health wellness

Jangan Lapar Mata! Ikuti 5 Cara Buka Puasa yang Tepat dan Sehat!

seo-img-article

Siapa yang suka melahap makanan manis dan gorengan bersamaan saat buka puasa? Kamu wajib catat cara buka puasa yang sehat!

Setelah seharian menahan lapar dan haus, rasanya wajar banget kalau kita ingin “balas dendam” saat azan Magrib berkumandang. Minuman manis, gorengan hangat, makanan berat langsung di depan mata, siapa yang bisa nolak? Tapi, kamu harus hati-hati karena cara berbuka yang kurang tepat justru bisa bikin perut begah, lemas, gula darah naik drastis, sampai ganggu pencernaan. Supaya tubuh tetap fit selama Ramadan, penting banget untuk tahu cara berbuka puasa yang benar dan sehat. Berikut ini 5 langkah berbuka puasa yang bisa kamu terapkan mulai hari ini juga.

Baca juga: Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Sahur dan Bikin Badan Lemas

Awali dengan yang manis dan ringan

buka puasa sehat

Saat berpuasa, kadar gula darah cenderung menurun. Makanya, tubuh memang butuh asupan manis untuk mengembalikan energi dengan cepat. Namun, bukan berarti kamu harus langsung minum sirup berwarna-warni satu gelas penuh, ya. Disarankan untuk memulai berbuka dengan makanan atau minuman manis yang ringan seperti kurma, buah segar, atau air putih hangat. Selain itu, minum air putih terlebih dulu juga penting untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama puasa, lho. Hindari langsung mengonsumsi minuman berkafein atau terlalu dingin karena bisa bikin lambung kaget dan muncul rasa nggak nyaman. Intinya, kasih waktu untuk tubuh kamu “bangun” perlahan sebelum menerima makanan berat!

Makan secukupnya dan jangan kalap

buka puasa sehat

Setelah seharian menahan lapar, rasanya pingin makan semuanya, ya? Tapi, makan dalam porsi besar sekaligus justru bisa bikin perut terasa penuh, begah, bahkan nyeri. Salah satu cara berbuka puasa yang disarankan adalah makan secara bertahap. Misalnya, mulai dengan takjil ringan dan air putih, kasih jeda beberapa menit, lalu lanjutkan dengan makanan utama dalam porsi secukupnya. Cara ini bagus buat tubuh kamu karena bisa bantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba. Plus, cobalah untuk tetap mindful saat makan! Nggak perlu buru-buru, kamu bisa mengunyah makanan secara perlahan dan berhenti sebelum kekenyangan.

Baca juga: Bye Kulit Kering Saat Ramadan! Ini Tips Hidrasi yang Wajib Kamu Coba

Pilih menu dengan gizi seimbang

Berbuka puasa yang sehat bukan cuma soal jumlahnya saja, tapi juga kualitas makanan. Yes, tubuh kamu butuh kombinasi nutrisi seimbang biar energi bertahan lebih lama dan metabolisme tetap stabil. Jadi, pastikan di dalam menu buka puasa ada karbohidrat kompleks (nasi merah, kentang, roti gandum), protein (ayam, ikan, telur, tahu, tempe), sayur dan buah sebagai sumber serat, dan lemak sehat. Kombinasi ini bisa bantu menjaga kadar gula darah lebih stabil, memperbaiki jaringan tubuh dan menjaga massa otot, serta menjaga pencernaan tetap lancar selama Ramadan.

Batasi gorengan dan makanan yang terlalu berminyak

Gorengan memang menggiurkan banget saat Ramadan. Tapi, kalau kamu mengonsumsi makanan tinggi lemak dan minyak secara berlebihan, proses pencernaan jadi lambat dan bahkan memicu gangguan lambung, seperti perut kembung atau naiknya asam lambung. Selain itu, makanan yang terlalu berminyak dan tinggi kalori bisa bikin tubuh terasa lebih berat dan ngantuk setelah buka puasa. Nggak mau kan, saat tarawih malah mengantuk? Nah, kalau kamu pingin tetap makan gorengan saat berbuka, batasi porsinya dan diimbangi dengan sayur. 

Baca juga: Wardah Luncurkan Skin Filter Tinted Sunscreen, Solusi Hybrid yang Bikin Tampilan Kulit Makin Fresh!

Cukupi cairan tubuh dengan pola 2-4-2

buka puasa sehat

Selama puasa, risiko dehidrasi pasti jadi lebih tinggi, apalagi kalau aktivitasmu padat. Karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan cairan setelah berbuka hingga sahur. Salah satu pola yang sering direkomendasikan adalah pola 2-4-2. Jadi, kamu bisa minum 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur. Cara ini bisa bantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Jangan lupa juga untuk mengurangi minuman manis atau bersoda karena justru bisa meningkatkan asupan gula dan bikin tubuh lebih gampang haus keesokan harinya. 

Berbuka puasa itu bukan sekadar momen makan setelah menahan lapar, tapi juga bagian penting dari menjaga kesehatan selama Ramadan. Dengan memilih menu seimbang, membatasi gorengan, dan menjaga asupan cairan, kamu bisa tetap energik dan fokus sepanjang bulan puasa. Jadi, jangan jadikan buka puasa sebagai “balas dendam”, ya!

 

Image: iStock

Slow Down

Please wait a moment to post another comment