Cara Memakai Highlighter untuk Kulit Berminyak

Pada kulit berminyak, seringkali pemakaian highlighter malah membuat kulit terlihat semakin mengilap dan pori-pori semakin terlihat jelas. Tapi ada caranya kok untuk menyiasati hal tersebut.

Saya pernah menuliskan, kalau sebenarnya highlighter bukan merupakan produk makeup yang wajib dimiliki. Apalagi kalau kita punya kulit wajah berminyak. Pemakaian highlighter salah-salah malah akan membuat wajah semakin mengilap dan juga semakin memperjelas pori-pori. Dan biasanya, kulit berminyak dan pori-pori besar itu sepaket.

IMG_0178

Tapi kalau pengen banget punya gimana dong? Produk highlighter sekarang kan lucu-lucu banget packaging-nya, mengundang untuk dikoleksi. Belum lagi hampir semua beauty guru di YouTube seolah-olah tergila-gila dengan produk highlighter. Meskipun nggak terlalu penting, sebenernya pemilik kulit berminyak tetap boleh kok pakai highlighter. Kuncinya adalah jangan terlalu berlebihan menggunakan produk ini.

Sebenarnya, apapun jenis kulitnya, pemakaian highlighter memang disarankan tidak berlebihan. Bahkan jenis kulit kering kayak saya, kalau pakai highlighter kebanyakan juga nggak enak dilihat. Tapi khusus untuk kulit berminyak, ada beberapa hal yang harus lebih diperhatikan.

Pertama, pakai base makeup dengan tekstur matte, agar kilap di wajah nggak berlebihan. Pilih primer, foundation, dan setting powder yang memberikan hasil akhir matte, bukan yang dewy. Blush on dan bronzer juga, pilihlah produk berbentuk powder/ pressed yang nggak mengandung shimmer sama sekali. Usahakan juga produk complexion yang dipakai mempunyai oil control yang bagus. Jadi minyak di wajah nggak gampang keluar, dan kondisi wajah bisa matte lebih lama. Untuk lipstik, sebaiknya pilih matte lipstick, agar nggak terkesan ada kilap dimana-mana.

IMG_0177

Kedua, adalah pemilihan alat untuk mengaplikasikan highlighter. Seperti yang saya bilang di atas, kunci pemakaian highlighter untuk kulit berminyak ini adalah: don’t overdo it. Pilihan fan brush dengan bulu yang tipis, akan membantu mengambil produk highlighter dengan jumlah yang nggak terlalu banyak. Jangan lupa, ketuk-ketuk dulu brush setelah mengambil highlighter, agar nggak terlalu banyak produk yang terambil di kuasnya.

Hal ketiga yang perlu diperhatikan adalah peletakan produk di wajah. Highlighter bukan untuk digunakan pada seluruh wajah, tapi hanya untuk bagian-bagian wajah yang perlu ditonjolkan saja. Diantaranya adalah tulang hidung, tulang pipi, sudut dalam mata, cupid’s bow, puncak dahi, dan dagu.

Pada kulit berminyak, biasanya kulit pada area samping hidung di bawah mata, memiliki pori-pori yang besar. Kalau area itu diberi highlighter, malah akan semakin menegaskan imperfection tersebut. Tapi tulang pipi juga perlu ditonjolkan. Jadi untuk kulit berminyak, tetap mengaplikasikan highlighter di tulang pipi, tapi nggak perlu dibawa sampai ke depan.

IMG_0159

Dan untuk kulit yang sangat berminyak, menurut saya sebaiknya skip highlighter pada area dagu. Ini selera pribadi sih, tapi saya kurang suka melihat area dagu yang terlihat terlalu mengkilap, karena kesannya kotor dan bikin penampilan terkesan kucel.

Jangan ragu lagi untuk menambahkan highlighter pada riasan kamu ya ;).