop Indonesia melalui kampanye ini adalah memberikan edukasi mengenai kesetaraan gender khususnya pada generasi muda. Edukasi ini akan diberikan melalui Workshop Series bertemakan Gender Training, Storytelling & Data Gathering,Video Campaign for Social Media, Podcast, Essay Writing. Menarik bukan?

Baca juga:Kampanye Green Ramadan The Body Shop, Nonton Pulau Plastik Bareng!

Di balik kampanye No! Go! Tell!

Ratu Ommaya, Head of Values, Community & Public Relations The Body Shop Indonesia

Menurutnya, kampanye Stop Sexual Violence phase kedua ini adalah kelanjutan dari perjuangan bersama yang sudah dimulai sejak November 2020 – 7 April 2021. Maya juga menambahkan bahwa ini adalah waktu yang tepat agar para generasi muda berani berkata tidak, bertindak cepat, dan bersuara!

Rani Hastari, Gender Equality & Social Inclusion (GESI) Specialist Yayasan Plan International Indonesia

Konsep keseteraan gender itu merupakan fondasi untuk mencegah kekerasan seksual. Selain itu, tingginya resiko Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) terutama di masa pandemik ini terus meningkat, sehingga sangat penting untuk kita dikenalkan dengan topik tersebut.

Baca juga:Kekerasan Seksual Online Semakin Mengancam, Kenali Bentuk dan Cara Mencegahnya!

Devi Asmarani, Editor in Chief Magdalene.co

Magdalene sebagai mitra The Body Shop Indonesia melihat pentingnya penguatan kapasitas mahasiswa menjadi “agent of change”, lewat pelatihan karya kreatif. Karena itu, mereka memberikan pelatihan gratis lho untuk mahasiswa selama bulan Juni dan Juli! Program Creative Skills Training ini dapat kamu pilih dengan pilihan : essay writing, podcast, atau video pendek. Pelatih yang terlibat juga orang-orang hebat, lho. Pastinya menambah banyak banget ilmu dan pengalaman baru!

Fauzan Mukrim, Supervising Editor CNN Indonesia TV

Topik video yang bersifat kampanye ke publik itu ada aspek-aspek yang tak boleh terlewatkan lho. Menurut Fauzan, aspek ini adalah informatif, afektif, dan motorik, agar karya audio visual ini dapat menggerakan, tidak hanya jadi sampah digital (digital waste). Ini yang dipelajari lebih dalam lagi di workshop tersebut.

Baca juga: Dukung Penghapusan Kekerasan Seksual, The Body Shop Bikin Kampanye Shoes in Silence to Stop Sexual Violence!

Rane Hafied, Podcaster dan Co-Founder of Paberik Soeara Rakjat

Siapa sih yang tidak kenal dengan podcast? Medium ini mudah dibuat dan diakses, namun sayangnya perhatian pendengar makin memendek. Dari workshop pembuatan podcast ini, kamu akan ditantang untuk memastikan bahwa setiap menit konten yang kamu berikan itu punya arti, dan tidak buang-buang waktu pendengar.

Raisa Kamila, Editor di Penerbit Pustaka Pias Bandung

Raisa akan menemani proses peserta di kegiatan essay writing. Menurutnya, menulis esai adalah hal yang personal karena merupakan salah satu cara bagi perempuan untuk menyuarakan pandangan dan pengalaman hidup. Siapa yang di sini juga merasakan hal yang sama?

Baca juga:Melalui Kampanye #TBSFightForSisterhood, The Body Shop Dukung Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia!

Tentunya komunitas FD ini diisi oleh banyak sekali perempuan (dan laki-laki) hebat dong. Nah, kita juga harus bersatu, untuk terus mencegah kekerasan seksual di lingkungan kita. Yuk, bersama kita dukung kampanye The Body Shop Indonesia. Caranya juga mudah, kamu bisa mulai dengan mengumpulkan tanda tangan untuk petisi sahkan RUU PKS melalui link ini! https://www.tbsfightforsisterhood.co.id

 

 

 

Image : Dok. The Body Shop Indonesia

raiagumay

raiagumay

-

Slow Down

Please wait a moment to post another comment