Review Trilogy Certified Organic Rosehip Oil

Untuk face oil, belum pernah saya setia dengan satu brand dan sampai repurchase ke botol kedua. Kecuali Trilogy Rosehip Oil ini!

Saya punya jenis kulit kering, dehidrasi, namun mudah berjerawat. Karena kulit saya kering, jadi saya memang amat sangat ketergantungan dengan face oil, bukan hanya untuk skincare, tapi juga saya gunakan sebagai makeup, untuk face primer ataupun campuran foundation, agar lebih dapat menempel di kulit kering saya.

review trilogy rosehip oil (15)

Namun, tadinya saya bukan penggemar rosehip oil. Karena pengalaman saya dengan rosehip oil sebelum bertemu Trilogy, selalu buruk. Beberapa merk rosehip oil yang saya coba ada yang bikin kulit saya perih dan iritasi, ada pula yang malah memicu timbulnya jerawat. Tentu saya tahu bahwa rosehip oil tidak boleh dipakai saat kulit sedang berjerawat, karena akan membuat peradangan makin parah. Saya memakai rosehip oil saat kulit sedang kalem, dan malah menimbulkan jerawat.

Nah, ketika saya mencoba Trilogy Certified Organic Rosehip Oil, saya baru bisa merasakan manfaat rosehip oil tanpa mengalami efek buruknya. Saat ini saya sudah masuk ke botol kedua, dan berencana untuk membeli satu botol lagi sebagai stok.

Baca juga: Trilogy Skincare Akhirnya Hadir di Indonesia!


review trilogy rosehip oil (17)

Ingredients & Klaim

Bisa langsung dilihat bahwa produk ini merupakan single ingredient oil. Dalam botol ini isinya adalah 100% Rosa Canina (Rosehip) Seed OilRosehip oil sendiri kaya akan kandungan vitamin, diantaranya adalah tinggi kandungan vitamin A dan C sebagai antioksidan. Rosehip oil  bagus untuk melembapkan tanpa membuat kulit lebih berminyak, meratakan warna kulit, mencerahkan, dan bahkan bisa digunakan untuk menyamarkan noda hitam dan stretchmark!

Packaging

Produk ini dikemas dalam botol kaca tebal dengan warna gelap. Yang saya tahu, sebaiknya face oil memang disimpan di botol kaca gelap. Botol kaca berwarna gelap ini diperlukan untuk melindungi kualitas produk dari sinar matahari. Rosehip oil memang dikenal cepat basi dan tidak boleh terpapar sinar matahari secara langsung. Jadi memang dianjurkan untuk disimpan di kulkas. Tapi saya sendiri menyimpan produk ini di dalam lemari di kamar saya, yang hampir selalu menyala AC-nya. Dan sejauh ini aman-aman saja saya simpan selama 6 bulan. Tidak berubah warna ataupun bau.

Aplikatornya berbentuk pipet, yang memudahkan kita untuk mengambil dan menakar produknya, tanpa harus langsung menyentuh produk dengan tangan.

Aroma

Nah, ini yang banyak dikeluhkan orang. Trilogy Rosehip Oil ini memang baunya amis seperti minyak ikan. Saat diaplikasikan, aromanya lumayan kuat. Saya sendiri awal-awal memakai sempat eneg. Tapi beberapa saat setelah diaplikasikan aromanya hilang dan tidak mengganggu lagi kok. Jadi gangguan hanya terjadi saat aplikasi saja. Dan buat saya yang sudah terbiasa, karena sudah berbulan-bulan selalu memakai oil ini, aromanya sudah nggak begitu mengganggu. Tahan napas saja deh, selama aplikasi :D.

 review trilogy rosehip oil (14)

Tekstur

Rosehip oil ini diekstrak dari biji bunga Rosa canina. Teksturnya seperti minyak pada umumnya, berwarna oranye, dan sangat lightweight. Oil ini adalah jenis yang cepat meresap ke dalam kulit, tanpa meninggalkan rasa berminyak yang nggak nyaman.

Saya sendiri memiliki jenis kulit kering, dan merasa produk ini membuat kulit saya lebih lembap dan teksturnya membaik. Tapi bila membaca mengenai rosehip oil, minyak jenis ini juga cocok digunakan untuk pemilik kulit berminyak karena sangat ringan, tidak menyumbat pori, dan tidak membuat kulit semakin berminyak.

Baca juga: 7 Kandungan Face Oil yang Nggak Memicu Jerawat

Penggunaan

Karena ini bentuknya oil, jadi saya menggunakannya setelah menggunakan water based serum/ essence. Saat wajah masih setengah basah karena essence yang saya gunakan masih setengah meresap, langsung saya tumpuk dengan tiga drops Trilogy Certified Organic Rosehip Oil. Saya merasa nyaman menggunakan cara ini. Penggunaan oil di kulit yang kering atau tidak dibasahi oleh produk apapun sebelumnya, biasanya sih di saya malah memicu jerawat. Setelah oil meresap, saya akan seal dengan cream moisturiser yang sifatnya oclusive.

Karena rosehip oil sifatnya photosensitive, jadi saya hanya menggunakannya di malam hari saja. Untuk siang hari, saya memilih menggunakan oil lainnya. Di pagi hari, wajib banget menggunakan sunscreen secara baik dan benar, dan jangan lupa untuk reaply sunscreen.

Oh iya, oil ini punya masa PAO hanya 6 bulan. Bisa digunakan di wajah maupun tubuh. Untuk penggunaan setiap hari hanya di wajah dan leher, tidak di tubuh, Trilogy Certified Organic Rosehip Oil dengan ukuran 20 ml akan habis dalam waktu kurang dari 6 bulan. Kalau kamu juga akan pakai di tubuh, misalnya untuk merawat stretchmark, saya sarankan beli yang ukuran besar, 45 ml. Tapi, kalau cuma untuk wajah dan leher, saya tidak merekomendasikan untuk membeli kemasan 45 ml-nya, karena saya khawatir produknya tidak bisa dihabiskan sebelum jangka waktu 6 bulan.

Baca juga: Cara Untuk Selalu Sadar Dengan PAO Produk Makeup

Best Dupe

Rosehip oil dari beberapa brand lain yang sudah saya coba, belum ada yang bisa memberikan manfaat tanpa efek samping seperti jerawat dan iritasi. Namun beberapa waktu yang lalu, Angelinawu pernah me-review  The Ordinary 100% Organic Cold-Pressed Rosehip Seed Oil, yang berdasarkan pengalamannya merupakan best dupe dari Trilogy Certified Organic Rosehip Oil.

Saya sendiri belum pernah mencoba rosehip oil dari The Ordinary, dan belum berminat mencoba dalam waktu dekat mengingat kulit saya sedang cocok-cocoknya dengan Trilogy Rosehip Oil. Tapi bila ingin mencoba rosehip oil dan Trilogy dirasa terlalu mahal, mungkin The Ordinary bisa dijadikan pilihan.

 review trilogy rosehip oil (6)

Hasil di Kulit Saya

Hasil yang saya rasakan setelah pemakaian satu botol lebih adalah kulit saya lebih lembap, tekstur kulit membaik, beberapa noda bekas jerawat baru lebih cepat memudar. Saya belum begitu banyak fine lines, tapi saya merasakan, area sekitaran mata saya jadi lebih smooth. Kalau pakai under eye concealer, produk yang cracking dan masuk ke garis-garis halus di bawah mata sudah jauh berkurang banyak.

Tapi saya tidak merasakan perubahan untuk noda-noda bekas jerawat dan hyperpigmentation yang sudah lama ada di wajah saya. Untuk efek cerah, saya merasa kulit saya terlihat cerah karena tekstur membaik. Tapi kalau yang dimaksud dengan cerah adalah tone kulit naik, saya tidak merasakan itu. Untuk stretchmark, saya juga tidak tahu apakah benar-benar bekerja atau tidak, karena saya hanya memakainya di wajah.

Overall saya cukup puas menggunakan Trilogy Rosehip Oil. Produk ini bekerja dengan baik di kulit wajah saya, sesuai dengan klaimnya, dan tidak menyebapkan kulit saya breakout ataupun iritasi. Saya bahkan sedang mempertimbangkan untuk membeli Trilogy Vital Moisturizing Cream.

Kalau kamu, apakah sudah pernah coba? Share review-nya ya!