Cara Merawat Rambut Berhijab Saat Cuaca Panas

Bukan hanya kulit kita yang kena dampak cuaca panas beberapa minggu terakhir. Pemilik rambut yang sehari-hari tertutup hijab seperti saya juga kena dampaknya lho! 

Cuaca panas yang terjadi beberapa minggu ini tak hanya membuat saya mudah dehidrasi dan kulit jadi mudah bermasalah. Namun, cuaca panas ini ternyata juga memicu masalah pada rambut saya yang sehari-hari tertutup hijab. Oleh karena itu, saya mencoba menerapkan beberapa cara berikut ini untuk merawat rambut berhijab saat cuaca panas agar tetap sehat, wangi, dan tidak memicu masalah di kulit kepala. 

MERAWAT RAMBUT BERHIJAB DI CUACA PANAS

Rutin Keramas pada Malam Hari 

Selama cuaca panas seperti beberapa waktu terakhir, saya mengubah kebiasaan keramas di pagi hari menjadi malam hari. Alasannya sederhana, pada siang hari suhu di kota tempat saya tinggal bisa mencapai 40 derajat celcius. Walaupun sebagian besar waktu saya habiskan di ruangan ber-AC, tetapi tetap saja setiap keluar ruangan kerja hawanya beda dan nggak jarang masih terasa panas. 

Cuaca panas ini memicu produksi keringat berlebih di kulit kepala saya yang menyebabkan rambut jadi lepek dan bau nggak sedap. Tidak berhenti di situ saja, kulit kepala juga jadi gatal. Oleh karena itu, saya prefer rutin keramas pada malam hari sebelum tidur. Rasanya relaxing banget membersihkan kepala dari sisa keringat di siang hari sebelumnya. Nilai plusnya, keramas di malam hari memberikan saya waktu lebih longgar untuk mengeringkan rambut tanpa takut terburu-buru ke kantor. 

Memilih Shampoo Sesuai Kebutuhan Rambut

Rambut saya jenisnya kering sehingga perlu memilih shampoo yang fokus untuk melembapkan rambut tanpa meninggalkan efek lepek. Belakangan ini saya sedang rutin menggunakan shampoo khusus untuk rambut berhijab dari Azalea. Saya menggunakan Azalea Zaitun Oil & Gingseng Extract. So far, shampoo yang masih satu grup dengan Natur ini ternyata memang bagus untuk merawat rambut saya di saat cuaca panas seperti sekarang ini. Wanginya yang segar semakin sempurna dengan kemampuannya membuat rambut terasa lembut dan lembap tanpa terasa kering. 

Memilih Hijab dengan Bahan Tipis Seperti Sifon dan Katun 

Saat cuaca panas, saya menyarankan teman-teman yang berhijab seperti saya untuk memilih hijab dengan bahan tipis seperti sifon atau katun. Pasalnya kedua bahan tersebut cenderung nyaman di kepala dan nggak membuat pemakainya merasa sumpek. Nah, kalau hijab katun yang sejauh ini saya coba dan cukup nyaman dipakai saat cuaca panas itu jenis katun voal. Memang lebih mahal, tapi efek di kepala kita jauh lebih nyaman. 

Menggunakan Hijab Mist Agar Wangi Sepanjang Hari

MERAWAT RAMBUT BERHIJAB DI CUACA PANAS 1

Saya baru tahu kalau rupanya ada produk yang namanya hijab mist. Wah, saya kira cuma ada hair mist aja lho! Selama cuaca panas begini, saya selalu membawa Azalea Hair Hijab Mist. Produk ini mirip parfum, tapi punya kemampuan untuk merawat rambut juga. Kalau saya sendiri lebih sering menggunakannya dengan cara menyemprotkan langsung di hijab dan voila…. bye, bau apek matahari atau keringat!

 

Nah, saat cuaca panas begini saya memang meniadakan ritual merawat rambut dengan hair oil. Soalnya di rambut saya justru membuatnya cepat lepek. Jadi 4 cara itu andalan saya untuk merawat rambut berhijab saat cuaca panas. Kamu punya tips lainnya? Share yuk!