Inside FDHQ: Cara Tim FD Hidup Eco Friendly

Gerakan peduli lingkungan atau eco friendly sudah semakin marak di Indonesia. Kira-kira gimana sih, cara tim FD untuk mendukung gerakan ini?

Semakin ke sini, gerakan peduli lingkungan sudah semakin diterima oleh masyarakat Indonesia. Masih pelan banget pergerakannya, tapi sudah ada perubahan sedikit-sedikit. Mulai dari beberapa supermarket yang nggak menyediakan, bahkan mewajibkan membayar kantong plastik untuk belanjaan dan juga sekarang beberapa restoran yang sudah nggak menyediakan sedotan plastik lagi.

Karena dua desakan ini, sekarang mulai banyak bermunculan produk-produk yang sifatnya eco friendly, seperti berbagai sedotan minuman reusable (sedotan kaca, bambu, stainless steel), kantong reusable dengan menggunakan bahan dasar casava, wrapper makanan dengan bahan beeswax, bahkan tas berbahan jaring dari cotton yang fungsinya untuk belanja buah-buahan pun sudah ada.

Inside FDHQ -Cara Tim FD Hidup Eco Friendly

image source: Instagram.com/demibumi.id

Karena semakin mudah mengakses produk-produk ramah lingkungan ini, lama kelamaan hal ini pun meng-influence kami tim FD untuk lebih aware dengan bahan-bahan plastik yang digunakan setiap harinya. Nah, apa saja sih usaha tim FD untuk menjaga kelestarian alam? Berikut beberapa kebiasaan baru yang sudah dilakukan oleh kami:

Hani

Yang sudah aku lakukan dari lama adalah selalu bawa gelas kopi kecil kemana-mana, jadi aku nggak pakai gelas plastik lagi kalau ke coffee shop, kalau lagi nggak bawa, ya udah aku minum aja kopinya langsung di situ, toh minum kopi kan nggak lama-lama banget. Kalo yang beauty related, aku nggak pake sponge makeup/beauty sponge karena cepet kotor dan bawaannya pengen buang dan beli baru terus. Sedangkan kalau brush kan awet, aku punya beberapa makeup brush yang umurnya sudah 10 tahun, dan masih bagus sampai sekarang. Aku juga mulai meminimalisir penggunaan kapas dan untuk sabun juga, aku lebih suka pakai bar soap karena lebih environmentally friendly.

Baca juga: Shampoo Bar, Bisakah Menggeser Shampoo Konvensional?

Andien

Mengurangi produk-produk sekali pakai dan dibuang, contohnya sedotan, garpu, sendok plastik, botol minum dan kapas. Jadi untuk menggantikan produk-produk tersebut ya, aku nggak pakai sedotan peralatan makanan plastik lagi. Kalau kapas itu subsitusinya adalah reusable cotton yang bisa dicuci dan dipakai lagi. Sekarang juga aku mulai membiasakan membawa dua tote bag, incase tiba-tiba mau belanja bulanan dan butuh kantong yang besar. Yang terakhir lagi aku jalanin adalah menggunakan menstrual cup sebagai pengganti pembalut yang sekali pakai dan menggunakan sikat gigi dari bambu.

 Inside FDHQ -Cara Tim FD Hidup Eco Friendly-2

Arinda

Gue kalau laundry pakai dress cover yang gue punya, jadi nggak pakai plastik yang mereka sediain. Terus kalau dapet plastik casava atau plastik daur ulang, biasanya gue pakai sampai plastiknya rusak atau nggak bisa dipakai lagi. Sedia tempat makan kalau mau take away (saat ke restorannya sih) kalau pakai gojek ya, belum bisa dilakukan. Kalau produk makeup sih, gue sekarang memilih scrub yang nggak menggunakan micro beads atau scrub yang dari plastik.

Ochell

Kalau saya sendiri memang belum menjalankan hidup eco friendly banget, sih. Tapi beberapa hal yang sudah dilakukan adalah ketika belanja produk apapun dan ukurannya kecil atau masih bisa dimasukan ke tas, saya akan menolak menggunakan kantong plastik. Sedotan plastik juga sudah dikurangi sih, kalau memang lagi nggak bawa, ya, saya memilih minum langsung dari gelasnya. Terakhir saya memilih micro fiber cloth untuk membersihkan makeup atau saat shooting FD Swatch sister yang biasanya membutuhkan banyak kapas atau tissue untuk menghapus lipstik.

Belum banyak sih usaha yang kami lakukan, tapi gerakan kecil yang sudah dijalankan sekarang sudah menjadi itikad baik dari kami. Saya secara pribadi sih, berharap makin banyak produk-produk beauty yang lebih ramah lingkungan. Misalnya kalau di luar negeri itu sudah ada toko yang menjual daily care dengan sistem refill. 

Kalau kalian sendiri gimana? Hal kecil apa yang sudah kalian lakukan untuk hidup lebih eco friendly? Yuk, share di komen bawah.