ic-fd

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, Ini 7 Bad Habits yang Bisa Bikin Kondisi Kulit Makin Bermasalah

beauty
author

arishacha・in 7 hours

detail-thumb

Kamu sudah rajin skincare tapi kulit masih gampang breakout, kusam, atau terasa sensitif? Coba cek lagi, mungkin ada bad habits yang masih sering dilakukan tanpa sadar.

Kamu punya skincare routine yang kelihatannya lengkap belum tentu menjamin kondisi kulit selalu on point, lho. Pasalnya, kebiasaan sehari-hari juga punya peran penting dalam menjaga skin barrier dan kesehatan kulit. Bahkan, beberapa hal yang kelihatannya sepele seperti terlalu sering cuci muka atau gemas memencet jerawat justru bisa membuat kulit semakin iritasi.

So, sebelum kamu buru-buru menambah serum atau mencoba produk yang lagi viral, coba lakukan skincare reality check dulu. Ada beberapa bad habits yang menurut dermatolog memang sebaiknya dikurangi atau dihindari karena dapat memperburuk acne, memicu iritasi, atau mempercepat tanda-tanda premature aging. Yuk, simak penjelasannya di bawah, ya. 

Baca juga: Lagi Cari MUA yang Bikin Makeup Flawless? Ini 5 MUA Langganan Artis Indonesia!

Cuci muka berkali-kali karena takut kulit berminyak

bad habits

Buat pemilik oily skin, wajah yang mulai terlihat shiny memang sering bikin nggak nyaman. Akhirnya, cuci muka berkali-kali terasa seperti quick fix untuk menghilangkan minyak. Padahal, terlalu sering mencuci wajah dapat mengiritasi kulit dan pada acne-prone skin justru berpotensi memperparah breakout. Kamu cukup mencuci wajah dua kali sehari dan setelah berkeringat banyak, menggunakan cleanser yang gentle, ya. 

Cara mencucinya juga matters. Hindari menggosok wajah dengan keras atau menggunakan alat yang abrasif. Cukup gunakan ujung jari, air suam-suam kuku, dan cleanser yang lembut, kemudian tepuk wajah secara perlahan sampai kering. 

Baca juga: Lagi Suka Pakai Foundation Stick? Ini 5 Rekomendasi yang Praktis untuk Makeup Sehari-hari

Scrubbing kencang demi kulit yang terasa super clean

bad habits 3

Kamu masih menganggap kulit yang terasa kesat setelah scrub berarti sel kulit mati sudah terangkat maksimal? Time to rethink it. American Academy of Dermatology justru menyarankan untuk tidak menggosok kulit terlalu keras karena scrubbing dapat menyebabkan iritasi dan memperburuk kondisi kulit, termasuk acne. 

Hal yang sama berlaku saat kulit sedang breakout. Menggosok area berjerawat dengan harapan teksturnya cepat halus justru bisa membuat kulit semakin iritasi. Instead of rubbing harder, lebih baik gunakan gentle cleansing dan treatment yang memang sesuai kebutuhan kulit, ya. Kalau kamu ingin menggunakan exfoliating product, pastikan frekuensi dan kandungannya sesuai dengan toleransi kulit.

Nggak bisa menahan tangan buat pencet jerawat

jerawat

Jerawat kecil muncul dan tiba-tiba tangan jadi auto gatel buat pencet. Kamu relate, nggak? Sayangnya, popping atau squeezing acne bukan cara yang direkomendasikan dermatolog. Menekan jerawat dapat mendorong isi jerawat lebih dalam ke kulit dan menyebabkan iritasi yang berpotensi memperburuk breakout. 

Selain membuat jerawat semakin meradang, kebiasaan ini juga bisa meninggalkan bekas yang lebih sulit ditangani. So, daripada menjadikan tangan sebagai “acne treatment”, lebih baik biarkan treatment bekerja sesuai waktunya. Kalau jerawat terasa sakit, muncul berulang, atau sulit dikontrol, konsultasi dengan dermatolog bisa membantu menentukan perawatan yang tepat, ya. 

Gonta-ganti skincare karena nggak sabar lihat hasil

bad habbits

Baru pakai skincare beberapa hari, hasil belum kelihatan, lalu langsung switch ke produk lain? Jangan sampai skincare routine berubah jadi never-ending product testing. AAD mencatat bahwa mencoba treatment acne baru setiap minggu dapat mengiritasi kulit dan memicu breakout. Untuk beberapa acne treatment, dibutuhkan sekitar 6–8 minggu untuk mulai melihat improvement. 

Penting juga untuk kamu membedakan antara produk yang memang menyebabkan reaksi negatif dan produk yang belum sempat menunjukkan hasil. Daripada mengikuti setiap skincare trend yang lewat di timeline, lebih baik pilih produk berdasarkan kebutuhan kulit dan gunakan secara konsisten.

Tidur masih pakai makeup

Setelah seharian beraktivitas, rasanya memang tempting banget untuk langsung rebahan. Tapi kalau masih full makeup, sebaiknya jangan dibawa sampai tidur. Tidur dengan makeup dapat menyebabkan acne, bahkan ketika makeup tersebut memiliki label non-comedogenic. 

Sebelum tidur, bersihkan makeup dan kotoran yang menempel sepanjang hari, kemudian lanjutkan dengan cleanser yang gentle. Nggak harus melakukan banyak step routine setiap malam, kok, yang penting makeup dan kotoran sudah dibersihkan dengan benar. 

Skip sunscreen!

bad habbits 2

Sunscreen bukan cuma buat beach day atau saat matahari terasa super terik. Paparan UV yang terakumulasi dari waktu ke waktu dapat menyebabkan premature skin aging, termasuk kerutan, age spots, dan perubahan tekstur kulit. Karena itu, sunscreen broad-spectrum dengan SPF 30 atau lebih untuk perlindungan sehari-hari. 

So, more products doesn’t always mean better skin. Kalau kulit kamu mulai terasa perih, kering, atau semakin sensitif, coba evaluasi kembali produk dan frekuensi pemakaiannya. Basic routine yang gentle cleanser, moisturizer, dan sunscreen ini justru bisa menjadi yang lebih penting kamu lakukan.

Image: iStock