Aturan Mandi untuk Pemilik Kulit Kering dan Sensitif

Cara mandi yang salah, ternyata bisa menjadi penyebap kulit tubuh semakin kering, bahkan terasa gatal.

Saya sudah sejak lama mengalami kondisi kulit yang disebut dengan Dermatitis Atopic atau eczema (eksema / eksim). Singkatnya mengenai kondisi kulit saya, kulit badan saya sangat kering, sensitif, gampang mengalami peradangan atau luka, dan nggak tahan dengan beberapa ingredient kosmetik seperti SLS. Kulit saya juga mengalami ketidakmampuan untuk melembapkan diri sendiri, jadi memang harus selalu dibantu oleh moisturizer yang teksturnya rich dan sangat melembapkan.

Eksema ini nggak bisa disembuhkan. Yang bisa dilakukan hanya menjaga agar tidak “kumat” saja, dengan menjaga kelembapan kulit. Untuk produk-produknya, saya menggunakan sabun tanpa detergen, body oil, dan juga ada tambahan body lotion dan salep khusus dari dokter kulit saya.

Baca juga: Serba-Serbi Kondisi Kulit Eksema

Tapi selain menggunakan produk-produk yang tepat, perawatan untuk kulit eksema ini juga harus diimbangi dengan habit yang tepat. Salah satunya adalah habit saat mandi. Aktifitas mandi ini penting untuk membersihkan badan, namun sekaligus juga “berbahaya” karena membuat kulit kering. Nah, agar mandi tidak membuat kulit kering dan sensitif semakin parah, perlu diperhatikan hal-hal di bawah ini:

GIRL-TAKE-A-SHOWER - Copy

1. Jangan mandi terlalu lama

Setelah satu hari yang melelahkan, memang paling enak berlama-lama me-time di kamar mandi, ya kan? Tapi sayangnya, mandi berlama-lama adalah salah satu kebiasaan yang buruk untuk kulit kering kita. Mandi terlalu lama dapat mengikis sebum alami di kulit kita dan menjadikan kulit kita semakin mengering. Jadi sebaiknya batasi waktu mandimu. Jangan terlalu lama dan juga jangan terlalu sering.

Saya sendiri mandi satu sampai dua kali sehari, dengan waktu setiap kali mandinya hanya lima sampai sepuluh menit saja. Tidak lebih.

2. Gunakan air dingin atau suhu ruang

Mandi dengan air panas sangat tidak disarankan untuk pemilik kulit kering dan sensitif. Air yang terlalu hangat/ panas ini akan lebih menghilangkan minyak alami kulit, sehingga menyebapkan kulit menjadi kering dan gatal. Selain itu, mandi air hangat ini menyebapkan kita jadi betah berlama-lama mandi kan? Padahal seperti yang kita tahu, mandi terlalu lama juga tidak baik untuk kulit.

3. Pilih sabun yang lembut

Kalau tidak sedang “kumat”, saya sendiri cenderung lebih santai kok dalam memilih sabun. Nggak perlu sabun khusus resep dari dokter, yang penting formulanya lembut, nggak mengeringkan kulit, tidak mengandung SLS, dan bukan jenis sabun antiseptic. Sabun favorit saya adalah  The Body Shop Almond Milk & Honey Soothing & Caring Shower Cream dan Sensatia Botanicals Calming Body Wash.

Tapi bila kulit saya sedang sangat kering, gatal, dan berkerak di beberapa bagian, saya akan segera beralih ke sabun untuk kulit sensitif, yang sama sekali tidak menggunakan detergen dan fragrance. Sabun seperti itu yang saya gunakan saat ini adalah Aveno Baby Shooting Relief Creamy Wash.

Baca juga: Mencoba Sabun Mandi Lokal Tanpa SLS

4. Jangan menggosok kulit terlalu kasar dan sering

Menggosok kulit ini bisa dengan menggunakan body scrub, shower puff, ataupun mengeringkan tubuh dengan handuk kasar. Bukannya tidak boleh memakai body srub sama sekali. Saya sendiri sesekali masih memakai body scrub kok. Namun saya pastikan butirannya nggak terlalu kasar, dan saya juga nggak mau terlalu sering memakainya. Lalu saya juga tidak pernah memakai body scrub dalam keadaan kulit kering yang belum dibasahi, karena gesekan yang dihasilkan akan lebih kuat.

Selain itu, saya juga meminimalisir penggunaan shower puff. Saya kadang memakai shower puff ini untuk menghasilkan busa saja, tapi tidak untuk menggosok tubuh. Untuk handuk juga pastikan yang kainnya tidak terlalu kasar dan selalu bersih ya.

5. Langsung pakai pelembap tubuh setelah mandi

Jangan menunda memberi jeda terlalu lama antara saat mandi dan memakai body moisturizer. Saya sendiri selalu memakai body moisturizer sesaat setelah selesai mandi. Jadi selesai mandi, saya mengeringkan tubuh dengan menggunakan handuk sebentar, lalu dalam keadaan setengah kering langsung oleskan body moisturizer ke seluruh tubuh saat itu juga. Karena kulit yang masih lembap oleh air setelah mandi, akan lebih baik dalam menyerap kelembapan dari body moisturizer yang kita aplikasikan setelahnya.

Kalau merasa kulit saya sedang sangat kering, biasanya saya pakai dobel body oil dengan body butter atau body lotion. Jadi setelah mandi dalam kondisi kulit masih basah, saya langsung mengaplikasikan body oil ke seluruh tubuh. Lalu setelah agak kering, lanjutkan dengan mengaplikasikan body butter.

Baca juga: 4 Jenis Pelembap Kulit Tubuh

Nah, mulai sekarang, jangan melakukan hal-hal yang membuat kulit semakin kering saat mandi ya ;)