style
in 4 hours
Chic dan Elevate Outfit, Ini Pengalaman Traveling Pakai Beyond The Vines Denim Dumpling Bag!
Worth it atau nggak? Ini pengalaman memakai Beyond The Vines Denim Dumpling Bag untuk traveling panjang, lengkap dengan pros and cons.
Memilih tas jinjing untuk traveling panjang bukan hal yang bisa dianggap sepele. Selain harus nyaman dan fungsional, tas juga sering jadi bagian penting dari keseluruhan look, terutama untuk kamu yang tetap ingin tampil put together selama perjalanan. Apalagi kalau itinerary cukup padat, mulai dari airport hopping, city exploring, hingga aktivitas yang cukup intens seperti ibadah umroh.
Saat mempersiapkan trip 16 hari ke Turki sekaligus umroh, aku mencari tas yang bisa memenuhi dua kebutuhan sekaligus, stylish dan praktis. Sebagai seseorang yang selalu membawa barang-barang penting dan just in case, mulai dari sunscreen, hand sanitizer, tissue, hingga beberapa lip products, kapasitas dan kenyamanan menjadi faktor utama.
Baca juga: Bisa Dibawa saat Bukber atau Mudik, Ini 4 Rekomendasi Mukena Mini dari Brand Lokal!
Pilihan aku akhirnya jatuh pada Beyond The Vines Denim Dumpling Bag ukuran XS warna Pink Wash. Selain warnanya yang terlihat soft dan playful, tas ini juga terasa versatile untuk dipadukan dengan outfit traveling yang didominasi warna earth tone dan hitam. Namun, setelah dipakai hampir setiap hari selama perjalanan, muncul pertanyaan penting: apakah tas ini hanya unggul dari segi tampilan atau benar-benar travel-friendly?
Desain statement dengan detail yang thoughtful

Secara visual, tas ini memang langsung menarik perhatian. Varian Pink Wash terbuat dari 100% cotton dengan stone wash finish, sehingga setiap tas memiliki karakter yang sedikit berbeda. Siluet dumpling yang menjadi signature tetap dipertahankan, tetapi material denim memberikan kesan yang lebih edgy sekaligus playful.

Dari segi detail, tas ini dilengkapi inner pocket, back panel, triple top stitch, adjustable strap dengan metal cap, serta metal logo di bagian depan. Bahkan sudah termasuk dust bag senada. Secara keseluruhan, desainnya terasa thoughtfully made dan cukup premium. Fleksibilitasnya juga menjadi salah satu nilai plus. Tas ini bisa dipakai sebagai sling bag maupun shoulder bag. Untuk airport look atau jalan santai, model sling terlihat effortless. Sementara untuk aktivitas yang lebih panjang, model shoulder bag untuk aku terasa lebih nyaman.
Kapasitas xs yang ternyata cukup lega dan bagaimana kenyamanan saat dipakai seharian?

Walaupun berukuran xs, kapasitas tas ini cukup impresif. Selama traveling, aku bisa membawa paspor, dompet kecil, powerbank, sunscreen, beberapa lip products, hand sanitizer, hingga obat pribadi tanpa terasa terlalu penuh, karena aku menggunakan bag organizer agar keep everything in place. Lalu, bukaan tasnya cukup lebar juga memudahkan saat mengambil barang. Namun karena kompartemennya terbatas, tas ini memang terasa lebih cocok untuk kamu yang tidak terlalu membutuhkan organisasi yang kompleks. Untuk kebutuhan essentials, menurutku masih sangat manageable.
Baca juga: Less Is More, Ini Rahasia Makeup ala Carolyn Bessette-Kennedy yang Timeless
Dari segi kenyamanan, material denim tebal langsung terasa sejak awal. Bahkan sebelum diisi, tas ini sudah memiliki bobot yang cukup terasa. Saat dijadikan sling bag dan dalam kondisi penuh, beratnya cukup membebani bahu, terutama saat berjalan jauh seharian. Karena itu, selama perjalanan aku lebih sering menggunakannya sebagai shoulder bag. Cara ini terasa lebih nyaman, terutama untuk aktivitas yang intens. Walaupun begitu, dari sisi tampilan tas ini tetap berhasil membuat outfit terasa lebih elevated. Bahkan dengan outfit simpel, warna Pink Wash memberi sentuhan yang fresh dan nggak berlebihan.
Setelah menggunakan untuk perjalanan intens, ini pendapatku soal material dan durability-nya

Karakter denim 100% cotton pada tas ini memberikan struktur dan tampilan yang khas. Namun, seperti material jeans pada umumnya, tas ini juga terasa cukup rentan terhadap gesekan dan beban berat. Setelah pemakaian intens selama 16 hari, mulai terlihat tanda-tanda tearing di beberapa bagian ujung tas. Di bagian kantong depan bahkan sempat terjadi robekan kecil karena tersangkut sesuatu saat perjalanan. Memang masih bisa diperbaiki dengan dijahit atau diberi patch agar terlihat lebih unik, tetapi dengan harga sekitar Rp1,5 juta, ekspektasi terhadap durability tentu menjadi lebih tinggi.

Secara tampilan, tas dari Beyond The Vines ini jelas memiliki daya tarik yang kuat. Warnanya versatile, mampu menjadi statement piece, dan cukup fleksibel untuk berbagai aktivitas. Kapasitasnya juga memadai untuk membawa essentials selama traveling. Namun, untuk perjalanan panjang dengan pemakaian intens dan beban cukup berat, faktor bobot dan ketahanan material menjadi hal yang patut dipertimbangkan. Tas ini terasa lebih ideal untuk short trip, city exploring, atau daily use dengan isi yang tidak terlalu penuh.
Baca juga: Buka Puasa dengan Makanan Ringan: Jangan Kalap! Ini yang Aman di Perut & Bikin Badan Fresh
Apakah tas ini termasuk kategori chic? Definitely. Untuk kepraktisannya juga nggak diragkukan lagi, akan tetapi ada catatan untuk kamu yang cari tas fashionable sekaligus cukup fungsional untuk kebutuhan esensial, tas ini masih sangat menarik. Tetapi jika durability jangka panjang menjadi prioritas utama, ada baiknya mempertimbangkan cara pemakaian atau alternatif material lain yang lebih kuat.
So, tertarik untuk membeli varian ini atau the-OG-dumpling-bag saja?
Images: Dok. Female Daily/armeliafarah, Dok. Brand



