ic-fd

Kulit Kering Sampai Gatal? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasinya

bath n body
author

sarahpatricias・in 7 hours

detail-thumb

Kulit kering bukan cuma bikin wajah atau tubuh terasa kasar dan bersisik. Dalam kondisi tertentu, kulit yang kehilangan kelembapan juga bisa menimbulkan rasa gatal, bahkan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Kalau kamu sering mengalami kulit kering sampai gatal, jangan buru-buru menganggap kondisi ini hanya disebabkan oleh kurang minum air. Ada beberapa faktor yang bisa membuat kulit semakin kering dan terasa gatal. Kulit kering dan gatal bisa terjadi ketika lapisan pelindung kulit (skin barrier) mengalami gangguan sehingga kelembapan lebih mudah menguap. Akibatnya, kulit menjadi lebih rentan terhadap iritasi dari lingkungan maupun produk yang digunakan sehari-hari. Supaya bisa mengatasinya dengan tepat, kenali empat penyebab berikut!

Skin Barrier Mengalami Kerusakan

Salah satu penyebab paling umum kulit kering hingga terasa gatal adalah skin barrier yang melemah. Lapisan pelindung kulit ini berfungsi menjaga kadar air sekaligus melindungi kulit dari paparan iritan dan alergen. Ketika fungsinya terganggu, kelembapan kulit lebih mudah hilang sehingga muncul rasa tertarik, kasar, bersisik, bahkan gatal.

Penggunaan skincare dengan bahan aktif terlalu sering, eksfoliasi berlebihan, hingga sabun dengan kandungan deterjen yang terlalu keras bisa memperburuk kondisi ini. Untuk mengatasinya, pilih pelembap dengan kandungan ceramide, glycerin, atau yang membantu menjaga hidrasi kulit.

Baca juga: Surprise! Mykonos Resmi Gandeng NCT Haechan untuk Parfum Terbaru ‘Soft Hour’

Terlalu Sering Mandi dengan Air Panas

Mandi air panas memang terasa menyenangkan, terutama setelah beraktivitas seharian. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa menghilangkan minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan kulit.

Jika dilakukan terlalu sering atau dalam waktu lama, kulit bisa menjadi semakin kering dan memicu rasa gatal. Sebaiknya gunakan air suam-suam kuku dan batasi waktu mandi sekitar 5–10 menit. Setelahnya, aplikasikan pelembap saat kulit masih sedikit lembap agar hidrasi lebih terjaga.

Faktor Lingkungan dan Perubahan Cuaca

Lingkungan juga punya pengaruh besar terhadap kondisi kulit. Udara dingin, kelembapan rendah, paparan AC terus-menerus, hingga sinar matahari berlebihan dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan kulit terasa kasar, muncul sisik halus, dan gatal terutama pada area kaki, tangan, serta lengan. Pastikan kamu menggunakan pelembap secara rutin, terutama setelah mandi, dan aplikasikan sunscreen pada area tubuh yang terpapar matahari.

Baca juga: 4 Parfum Notes yang Cocok Jadi Parfum untuk Cuaca Panas, Wanginya Fresh!

Kondisi Kulit Tertentu, Seperti Eksim

Kulit kering yang disertai rasa gatal intens juga bisa menjadi tanda kondisi kulit tertentu, salah satunya dermatitis atopik atau eksim. Kondisi ini berkaitan dengan gangguan skin barrier dan respons peradangan yang membuat kulit lebih sensitif.

Berbeda dari kulit kering biasa, eksim bisa disertai kemerahan, ruam, kulit pecah-pecah, hingga rasa gatal yang semakin parah pada malam hari. Jika keluhan terus berulang, meluas, atau mengganggu tidur, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.

Jadi, kulit kering sampai gatal bukan kondisi yang sebaiknya diabaikan. Mulai dari memperbaiki kebiasaan mandi, memilih produk perawatan yang tepat, hingga menjaga kelembapan kulit secara konsisten bisa membantu mengurangi keluhan. Namun, jika rasa gatal tidak kunjung membaik meski sudah menggunakan pelembap, jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kulit ke dokter.


Image: Dok. iStock