skin care

Fungal Acne Membandel? Hindari Kandungan Skincare Berikut!

seo-img-article

Bermasalah dengan fungal acne? Yuk, hindari kandungan skincare berikut agar mencegah dan tak memperparah fungal acne kamu!

Bermasalah dengan banyak bintik-bintik merah yang susah hilang? Bisa jadi itu ada fungal acne. Dengan nama ilmiahnya Malassezia Folliculitis, fungal acne adalah masalah kulit yang disebabkan oleh jamur Malassezia. Nah, jamur ini kerap tumbuh secara berlebihan sehingga menimbulkan terbentuknya fungal acne. Gimana cara tahu bahwa itu adalah fungal acne? Biasanya, tipe jerawat ini muncul dalam bentuk komedo putih berukuran kecil atau benjolan merah yang berkelompok dan kerap terasa gatal.

Nah, kalau kamu lagi struggling dengan hal-hal tersebut, coba perhatikan kembali deh bahan dan kandungan yang ada dalam skincare kamu. Kalau kamu masih bingung, jangan khawatir, karena artikel ini siap membantu! So, kandungan skincare apa sih yang sebaiknya dihindari? Mari, simak di sini!

Baca Juga : Semua Hal Tentang Fungal Acne yang Ternyata Bukan Jerawat | Skincare 101

Fatty acids

Fatty acids atau asam lemak kerap ditemukan di produk perawatan wajah sebagai emollient atau emulsifier. Sebagai emollientfatty acid bekerja untuk meningkatkan hidrasi kulit. Walau begitu, jamur Malassezia yang menyebabkan fungal acne ini biasa ‘memakan’ senyawa fatty acids dengan ikatan karbon sebesar 11-14. Oleh karena itu, dapat memperparah timbulnya fungal acne pada wajah kamu. Jadi, lebih baik hindari kandungan yang memiliki senyawa fatty acids seperti laurice acid, myristic acid, stearic acid, palmitic acid, tridecylic acid, oleic acid, dan linoleic acid

Lipid

Masih berhubungan dengan fatty acids, sebaiknya kamu juga hindari skincare yang mengandung oil khususnya yang berkandungan lipid atau lemak. Contohnya adalah coconut oil, avocado oil, castor oil, dan shea butter. Kandungan ini biasanya terdiri dari fatty acids dengan persentase tinggi, terutama dalam bentuk lauric acid, yang menjadi makanan favorit jamur Malassezia!

Baca Juga : Mengatasi Fungal Acne Saat Perubahan Cuaca

Esters

Sudah pernah dengar istilah esters pada skincare? Kalau belum, esters ini adalah jenis kandungan yang terbentuk dari campuran asam lemak (fatty acids) dengan alkohol. Di dalam komposisi produk skincare, biasanya esters ini memiliki akhiran ‘ate‘, seperti polysorbate 20, 40, 60, 80, sopropyl palmitate, decyl oleate, glyceryl stearate, dan sebagainya. Nah, sebaiknya kamu jauhi kandungan ini, kecuali terbuat dari caprylic acid.

Kandungan fermentasi

Kandungan selanjutnya yang sebaiknya kamu hindari adalah kandungan fermentasi, seperti Galactomyces atau krim antibioktik contohnya. Galactomyces sendiri biasa ditemukan pada skincare anti-aging. Kenapa dapat memicu fungal acne? Karena kandungan ini meningkatkan aktivitas aryl hydrocarbon receptor (AhR) yang justru memicu timbulnya jerawat ‘jamur’ ini.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Skincare untuk Mengurangi Bruntusan

Well, itu dia beberapa kandungan skincare yang sebaiknya kamu hindari untuk mencegah timbulnya fungal acne. Coba perhatikan lagi ya, kandungan apa aja yang ada di dalam produk skincare kamu!

Image : Freepik

Slow Down

Please wait a moment to post another comment