5 Eyeshadow Brush Paling Sering Dipakai

Untuk berbagai eye makeup look yang saya buat, seringkali saya hanya membutuhkan lima eyeshadow brush ini!

Sebenarnya kalau untuk pemakaian pribadi, membeli satu set lengkap brush itu nggak perlu-perlu amat sih. Karena nggak semua brush akan kita pakai. Saya termasuk yang suka sekali bereksperimen dengan eye makeup yang colorfull. Namun, sejauh ini, saya sih seringnya hanya membutuhkan 5 buah eye brush saja untuk menghasilkan beberapa macam eye makeup look.

eye brush wajib punya (1)

Saya akan share, 5 brush yang sering saya gunakan tersebut. Mungkin untuk tiap orang beda-beda ya, karena penggunaan brush itu juga tergantung kenyamanan dan kebiasaan masing-masing orang. Tapi siapa tahu, artikel ini akan berguna buat yang belum memutuskan untuk membeli eye brush yang mana.

Baca juga: Budget Beauty: Eye Brush Bagus Terjangkau

1. Crease Brush

Crease brush ini mempunyai bentuk bulu yang fluffy dan tebal. Fungsi utamanya adalah untuk meletakkan sekaligus membaurkan eyeshadow di crease area. Biasanya sih, ini saya pakai di awal, untuk meletakkan warna transisi pertama. Crease brush ini juga bisa dipakai untuk blending eyeshadow.

Crease brush mempunyai bulu yang nggak terlalu padat dan nggak terlalu pendek, karena akan lebih mudah untuk mengontrol ketebalan warna transisi yang akan kita gunakan. Warna transisi itu menurut saya nggak perlu dipakai tebal dan harus terbaur dengan sempurna. Lalu saya juga suka crease brush yang bentuknya agak pipih, tidak membulat sempurna, karena lebih versatile, bisa digunakan dari berbagai sudutnya tergantung kebutuhan.

 

2. Tapered Crease Brush

Tapered crease brush ini sama fluffy dan densitasnya seperti crease brush, namun ujungnya meruncing. Menurut saya, brush ini bahkan lebih sering terpakai dibandingkan crease brush biasa. Tapered crease brush biasanya saya gunakan untuk membubuhkan warna transisi yang lebih “dalam” dari warna transisi pertama. Atau bila saya hanya menggunakan satu warna transisi saja, saya biasanya lebih memilih menggunakan tapered crease brush ini dibandingkan crease brush biasa, karena lebih presisi hasilnya.

 eye brush wajib punya (2)

 

3. Blending Brush

Blending brush ini bentuknya mirip crease brush, hanya saya bulunya lebih padat. Fungsinya sesuai namanya, untuk blending atau membaurkan eyeshadow. Karena kepadatatan bulunya, blending brush ini lebih punya ‘kekuatan’ untuk membaurkan warna eyeshadow.

Kadang saya tidak membutuhkan blending brush sama sekali, karena eyeshadow saya sudah bisa dibaurkan dengan baik menggunakan crease brush saja. Namun ada saatnya formula eyeshadow yang saya pakai susah dibaurkan, terutama untuk warna-warna gelap. Nah, pada saat seperti itu, blending brush jelas bekerja lebih baik dibandingkan crease brush.

 

4. Small Blending Brush

Bentuk dan kepadatan bulunya sama persis seperti blending brush, hanya saja ini lebih kecil. Fungsinya adalah untuk membaurkan eyeshadow pada area yang lebih kecil atau lebih detail. Saya sih sering memakainya untuk membaurkan perbatasan dua warna eyeshadow, atau untuk blending eyeshadow di under eye area.

5. Detailer Brush

Nah, yang satu ini nggak kalah penting dan hampir selalu terpakai setiap kali saya memakai eyeshadow. Ukurannya kecil, dan bentuknya pipih, namun nggak sepipih flat brush/ concealer brush. Jadi masih ada volume-nya, namun nggak terlalu fluffy. Fungsinya untuk pick up dan meletakkan warna eyeshadow pada area-area yang kecil. Contohnya di under eye area atau inner corner.

eye brush wajib punya (3)

Nah, lima eyeshadow brush di atas adalah yang paling sering saya gunakan di antara eyeshadow brush saya yang lain. Tapi bukan berarti yang lain nggak pernah dipakai ya. Pernah kok, cuma memang nggak sesering kelima brush di atas. Kalau brush favorit kalian apa aja?