Ngobrol Tentang Parfum Jo Malone London Bersama Mathilde Bijaoui

Sebelum Jo Malone London hadir di Indonesia, seringkali kali kalau saya pergi ke luar negeri pasti selalu pulang dengan produk dari brand asal Inggris ini. Sampai saat ini saya juga masih ingat apa parfum pertama yang saya beli. English Pear & Freesia, yang ternyata merupakan salah satu aroma best seller dari Jo Malone London.

Jadi kebayang dong sesenang apa saya pas tahu brand asal London ini masuk ke Indonesia. Selain koleksi fragrance nya yang lengkap, terdapat juga pilihan scented candles, hair fragrance, sampai body care-nya. Nah, kalau biasanya Female Daily diundang untuk datang ke peluncuran produk terbarunya, kali ini ada yang spesial karena saya diberikan kesempatan buat bertanya-tanya kepada Master Perfumer dari brand ini, yaitu Mathilde Bijaoui tentang kesehariannya sebagai Perfumer dan juga bertanya soal Poppy & Barley, wewangian terbaru dari Jo Malone London yang akan launching di Indonesia 26 September 2019.

Mathilde-Bijaoui-of-Mane-535x535

Sebelum masuk kepada pembahasan mengenai wewangian terbaru dari Jo Malone London, bisakah kamu menceritakan tentang bagaimana cara mencari inspirasi saat kamu membuat wewangian?

Inspirasi saya datang dari banyak hal. Bisa saja saat saya melihat sebuah ekshibisi, suasana alam yang sedang saya nikmati, ataupun musik. Jadi inspirasi tersebut bisa datang kapan saja dan biasanya saya tuangkan sesuai dengan proyek wewangian yang sedang saya kerjakan. Sedangkan untuk proses kreasinya, saya akan sangat terbantu dengan kehadiran beragam warna yang bisa memberikan efek terapi dan stimulasi pada otak saya.

Jo malone Poppy & Barley 3

Bagaimana dengan inspirasi yang memunculkan wewangian terbaru Jo Malone London Poppy & Barley?

Untuk wewangian ini, sangat alam adalah inspirasi saya. Saya terinspirasi oleh ladang bunga pada akhir musim panas di Inggris, yang memang penuh dengan beragam bunga liar yang cantik. Salah satu bunga yang mencolok adalah bunga poppy dengan warnanya yang merah menyala di tengah-tengah padang rumput dan tumpukan gandum.

 Jo malone Poppy & Barley 3

Jo malone Poppy & Barley

Karena saya belum berkesempatan menciumnya, aroma Jo Malone Poppy & Barley ini  seperti apa sih?

Wanginya soft dan powdery. Top note nya ada aroma tajam dari blackcurrant, lalu saya menggunakan barley sebagai base note nya yang bisa menyeimbangkan aroma floral dan fruity notes pada parfum ini.

Pastinya kamu sudah banyak sekali mengkreasikan wewangian untuk Jo Malone. Apa fragrance favorit kamu dari brand ini?

Okay, ini sebuah pertanyaan yang tricky, karena seperti diminta untuk memilih mana anak kesayangan kita. Tapi, mungkin saya bisa bercerita soal koleksi paling unik yang pernah saya kerjakan, yaitu The English Fields. Koleksi ini menggunakan beragam ingredients yang sebelumnya tidak pernah saya gunakan. Hal ini pastinya memberikan tantangan tersendiri buat saya dan membawa saya keluar dari comfort zone saya selama ini. Bayangkan saja, saya mengolah aroma dari cereals dan biji-bijian! Oiya, salah satu kreasi yang jadi favorit saya juga adalah Jo Malone London Myrrh & Tonka karena saya suka dengan sejarah proses pembuatannya. Bahan-bahannya diperoleh langsung dari sebuah suku di Namibia, lalu kami juga bekerjasama dengan NGO’s untuk menjaga sustainability di kawasan tersebut.

Jo malone Poppy & Barley 3

Saya membaca bahwa kamu juga mengajar workshop di rumah sakit yang berhubungan dengan indra penciuman. Bisa dijelaskan lebih lanjut soal hal itu?

Indra penciuman itu adalah suatu hal yang sangat kuat dan berhubungan erat dengan memori kita dan merupakan indra yang pertama kali berkembang saat kita lahir. Nah, pada pasien yang mengalami kelumpuhan ataupun penyakit yang berat, maka melatih indra penciuman mereka adalah salah satu cara saya untuk mengajak mereka terhubung kembali ke dunia nyata dan kembali merasakan kebahagian. Jadi, saya akan mengajak mereka berkumpul untuk mencium beragam aroma yang menyenangkan. Jadi ini adalah sebuah workshop yang sangat simple, namun bisa memberikan impact yang sangat besar bagi para pasien di rumah sakit.

Setelah bertahun-tahun menjadi seorang Perfumer, pelajaran apa sih yang kamu dapatkan?

Kita harus selalu yakin dan percaya pada diri sendiri, serta jangan gampang menyerah. Karena akan selalu ada kemungkinan bahwa parfum yang kita ciptakan itu tidak disukai oleh orang lain dan kita nggak boleh patah semangat karena hal tesebut.

Seperti apa sih perfumery style yang jadi ciri khas kamu?

Saya suka menciptakan wewangian yang wearable dan biasanya tidak terdiri dari banyak ingredients supaya lebiih mudah untuk ditangkap oleh indra penciuman orang.

Kesalahan apa sih yang seringkali kamu temukan saat orang menggunakan wewangian?

Menurut saya tidak ada hal yang salah saat kita mau menggunakan wewangian. Tidak ada rules khusus yang mengatur layering fragrance. Wewangian adalah sesuatu yang sangat personal dan kita memakainya untuk diri kita sendiri, bukan untuk orang lain.