Kulit memang harus dieksfoliasi secara rutin, untuk menyingkirkan sel kulit mati dan kotoran yang menyumbat pori-pori. Rajin eksfoliasi juga bikin kulit cerah dan tampak lively. Tapi bukan berarti eksfoliasi bisa dilakukan setiap hari atau sesering mungkin lho. Over-exfoliating bisa merusak kulitmu!
Kenapa kita harus mengeksfoliasi kulit? Untuk membuat sel-sel kulit terbarui, membuat teksturnya lebih halus, dan mengeliminasi kulit kusam. Tapi jangan pernah berpikir bahwa eksfoliasi yang lebih sering bisa bikin kulit kita lebih mulus, flawless, dan bebas kusam. Ingat, apapun yang berlebihan bakal kasih efek yang berbahaya!

Eksfoliasi atau proses mengangkat sel-sel kulit mati punya dua jenis: physical (memakai facial scrub) dan chemical (menggunakan bahan aktif seperti AHA, BHA, dan PHA). Keduanya tetap tidak boleh dilakukan terlalu sering atau setiap hari, karena bisa menyebabkan kulit iritasi, merusak skin barrier, membuat kulit dehidrasi, membuat jerawat tambah parah, bahkan merusak kulit jangka panjang. Sebaiknya eksfoliasi hanya dilakukan 1-2 kali dalam seminggu, bahkan ketika kamu menggunakan produk dengan label “daily scrub”.
Baca juga: Fakta Tentang Eksfoliating Toner yang Perlu Kamu Tahu
Apa saja akibat over-exfoliating?
1. Kulit iritasi, terasa perih, gatal, atau terbakar.
2. Kulit tampak kemerahan, terlihat retak, atau mengelupas.
3. Muncul jerawat, terutama jerawat kecil-kecil.
4. Kulit jadi sensitif terhadap produk skincare atau makeup yang biasanya dipakai, dan sulit sekali cocok dengan produk baru.
Over-exfoliating juga bisa membuat kulit jadi terlihat waxy: tampak berkilau tapi bukan berkilau sehat – melainkan terasa kaku, ketarik, dan sangat kering. Ini adalah akibat dari menghilangkan sel-sel kulit terlalu sering dan mengangkat kandungan minyak alami pada kulit.
Baca juga: 3 Exfoliating Serum Lokal yang Harus Dicoba
Apa pertolongan pertama pada kulit yang bermasalah akibat over-exfoliating?
1. Hentikan pemakaian produk facial wash atau facial foam, produk yang mengandung retinol, dan produk eksfoliator baik yang chemical maupun physical.
2. Gunakan pembersih wajah yang lembut dan ditujukan khusus untuk kulit sensitif, misalnya Bioderma Sensibio H2O atau Aveeno Positively Radiant Brightening Facial Cleanser.


3. Pilih moisturizer yang fragrance-free, misalnya Avene Skin Recovery Cream yang akan mengatasi kulit sensitif dan memperbaiki atau Herbivore Botanicals Pink Cloud Moisture Cream yang bisa melembapkan dan menenangkan kulit wajah.


4. Bawa selalu face mist untuk menghidrasi kulit kapan saja. Pilih face mist yang nggak mengandung fragrance atau alkohol supaya kulit nggak makin iritasi, contohnya Avene Thermal Spring Water, atau First Aid Vitamin Hydrating Mist.


5. Pada area kulit yang sangat merah akibat over-exfoliating , kamu bisa membubuhkan emolien yang teksturnya sangat rich, misalnya Aquaphor Healing Ointment atau CeraVe Healing Ointment.






