banner-detik

style

Kaye Lynn, Model Indonesia Pertama yang Debut di Runway Tokyo Girls Collection 2026

seo-img-article

Kaye Lynn mencetak prestasi sebagai model Indonesia pertama yang melenggang di runway TGC KITAKYUSHU 2026 di Jepang. Mengenakan koleksi MURUA, ia membawa cerita tentang mimpi dan keberanian di panggung internasional.

Dunia fashion Indonesia kembali punya kabar membanggakan. Kali ini datang dari Kaye Lynn yang berhasil mencatatkan namanya sebagai model Indonesia pertama yang tampil di runway SBI SECURITIES presents TGC KITAKYUSHU 2026 by TOKYO GIRLS COLLECTION. Digelar di Jepang pada Sabtu (10/10/2026), Kaye membawakan koleksi brand asal Jepang, MURUA, dengan penampilan bernuansa cool dan edgy. Debut ini menjadi pencapaian penting dalam perjalanan karier modeling-nya sekaligus kesempatan untuk membawa nama Indonesia ke panggung internasional.

Bagi yang belum familiar, TOKYO GIRLS COLLECTION atau TGC merupakan ajang fashion show berskala besar di Jepang yang pertama kali diselenggarakan pada 2005 dan digelar dua kali dalam setahun. Acara ini memiliki pengaruh besar terhadap tren fashion anak muda Jepang. Bisa tampil di panggung tersebut tentu menjadi pengalaman istimewa bagi Kaye. Bukan hanya tentang berjalan di runway, momen ini juga menjadi kesempatan untuk mengenal industri fashion Jepang dan membuktikan bahwa mimpi yang dulu terasa jauh bisa menjadi kenyataan.

Baca juga: METRO Department Store dan The Story Of Debut di JFW 2027 Lewat Koleksi ROMANTICIST

Mimpi jadi nyata, Kaye Lynn bawa nama Indonesia ke Jepang

kaye lynn tgc

Meski sempat gugup, Kaye mengaku sangat antusias mendapatkan kesempatan tampil di SBI SECURITIES presents TGC KITAKYUSHU 2026. Baginya, pengalaman ini bukan sekadar pencapaian profesional, tetapi juga kesempatan membawa identitas Indonesia ke panggung dunia.

“Aku merasa sangat terhormat bisa mendapatkan kesempatan untuk tampil di panggung sebesar ini, apalagi di Jepang dan membawa nama Indonesia. Buat aku, ini bukan hanya tentang berjalan di runway, tapi juga gimana membawa identitas Indonesia ke panggung internasional,” tutur Kaye dalam wawancara eksklusif bersama Beautynesia, Rabu (14/10).

Perempuan bernama asli Citta Catherine Gozali ini juga memiliki ketertarikan besar terhadap seni dan seni pertunjukan. Saat menempuh pendidikan di Universitas Ciputra, ia pernah dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi pada 2024. Kaye juga aktif dalam organisasi dan kepanitiaan, menjuarai kompetisi film pendek serta fotografi, dan pernah tampil di Tokyo Girls Collection Jakarta pada 2025.

Baca juga: Mau Liburan Akhir Tahun? Contek 7 Outfit Syifa Hadju yang Super Chic saat Traveling!

Tampil edgy dengan koleksi MURUA di TGC KITAKYUSHU 2026

Pada debutnya di Jepang, Kaye mengenakan atasan rajut dengan desain layered yang memadukan half-zip tank dan model sabrina atau off-the-shoulder. Dipadukan dengan celana kargo, outfit tersebut memberikan kesan modern, feminin, sekaligus edgy. Kaye mengaku menyukai look ini karena sesuai dengan karakter yang ingin ia tampilkan di atas runway.

Penampilannya merupakan bagian dari koleksi MURUA yang merayakan ulang tahun ke-20 tahun ini dengan konsep “Neo Reverie”. Berfokus pada outerwear musim gugur dan musim dingin, koleksi ini menghadirkan warna ungu sebagai salah satu warna kunci. Melalui konsep “MODE to MOOD”, MURUA memadukan struktur busana tegas dan maskulin dengan siluet serta tekstur feminin.

“Aku suka sekali dengan busana MURUA yang aku kenakan karena karakternya casual, edgy, dan stylish. Dari brand sendiri, aku diminta membawakan look dengan vibe edgy cool, jadi aku mencoba menampilkan sisi perempuan yang percaya diri, modern, dan effortlessly stylish,” ungkap Kaye. Menurutnya, fashion bukan hanya soal tampilan, tetapi juga kenyamanan dan rasa percaya diri saat mengenakan sebuah outfit.

Belajar profesionalisme dari industri fashion Jepang

kaye lynn tgc

Selama berada di Jepang, Kaye juga mendapatkan perspektif baru tentang profesionalisme di industri fashion. Ia memperhatikan bagaimana proses persiapan dan koordinasi backstage berlangsung dengan cepat, terstruktur, dan efisien. Ia juga belajar pentingnya menghargai privasi dengan memastikan izin sebelum mengambil foto atau video.

“Menurutku, setiap industri memiliki karakteristik dan cara kerja masing-masing. Pengalaman di Indonesia memberiku bekal yang berharga, sementara pengalaman di Jepang memperluas perspektifku tentang standar profesionalisme dan bagaimana kita bisa terus berkembang dengan belajar dari budaya kerja yang berbeda,” jelasnya.

Ke depannya, Kaye berharap pengalaman ini bisa membuka lebih banyak peluang kolaborasi antara Indonesia dan Jepang, khususnya di bidang fashion dan industri kreatif. Baginya, kedua negara memiliki kreativitas dan potensi yang bisa saling melengkapi.

Pesan Kaye Lynn untuk perempuan yang berani bermimpi

Di balik pencapaiannya, Kaye ternyata pernah merasa insecure dan mempertanyakan apakah dirinya bisa menjadi seorang model. Namun, kecintaannya terhadap dunia runway membuatnya terus menyimpan mimpi tersebut. Ia bahkan sering membayangkan bagaimana rasanya berada di panggung seperti model-model yang selama ini ia kagumi.

“Aku selalu punya mimpi itu. Aku suka melihat para model berjalan di runway dan sering berpikir, ‘What if one day I could be one of them?’. Dan sekarang, aku bisa ada di sini menjadi bukti untuk diriku sendiri bahwa mimpi itu layak diperjuangkan,” ungkapnya.

Kaye pun berpesan agar perempuan tidak berhenti bermimpi hanya karena merasa belum cukup baik atau belum tahu cara memulainya. “Kita tidak pernah tahu kesempatan apa yang akan datang kalau kita berani mencoba, terus belajar, dan tidak menyerah pada diri sendiri. You would never know what’s possible if you never dare to dream,” tutupnya.

 

Image: dok. Beautynesia

Slow Down

Please wait a moment to post another comment