3 Detail Eye Makeup Yang Penting Tapi Sering Dilupakan

Tiga step simpel berikut sering sekali dilupakan. Padahal bisa bikin eye makeup-mu terlihat lebih stunning lho!

Untuk yang suka eksplorasi eye makeup look, apalagi untuk keperluan foto di Instagram, pasti tahu kalau ada beberapa step kecil yang kalau dilakukan akan bikin makeup kita terlihat ‘berbeda’. Tapi kalau cuma untuk sekadar makeup simpel sehari-hari, step-step berikut ini biasanya jarang sekali dilakukan. Padahal kalau mau menambahkan, step-step berikut ini benar-benar bisa membuat area mata terlihat berbeda dan lebih stunning.

Baca juga: 3 Rekomendasi Eye Makeup Pemula

 

 detail eye makeup (1)

1. Tightlining

Tightlining, dikenal juga dengan nama invisible eye liner, merupakan tehnik pemakaian eyeliner tepat di upper waterline, atau garis mata bagian atas di bawah bulu mata. Biasanya untuk teknik pemakaian ini, yang digunakan adalah eyeliner berbentuk pensil atau gel. Sesuai namanya, pemakaian eyeliner ini memang nggak akan langsung terlihat secara kasat mata. Orang-orang nggak akan sadar kalau kita sedang memakai eyeliner.

Tightlining ini benar-benar bikin perubahan pada eye look, lho! Tightlining membuat mata terlihat lebih tajam dan membuat ilusi bulu mata terlihat lebih tajam. Salah satu beauty influencer yang nggak pernah ketinggalan melakukan tightlining di setiap makeup look-nya adalah Suhay Salim.

Tapi memang saya akui, tightlining ini bukan untuk semua orang. Bahkan beauty inflencer Star Irawan pun pernah bilang kalau dia tidak bisa mengaplikasikan tightlining, karena area matanya terlalu sensitif dan mudah berair. Tapi kalau area matamu tidak terlalu sensitif, teknik ini layak dicoba! Sekali coba, pasti ketagihan.

Baca juga: Softlens & Eye Makeup Untuk Mata Sipit

 

 detail eye makeup (4)

2. Highligh di Inner Corner Area

Nah, yang ini selalu dilakukan kalau untuk foto detail eye makeup look, tapi jarang diaplikasikan untuk eye makeup sehari-hari. Saya juga sering kelupaan meng-hilight area tear duct atau inner corner ini saat memakai eyeshadow untuk sehari-hari. Padahal step simpel ini efeknya sangat terlihat, lho!

Kalau tightlining memberikan efek mata tajam dan bulu mata terlihat lebih tebal, highlight di area tear duct membuat mata terlihat lebih cerah dan terbuka. Atau istilah kerennya, lebih awake. highlight ini bisa dipakai saat sedang makeup mata berat seperti smokey eyes, ataupun saat makeup natural saja. Bahkan saat tidak sedang memakai eyeshadow sama sekali, kita bisa kok memberikan selapis tipis highlighter di area inner corner, untuk efek mata yang lebih hidup.

Baca juga: 4 Tip Eye Makeup Untuk Mata Sensitif

 detail eye makeup (2) - Copy

3. Warna transisi

Tehnik ini berguna banget kalau kita mau mengaplikasikan eyeshadow dengan warna bold ataupun warna gelap. Mengaplikasikan warna transisi di crease area, akan membuat warna utama terlihat lebih menyatu dengan warna kulit kita. Pengaplikasian eyeshadow juga akan lebih mudah, karena warna bold atau warna gelap tadi, akan terlihat lebih halus blending-nya, dibanding kalau kita tidak memakai warna transisi. Warna transisi ini juga sangat berguna untuk menyatukan eyeshadow yang punya tone warna dingin seperti biru atau turquois, dengan warna kulit kita, sehingga hasilnya terlihat lebih natural dan nggak bikin warna kulit kita terlihat kusam/ mati.

Baca juga: Trik Pakai Eyeshadow yang Kotras Dengan Warna Kulit

Untuk eyeshadow dengan warna super gelap seperti hitam, memakai lebih dari satu warna transisi akan membuat hasilnya semakin bagus. Seolah-olah eyeshadow yang kita aplikasikan ini gradasinya halus, semakin menipis ke arah atas, dan terlihat seamless. Jadi walaupun pakai eyeshadow dengan warna gelap, namun keseluruhan eyelook kita nggak terlihat seram.

Selamat mencoba ya ;).