ic-fd

Pakai Glycolic Acid untuk Menghilangkan Bau Ketiak? Ini yang Perlu Diketahui

beauty
author

sarahpatricias・in 5 hours

detail-thumb

Glycolic acid untuk ketiak? Katanya, exfoliating toner ini bisa membantu mengatasi bau badan sekaligus membuat kulit ketiak terlihat lebih cerah. Namun, apakah klaim tersebut sudah terbukti secara ilmiah?

Glycolic acid merupakan salah satu jenis alpha hydroxy acid (AHA) yang populer dalam produk skincare karena membantu proses eksfoliasi kulit. Belakangan, bahan aktif ini juga menarik perhatian sebagai alternatif deodorant, terutama lewat berbagai beauty hack di media sosial.

Lantas, bagaimana cara kerjanya? Bau badan muncul ketika bakteri di permukaan kulit memecah komponen dalam keringat menjadi senyawa yang berbau. Glycolic acid dapat menurunkan pH permukaan kulit untuk sementara, sehingga secara teori bisa memengaruhi lingkungan tempat bakteri tersebut hidup.

Meski mekanismenya masuk akal, bukti klinis yang secara khusus membuktikan efektivitas glycolic acid untuk menghilangkan bau ketiak masih terbatas. Jadi, jangan langsung menganggap bahan ini sebagai pengganti deodorant yang sudah diformulasikan khusus untuk mengontrol bau badan. 

Apakah Glycolic Acid Bisa Mencerahkan Ketiak?

Selain untuk mengatasi bau badan, glycolic acid juga sering dikaitkan dengan upaya mengurangi tampilan kulit ketiak yang gelap. Karena membantu eksfoliasi, bahan ini berpotensi memperbaiki tampilan warna kulit yang tidak merata pada kondisi tertentu.

Namun, kulit ketiak relatif sensitif dan rentan mengalami gesekan. Penggunaan acid dengan konsentrasi terlalu tinggi atau terlalu sering justru dapat memicu iritasi dan peradangan, yang berisiko memperparah hiperpigmentasi. Karena itu, glycolic acid bukan solusi instan untuk mencerahkan ketiak.

Baca juga: Kylie Jenner dan Fantasy Bra Victoria’s Secret: Strategi Marketing atau Pergeseran Tradisi?

 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mencobanya

Kalau tertarik mengikuti tren ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pilih produk yang memang sesuai untuk penggunaan pada kulit dan ikuti petunjuk pemakaiannya. Jangan langsung menggunakan exfoliating toner berkonsentrasi tinggi setiap hari di area ketiak.

Kedua, hindari pemakaian pada kulit yang baru dicukur, mengalami luka, atau sedang iritasi. Lakukan patch test terlebih dahulu dan hentikan penggunaan jika muncul sensasi terbakar, kemerahan, atau rasa perih yang menetap.

Terakhir, pahami bahwa glycolic acid tidak menghentikan produksi keringat. Jika ingin mengurangi keringat sekaligus membantu mengontrol bau badan, antiperspirant bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai. Deodorant sendiri berfungsi terutama untuk mengontrol atau menyamarkan bau.

Baca juga: Benarkah Polusi Udara Bikin Kulit Cepat Menua? Ini Penjelasannya

Pada akhirnya, tidak semua beauty hack yang viral harus langsung masuk ke rutinitas harian. Glycolic acid mungkin punya potensi dalam membantu mengatasi bau badan, tetapi keamanan dan efektivitasnya tetap perlu dipertimbangkan. Untuk urusan ketiak, produk yang tepat dan kebiasaan menjaga kebersihan kulit tetap menjadi langkah awal yang penting.

Image: Dok. iStock