3 Lipstik Lokal Dengan Tekstur Terbaik di Bawah 50 Ribu

 Walau harganya dibawah 50 ribu, tiga lipstik lokal ini adalah lipstik-lipstik ternyaman dipakai yang pernah saya coba!

lipstik lokal nyaman (3)

Masih suka dengan matte lipstick, kan? Saya sih yakin, matte lipstick selalu punya penggemar. Lipstik jenis ini biasanya tahan lama dan pigmented, jadi banyak sekali yang suka untuk pemakaian sehari-hari. Apalagi sekarang brand lokal juga banyak mengeluarkan matte lipstick yang teksturnya super nyaman, nggak kalah dari produk highend luar.

Saya sendiri punya beberapa lipstik lokal andalan. Bahkan rasanya, akhir-akhir ini saya sudah jarang banget sih beli lipstik dari brand luar. Nah, tiga dari lipstik yang menurut saya sangat nyaman dipakai ini ternyata adalah lipstik lokal yang harganya di bawah lima puluh  ribu rupiah. Nyamannya lipstik ini bahkan mengalahkan lipstik lain yang harganya ratusan ribu.

 

1. Emina Creamatte Lip Cream

lipstik lokal nyaman (4)

Matte lipstick nyaman dan murah yang pertama adalah dari Emina. Brand yang satu ini, selain selalu berinovasi dengan varian produknya, kualitas produk yang dikeluarkan juga nggak main-main. Banyak produk Emina yang menurut saya bagus-bagus banget kualitasnya. Desain kemasannya cute, dan harganya juga terjangkau pula! Untuk Emina Creamatte Lip Cream ini, harganya hanya Rp.49.000 saja.

Teksturnya super nyaman, creamy dan lembut di bibir. Produk ini nggak bikin bibir saya kering, walau saya pakai tanpa lipbalm sebelumnya. Produk ini finish-nya matte dan nggak transfer, tapi bukan jenis matte yang ketat dan super awet di bibir. Atau bisa juga disebut dengan comfortable matte. Tekstur seperti ini menurut saya enak banget, rapi dan nggak nempel kemana-mana, tapi bibir juga tetap sehat.

Teksturnya yang creamy, nggak terlalu cair, bikin lipcream ini gampang dipakai dengan rapi di bibir. Ditambah lagi aplikatornya juga nyaman dipakai dan tangkai kuasnya pendek, jadi mudah sekali dikontrol. Kemasannya memang mungkil dan pendek. Saya sih suka kemasannya, karena unik tapi simpel dan mudah dibawa kemana saja.

Pilihan warnanya ada 18, dan cukup variatif dari warna nude sampai gelap. Tapi saya paking suka shade Chocolava, karena lagi-lagi, unik. Jarang ada lipstik lokal yang punya shade seperti ini. Warnanya coklat gelap dengan sedikit aksen greyish dan kekuningan. Warna ini cocok sekali dipadukan dengan eye makeup warna hangat, atau malah dipakai dengan kondisi mata polos tanpa makeup.

2. Pixy Lip Cream

lipstik lokal nyaman (6)

Jujur, perlu waktu lama buat saya sadar kalau Pixy Lip Cream ini termasuk dalam salah satu jajaran lipstik ternyaman yang saya punya. Karena harganya murah dan kemasannya juga sangat standar, jadi awalnya saya nggak berekspektasi lebih terhadap produk ini. Tapi saya baru sadar kalau lip cream ini sangat nyaman, saat saya traveling dan lupa membawa lipstik, lalu membeli Pixy Lip Cream shade Glam Coral dengan harga Rp.45.000 saja, dan selama tiga hari hanya memakai lipstik ini seharian.

Ternyata teksturnya memang senyaman itu. Lembut di bibir dan nggak bikin kering. Pilihan warnanya juga banyak yang nude dan natural, yang pastinya cocok untuk berbagai macam kesempatan. Teksturnya cenderung lebih cair dari Emina, dan aplikatornya lebih panjang dari Emina, tapi nggak begitu mengganggu kok. Pixy ini menurut saya masih sangat nyaman digunakan.

Walau teksturnya cair, tapi pigmentasi lip cream ini sangat bagus. Bibir hitam saya tertutup rata. Dipakai dalam waktu lama, lip cream ini nggak masuk-masuk ke garis-garis halus bibir. Untuk daya tahannya menurut saya sih biasa saja. Tapi wajar kok, matte lip cream dengan tekstur senyaman ini memang biasanya nggak bisa tahan seharian.

 

3. Lip On Lip Velvet Matteness Lipstick

lipstik lokal nyaman (5)

Ini adalah salah satu lipstik lokal berbentuk stick terbaik menurut saya. Teksturnya lembut sekali, seperti mengoleskan mentega di bibir. Pigmentasinya juga sangat bagus dan nggak nyangkut di bagian-bagian bibir yang kering, juga nggak terasa powdery atau berkapur. Bentuk bullet-nya kecil dan ramping, jadi gampang dipakai untuk membentuk bibir dengan presisi. Tapi walau ramping, lipstik ini nggak gampang patah kok.

Tentunya karena ini bukan matte lip cream, warnanya masih akan sedikit transfer bila bibir bergesekan dengan benda lain. Namun nggak berlebihan, karena memang teksturnya matte. Jadi masih terlihat rapi di bibir, asalkan kita nggak terlalu sering makan dan minum.

Sayangnya, memang pilihan warnanya hanya ada lima. Dan menurut saya juga warnanya kurang variatif. Tapi untungnya sih warna favorit saya, yaitu warna nude pink, ada pilihannya. Warna yang saya suka ini  nama shade-nya Rossie. Untuk lipstik lokal dengan harga Rp.40.000, menurut saya teksturnya sangat nyaman.

 

Apa lipstik lokal andalanmu?