Entertainment

Album Mini Terbaru "Kalah Bertaruh" Karya Nadin Amizah yang Penuh Kisah dan Romansa

seo-img-article

Kembali dengan karya-karya puitis dan indahnya, Nadin Amizah rilis album mini berjudul “Kalah Bertaruh” pekan lalu!

Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan Nadin Amizah, penyanyi muda Indonesia yang sangat dikenal akan gaya dan karyanya yang puitis. Tahun lalu, Nadin Amizah merilis album pertamanya berjudul “Selamat Ulang Tahun” yang sangat naik daun. Akhirnya Nadin kembali melahirkan karyanya yang terkini! Karya ini adalah sebuah EP (Extended Play) atau mini album yang diberi judul “Kalah Bertaruh”.

Album mini “Kalah Bertaruh”

Sebelum merilis album mini ini, Nadin sudah merilis satu single pada bulan Maret lalu. Lagu ini berjudul “Seperti Takdir yang Kita Tulis” dan adalah bagian dari album ini. Fun fact, lagu ini direkam dari kamar tidur Nadin langsung. Teknik ini sudah menjadi teknik rekaman khas Nadin sejak awal karirnya. Well, kalau kamu sudah dengarkan lagu-lagu Nadin pada album sebelumnya, pasti kamu familiar dengan salah satu lagu terkenalnya yang berjudul “Taruh”. Nama album “Kalah Bertaruh” ini dilahirkan sebagai sambungan dari kisah lagu “Taruh” tersebut.

Album ini mengisahkan tentang cinta belia penuh harapan beserta huru-hara yang ada di dalamnya. Selain itu, album ini juga dilihat sebagai gerbong menuju dunia lain dari Nadin di masa lalu. Kisah album inipun disajikan dengan 5 babak, pastinya setiap lagu mengisahkan kisahnya masing-masing. Lagu yang menonjol adalah lagu berjudul “Sebuah Tarian yang Tak Kunjung Selesai”. Lagu ini menjadi sorotan utama dari album ini, karena lagu ini merangkum dengan indah kisah dari album ini secara keseluruhan. Saya sendiri sudah dengarkan lagu ini berkali-kali sejak rilis, dan saya sangat setuju. Lagu ini mengeskpresikan kisah album ini secara indah.

“Karena di lagu ini, aku bisa menceritakan kisahku secara lengkap sebagai perempuan yang pernah kehilangan dan berproses dengan itu. Dan di album ini, aku hanya ingin didengar dengan baik melalui karyaku,” tutur Nadin dalam sebuah siaran resmi beberapa waktu lalu,

Album ini fokus untuk merangkul pendengarnya yang sedang menghadapi kepastian dan kegelisahan dalam hidup. Album “Kalah Bertaruh” juga menceritakan proses bagaimana seseorang bertahan, berjuang, dan akhirnya melepaskan. Lagi-lagi dengan pilihan kata yang puitis namun tetap sederhana, setiap lagu menurut saya sangat jelas arti dan kisah yang ingin disampaikannya.

Kolaborasi proses pembuatan

Album “Kalah Bertaruh” tidak ditulis Nadin seorang diri saja, namun dibantu oleh beberapa kolaborator. Kolaborator ini adalah Kevin Rinaldi dan Ramadhan Zulqi, yang merupakan musisi kolaborator dari album sebelumnya juga. Selain para kolaborator ini, Nadin juga memercayai Eky Rizkani sebagai produser dan perancang. Proses produksi album ini secara utuh juga dibantu olehnya.

Baca juga: 7 Podcast Pengembangan Diri yang Bisa Kamu Dengarkan!

Tentu bukan gaya khas Nadin Amizah kalau belum ada tematik visual yang estetik dan indah. Oleh karena itu, tidak hanya melalui lagu yang disajikan, Nadin juga berkisah melalui gambaran visual (art work) dari album mini ini. Ia memilih jalan, kamar, dan mobil sebagai representasi visualisasi karyanya. Terutama karena hal-hal ini sangat intim dan personal, identik seperti sebuah hubungan. Tepat 4 hari lalu Nadin juga mengunggah sebuah live session yang sangat estetik dan sinematik, bisa langsung kamu tonton di sini!

Gimana? Kamu penasaran nggak sama album ini? Album “Kalah Bertaruh” ini sudah jadi album on repeat saya sendiri sejak dirilis! Untuk kamu yang sedang gelisah ataupun jenuh, album ini mungkin bisa jadi inspirasi dalam menenangkan diri. Highly recommended!

 

Image : Instagram @cakecaine

raiagumay

raiagumay

-

Slow Down

Please wait a moment to post another comment