Ini yang Perlu Kamu Tahu Tentang Kuku Akrilik!

Master of manicure paints nails.

 

Salah satu cara untuk mendapatkan kuku yang cantik setelah manicure adalah dengan gel nail dan kuku akrilik.

Walaupun harga kuku akrilik lebih mahal dari cat kuku gel, tapi banyak juga yang memilih menggunakan kuku akrilik karena lebih awet dipakai dalam waktu lama. Akan tetapi memakai kuku akrilik ini juga butuh perhatian khusus. Apakah kamu kesulitan menjaga “kecantikan” kuku akrilik untuk lebih tahan lama? Yuk, simak apa yang perlu kamu tahu tentang kuku akrilik berikut ini!

Manfaat memiliki kuku akrilik palsu

Ada beberapa keuntungan yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan untuk memasang kuku akrilik. Pertama, kuku akrilik merupakan cara bagi orang-orang yang memiliki kuku rapuh dan lunak (seperti saya) supaya bisa terlihat memiliki kuku yang panjang dan kuat. Dengan kuku akrilik, kamu nggak perlu khawatir lagi deh akan persoalan kuku patah setengah. Kedua, kuku akrilik juga mudah dirawat. Minta nail artist kamu untuk menyesuaikan panjangnya kuku sesuai dengan yang kamu inginkan sehingga kamu bisa tetap merawatnya selagi menunggu kuku baru tumbuh.  

Baca juga: Waspadai Dampak Sinar UV Pada Kuku!

Awal pemakaian agak sedikit ribet

Emang betul yaa kadang untuk cantik itu butuh pengorbanan, hehehehe. Jika ini akan jadi pertama kalinya kamu pakai kuku akrilik kamu pasti akan merasakan kuku kamu seperti sedang pakai korset, alias ketat. Jika ini cukup mengganggu selama lebih dari satu atau dua hari, coba kembali ke salon kamu dan minta nail artist untuk mengurangi intensitas ketegangannya. 

Akrilik membutuhkan perawatan rutin

Kehidupan pakai kuku akrilik ini sayangnya butuh komitmen tinggi. Kalau kamu nggak siap untuk pergi ke salon setiap 2-3 minggu sekali, maka kamu better pikir-pikir lagi deh. Melewatkan masa pengisian ini bisa berbahaya bagi kuku asli kamu. Saat kuku tumbuh, kemungkinan kelembaban masuk di antara kuku alami dan akrilik dapat meningkat. Ketika ini terjadi, kemungkinan jamur bisa tumbuh, bisa membahayakan kesehatan kuku, dan bisa tidak menyenangkan untuk dilihat.

YANG PERLU KAMU TAHU SOAL KUKU AKRILIK 2

Mulailah dari yang pendek dulu

Jika boleh memberikan saran nih, untuk kamu yang baru pertama kali pakai kuku akrilik, sebaiknya mulailah dengan kuku yang pendek dulu. Ini memastikan kamu supaya bisa terbiasa dengan penggunaan kuku ini. Percaya deh, hampir semua orang yang saya tanya opininya di awal penggunaan kuku akrilik, pasti menjawab bahwa mereka awalnya agak merasa aneh dan nggak nyaman. Ini juga akan membantu kamu kalau sewaktu-waktu kamu akan membuka kaleng soda, mengetik, olahraga hingga keramas. 

Kuku akrilik juga bisa patah

Ouch, it hurts! Ini dialami oleh banyak pengguna kok. Untuk menghindarinya, yang bisa kamu lakukan adalah berhati-hari dan pilih kepanjangan kuku yang masuk akal. Jika kamu nggak sengaja mematahkan kuku akriliknya, coba perbaiki segera. Tapi jika patahnya kuku ini membuat kuku asli kamu berdarah, berikan waktu sampai ia pulih, baru deh pasang kuku akrilik kembali. 

Baca juga: Cara Mengatasi Kutikula Kuku yang Kering

Rajinlah pakai pelembab tangan

Nggak hanya rutin melakukan pengisian aja, kamu juga harus memastikan kalau tangan dan kuku kamu lembab setiap hari. Dengan menjaga kelembapan tangan, kuku akrilik dapat bertahan lebih lama. Gunakan pelembap yang berkualitas dan melindungi kulit tangan secara intens. 

YANG PERLU KAMU TAHU SOAL KUKU AKRILIK

Kuku asli bisa jadi rusak ketika kuku akrilik dilepas

Walaupun kamu nggak pakai dalam waktu lama, kuku asli kamu juga ikut merasakan efek pakai kuku akrilik karena dipakai selama 24 jam setiap hari. Kuku akrilik akan ikut terdorong mengikuti pertumbuhan kuku yang baru dan bisa nggak seimbang jika kamu nggak memotongnya. Untuk mencabut dan melepaskan kuku akrilik dengan aman, rendamlah di dalam nail polish remover sampai lunak dan kikir kuku akrilik tersebut sampai hilang. Proses ini bisa memakan waktu cukup lama tetapi sangat worth it pada akhirnya. Oh iya, jangan pernah sekalipun kamu mencopot dengan cara menariknya. Nggak cuma sakit, cara memaksa ini bisa membuat kuku asli kamu jadi lemah dan rapuh selama berbulan-bulan. 

 

Saran saya, sebaiknya lakukan proses ini tetap di salon karena lebih cepat dan terutama, aman, daripada melakukannya sendiri di rumah. Sang nail artist pertama akan menghapus semua nail art seperti batu atau permata yang menempel di kuku, lalu melepas cat kuku dengan menggosok dan merendamnya dalam nail polish remover. Kemudian ia akan menggunakan mesin bor khusus untuk kuku untuk melepaskannya. Kuku akan terasa kasar, namun sebenarnya ini berfungsi agar cairan nail polish remover dapat meresap lebih cepat dan memudahkan proses penghapusan. 

 

Nah gimana? Setelah mengetahui tentang kuku akrilik, tertarik nggak nih kalian untuk pasang kuku akrilik ini? Apalagi sebentar lagi mau pesta tahun baru ya. Kayaknya nggak ada salahnya ya untuk dicoba biar penampilanmu terlihat beda!

 

Foto: Freepik.com.