
Cara merawat stretch mark akibat berat badan naik atau turun sebenarnya nggak harus ribet. Yang penting, kulit tetap dirawat secara konsisten agar terasa lebih lembap dan terawat.
Berat badan yang naik atau turun dalam waktu tertentu memang bisa membawa berbagai perubahan pada tubuh, termasuk munculnya stretch mark. Ketika ukuran tubuh berubah, kulit pun ikut mengalami peregangan sehingga garis-garis pada kulit bisa muncul, terutama di area seperti perut, paha, pinggul, dan payudara.
Hal ini bisa terjadi dalam berbagai situasi. Misalnya, setelah berat badan naik cukup banyak, kemudian turun lagi karena mulai rutin olahraga atau mengatur pola makan. Buat kamu yang sedang menjalani proses tersebut, munculnya stretch mark mungkin terasa seperti salah satu “bonus” yang nggak diinginkan.
Tapi, jangan buru-buru insecure! Stretch mark memang nggak bisa dihilangkan sepenuhnya, tetapi tampilannya bisa dirawat agar lebih samar. Nah, daripada bingung harus mulai dari mana, ini beberapa langkah yang bisa kamu lakukan sebagai bagian dari body care sehari-hari.

Saat berat badan masih naik atau turun, jangan hanya memperhatikan perubahan bentuk tubuh. Kondisi kulit juga perlu diperhatikan, terutama dengan menjaga kelembapannya. Salah satu produk yang bisa digunakan adalah Rintik Stretch Mark Oil. Formulanya mengandung collagen dan stem cell infused yang ditujukan untuk membantu memudarkan stretch mark sekaligus merawat tekstur kulit. Meski berbentuk oil, teksturnya diklaim ringan, cepat meresap, dan nyaman digunakan sehari-hari. Bisa beli disini ya!
Kandungan grapeseed oil dan rice bran oil di dalamnya juga membantu menjaga kulit tetap lembap, halus, dan kenyal. Jadi, oil ini bisa digunakan secara rutin pada area yang rentan mengalami stretch mark, seperti perut, paha, dan pinggul.
Baca juga: 5 Rekomendasi Blush Cool Tone dari Brand Lokal, Bikin Wajah Fresh Tanpa Terlihat Orange

Kalau stretch mark sudah mulai terlihat setelah mengalami perubahan berat badan, kamu bisa menambahkan Rintik Stretch Mark Serum ke dalam rutinitas. Serum ini diformulasikan dengan Striover™, PhytoCellTec™ Malus Domestica, saffron extract, grape seed oil, dan collagen. Formulanya ditujukan untuk membantu menyamarkan tampilan stretch mark sekaligus merawat elastisitas dan kelembapan kulit. Beli serumnya disini!
Penggunaannya juga cukup praktis. Aplikasikan serum terlebih dahulu pada area yang memiliki atau berpotensi mengalami stretch mark, kemudian lanjutkan dengan Stretch Mark Oil. Serum ini memang dirancang sebagai booster untuk melengkapi penggunaan oil dan membantu membuat rutinitas perawatan lebih optimal.
Baca juga: Ketiak Tetap Basah Padahal Sudah Pakai Deodorant? Ini Penyebabnya!

Selain merawat kulit dari luar, menjaga agar perubahan berat badan tidak terjadi terlalu drastis juga bisa jadi bagian dari perawatan stretch mark. Ketika berat badan naik atau turun dalam waktu yang cepat, kulit perlu beradaptasi dengan perubahan ukuran tubuh tersebut dan mengalami peregangan.
Karena itu, kalau memang sedang punya target untuk menaikkan atau menurunkan berat badan, sebaiknya lakukan secara lebih gradual. Berikan waktu bagi tubuh dan kulit untuk beradaptasi, dibandingkan melakukan perubahan berat badan secara ekstrem dalam waktu singkat.
Jadi, nggak hanya fokus pada angka di timbangan, tetapi juga menjaga prosesnya tetap konsisten dan realistis. Dengan begitu, kamu bisa tetap mencapai perubahan berat badan yang diinginkan sambil memberikan perhatian pada kondisi kulit.
Merawat stretch mark akibat berat badan naik turun tentu nggak bisa mengandalkan pemakaian produk sesekali. Jadikan rutinitas ini bagian dari body care sehari-hari agar kulit tetap mendapatkan perawatan secara konsisten.
Rintik Stretch Mark Oil sendiri dapat digunakan dua kali sehari, misalnya setelah mandi pagi dan malam. Sementara itu, serum bisa digunakan terlebih dahulu sebelum oil.
Yang perlu diingat, cara merawat stretch mark nggak akan langsung bikin hilang dalam hitungan hari. Stretch mark yang sudah terbentuk memang tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, sementara yang berwarna putih umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk tampak samar dibandingkan stretch mark yang masih merah atau kecokelatan.
Jadi, kalau berat badan sedang naik atau turun dan mulai muncul stretch mark, nggak perlu langsung panik. Rawat kulit secara rutin, jaga kelembapannya, dan berikan waktu untuk melihat perubahannya.
Image: Dok. iStock, Dok. Female Daily