Yang Harus Kamu Lakukan Saat Kulit Terbakar Matahari

Walau kamunya nggak ngeluh berjemur di bawah matahari tapi kulit kamu belum tentu lho. Pelan-pelan kulit kamu bisa terbakar matahari.

SUMMER SKIN

Memang kalau lagi liburan dan berjemur di pantai itu menyenangkan banget! Aktivitas di bawah matahari saat sedang panas menyengat pun nggak bakal bikin kamu ngeluh kepanasan. Tapi tau nggak sih, walau kamunya nggak ngeluh, tapi kulit kamu belum tentu. Meskipun panas terik, kamu mungkin nggak sadar kalau kulit kamu mengirimkan sinyal stress hingga akhirnya ia perlahan mulai kemerahan dan akhirnya kulit terbakar matahari.

Kulit terbakar matahari itu umum banget dialami saat sedang musim panas di negara tropis kayak kita. Tapi kulit terbakar matahari (sunburn) itu perlu perhatian khusus lho. Karena ia sebenarnya ia tergolong luka bakar tingkat pertama, dan akan semakin bertambah tingkat keparahannya jika lukanya sampai bengkak dan melepuh.

 

Baca: 5 Cara Ampuh Mengatasi Kulit yang Kena Sunburn

 

Jika kamu akan berangkat ke pantai dan punya agenda akan berlama-lama di bawah matahari, berikut panduan yang dipercaya para dokter kulit untuk merawat kulit yang terbakar matahari.

Gimana sih cara mengetahui kalau kulit sudah mulai terbakar matahari?

Ketika terkena sengatan panas matahari terlalu lama, kulit awalnya akan mulai kemerahan, terasa hangat dan bisa menjadi sakit. Ada beberapa gejala lain yang bermanifestasi secara internal, dari mulai tubuh merasakan demam, sakit kepala, tubuh jadi terasa lemas.

mencegah kulit terbakar matahari

Apa yang harus dilakukan ketika kulit terbakar matahari?

Pertama-tama, kamu harus segera bertindak cepat. Temukan tempat yang teduh, atau lebih baik berada di dalam ruangan untuk menghindari paparan matahari lebih lanjut dan suhu tinggi. Kemudian rawat kulit kamu dari dalam ke luar dengan hal berikut ini:

  1. Minum banyak air.
  2. Mandilah dengan air dingin di bawah pancuran.
  3. Kompres area kulit yang terbakar matahari.
  4. Oleskan krim dan pelembab lembut yang menenangkan seperti aloe vera.

Apa yang NGGAK boleh dilakukan ketika kulit terbakar matahari?

Karena rasa sakit dan kulit jadi terasa pedas dan panas, kamu pasti akan mencari cara terbaik agar bisa cepat sembuh. Beberapa hal ini sangat direkomendasikan oleh para dokter untuk kamu hindari:

  1. Hindari menggunakan produk yang bisa membuat kulit semakin teriritasi. (Produk dengan pewangi berat, alkohol, dll.)
  2. Jauhi sinar matahari langsung dan paparan panas.
  3. Kenakan pakaian non-abrasif yang lembut seperti katun atau sutra.
  4. Setelah kulit mulai mengelupas, biarkan kulit kulit kamu berjatuhan secara alami dan hindari pengelupasan paksa ya.

 

Baca juga: 5 Cara Bikin Kulit Tanned dan Glowing

 

Gimana sih cara menenangkan kulit yang terbakar matahari agar nggak iritasi?

Apa yang sudah kamu lakukan di langkah awal tadi merupakan hal penting yang perlu dilakukan karena itu merupakan langkah penyembuhan kulit terbakar.  Namun, jika luka kamu tergolong parah, kamu juga bisa mengunjungi dokter kulit untuk mendapatkan bantuan tambahan. Biasanya dokter akan meresepkan kamu krim steroid topikal untuk daerah yang meradang. Jika kulit terbakar kamu masih terasa sangat sakit, pasien dapat diberikan obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen, yang akan mengurangi rasa nggak nyaman dan bengkak.

Setelah melakukan ini semua, amat disarankan kamu menggunakan pakaian pelindung seperti lengan panjang atau jaket. Jangan lupa gunakan tabir surya sebelum keluar rumah. Atau juga krim emolien yang memberikan kamu perlindungan ekstra dan mencegah terjadinya iritasi karena kondisi kulit yang sedang kering.

Nah, selamat bersenang-senang di bawah matahari, girls!