beauty school

Skinimalism, Tren Kecantikan Minimalis Agar Wajah Glowing Natural!

seo-img-article

Letih dengan makeup dempul atau skincare berlapis-lapis? Yuk simak skinimalism, gaya kecantikan basic yang sedang naik daun!

Secara konsep, skinimalism ini adalah tren “the new less is more”. Mungkin kalian sebelumnya sering mendengar “10 step korean skincare” dimana kita menggunakan produk skincare sebanyak 10 lapisan. Atau mungkin metode makeup yang langkah-langkahnya banyak banget, mulai dari face primer sampai setting spray semua dikombinasikan jadi satu. Nah, konsep dari skinimalism adalah kebalikan dari itu semua, alias seminimal mungkin. Penasaran kan? Kita bahas tuntas yuk!

Skinimalism

Sesuai namanya, skinimalism ini fokus kepada satu hal, minimalisme. Tren ini fokus pada penggunaan skincare ataupun makeup dengan produk seminim mungkin untuk manfaat semaksimal mungkin bagi kulit. Tren ini terbuat sebagian besar karena gagasan ‘kulit sempurna’ yang merajalela dan tidak selalu realistis. Bukan mengenai tercapainya kulit ‘sempurna’ yang bebas jerawat, pori-pori, dan lain-lain. Namun skinimalism adalah tentang membuat ‘ketidaksempurnaan’ itu jadi sempurna, dengan tidak memaksakan pemakaian kosmetik mau itu skincare ataupun makeup yang berlebihan.

Memenuhi standar kecantikan itu tidak diperlukan kok. Every skin is already perfect!

Skincare minimalis

Skinimalism ini bisa juga jadi alternatif di saat kulit kamu rewel karena kemungkinan iritasi ataupun eksfoliasi berlebihan. Dikutip dari pernyataan dermatolog Melissa Kanchanapoomi kepada Shape Magazine, melapiskan terlalu banyak skincare akan memperburuk masalah kulit dan justru menimbulkan masalah baru. Tidak hanya breakout, iritasi, kulit kering, yang daftarnya terus-menerus. Ditambah juga, kita jadi sering jumpa dengan maskne atau jerawat akibat stress sejak masa pandemi ini. Saya sendiri juga penderita maskne, dan sebelum ada istilah skinimalism ini, menggunakan skincare yang minimal sudah jadi penyelamat kulit saya banget. Makanya saya sangat setuju akan konsep dibalik skinimalism, apalagi untuk di masa pandemi ini. Terkadang kembali ke rutinitas basic skincare yaitu cleansing, moisturize, dan sunscreen bisa jadi apa yang kulit kamu butuhkan. 

Baca juga: Quiz: Coba Test Pengetahuan Basic Skincare Kalian

Jadi, apa itu rutinitas skincare yang terbaik? Apa itu harus minimal, maksimal, atau di antara keduanya? Well, jawabannya adalah tergantung dengan apa yang akan kamu lakukan secara rutin. Kunci dari hasil skincare yang maksimal adalah konsistensi. Selain itu, kamu harus bisa tahu rutinitas mana yang membawa hasil sesuai kebutuhan dan keinginan kulit kamu. Namun tidak ada salahnya mencoba melakukan skincare routine minim yang dasar agar kulit kita ‘nafas’ sejenak!

Makeup minimalis

Nah, skinimalism ini nggak cuman tentang skincare minimalis saja, tapi juga tentang penggunaan makeup yang minim. Percuma kan, kalau kita sudah minim skincare tapi makeup malah berlapis-lapis. Yand ada pori-pori lebih rentan tersumbat! Skinimalism ini menegakkan kita untuk mencintai dan merangkul kulit asli kita, dengan menggunakan makeup se-simpel mungkin agar kulit kita justru glowing secara natural. Tidak perlu repot melapis foundation, concealer, bedak full cover, sampai kontur berlebihan. Terkadang kita terlalu ingin kulit yang terlihat ‘sempurna’ , sampai layering berlebihan yang justru membuat kita lebih tidak natural. 

Baca juga: Seperti Apa Trend Lipstick di Tahun 2021?

Intinya, kulit kita perlu rehat juga. Karena itulah, para ahli perawatan kulit di Pinterest banyak yang memprediksi tren skinimalism akan semakin naik daun di 2021 ini. Menurut kamu gimana? Setuju nggak dengan gagasan dari skinimalism ini? Boleh share di bawah ya!

 

 

Image : Freepik.com

Slow Down

Please wait a moment to post another comment