ic-fd

Kaki Bengkak Setelah Perjalanan Jauh? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

travel
author

armeliafarah・in 4 hours

detail-thumb

Mengalami kaki bengkak setelah perjalanan jauh? Ini penyebab dan cara mengatasinya dengan langkah sederhana yang bisa kamu lakukan.

Habis perjalanan jauh, entah itu naik pesawat, kereta, atau road trip berjam-jam, pernah nggak sih kamu ngerasa kaki jadi lebih bengkak, terasa berat, atau bahkan agak kaku pas dipakai jalan? Tenang, kondisi ini cukup umum terjadi, terutama kalau kamu duduk terlalu lama tanpa banyak gerak.

Walaupun sering dianggap sepele, kaki bengkak setelah perjalanan tetap nggak boleh diabaikan. Selain bikin nggak nyaman, kondisi ini juga jadi tanda kalau sirkulasi tubuh kamu lagi kurang optimal. Yuk, kenali penyebabnya sekaligus cara mengatasinya biar kamu bisa cepat balik nyaman.

Baca juga: Full Makeup saat Lebaran dan Kulit Jadi Rewel? Ini Tips Skin Recovery yang Wajib Dilakuin!

Penyebab kaki bengkak setelah perjalanan jauh

kaki bengkak

Salah satu penyebab utama kaki bengkak adalah duduk terlalu lama dalam posisi yang sama. Saat kamu jarang bergerak, aliran darah dari kaki ke jantung jadi melambat, sehingga cairan lebih mudah menumpuk di area kaki karena efek gravitasi. Selain itu, ruang gerak yang terbatas selama perjalanan, seperti di pesawat atau mobil membuat otot kaki jarang berkontraksi. 

Padahal, kontraksi otot ini penting untuk membantu melancarkan sirkulasi darah. Nggak heran kalau setelah perjalanan panjang, kaki terasa lebih penuh, kencang, atau terlihat sedikit membesar. Beberapa faktor lain yang juga bisa memperparah kondisi ini antara lain dehidrasi selama perjalanan, posisi duduk yang kurang ideal, dan kurangnya aktivitas atau peregangan. 

Cara mengatasi dan mencegah kaki bengkak

kaki bengkak

Kabar baiknya, kaki bengkak setelah perjalanan biasanya bisa diatasi dengan cara yang cukup sederhana. Setelah sampai tujuan, kamu bisa mulai dengan mengangkat kaki lebih tinggi dari posisi jantung untuk membantu mengurangi penumpukan cairan. Selain itu, lakukan stretching ringan seperti memutar pergelangan kaki atau meregangkan betis agar aliran darah kembali lancar. 

Baca juga: 5 Masalah Kesehatan yang Sering Terjadi saat Mudik dan Cara Menghindarinya!

Kamu juga disarankan untuk minum air putih yang cukup, karena dehidrasi bisa membuat pembengkakan terasa lebih parah. Untuk pencegahan di perjalanan berikutnya, coba biasakan untuk itu mulai dari bergerak atau berjalan setiap satu sampai dua jam, menghindari duduk menyilangkan kaki terlalu lama, memakai pakaian yang nyaman dan nggak terlalu ketat. Dengan langkah sederhana ini, kamu bisa meminimalkan risiko kaki bengkak sekaligus menjaga tubuh tetap nyaman selama perjalanan.

Kapan harus waspada?

kaki bengkak

Meskipun umumnya normal, kamu tetap perlu lebih aware dengan kondisi tubuh sendiri. Jika bengkak hanya terjadi di satu kaki, disertai nyeri hebat, kemerahan, atau tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada masalah lain yang lebih serius terkait sirkulasi darah.

Baca juga: Perut Bloated Habis Makan Santan Saat Ramadan? Coba Trik Simpel Ini Pakai Jeruk Nipis!

Kaki bengkak setelah perjalanan jauh memang umum terjadi, tapi tetap bisa diatasi dengan langkah sederhana. Yang penting, mulai dari hal kecil seperti rutin bergerak dan menjaga hidrasi. Dengan begitu, kaki kamu bisa kembali nyaman dan siap beraktivitas lagi.

Images: Dok. iStock