ic-fd

Kulit Perih Saat Pakai Skincare? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

beauty
author

sarahpatricias・in 7 hours

detail-thumb

Kulit perih saat pakai skincare mungkin pernah kamu alami, terutama ketika mencoba produk atau ingredients baru. 

Sensasi dikulit seperti cekit-cekit, panas, terbakar, atau bahkan gatal setelah skincare diaplikasikan adalah hal yang cukup normal. Kalau kamu pernah berpikir, “Wah, berarti produknya lagi bekerja, nih,” ternyata nggak selalu begitu!

Rasa perih justru bisa menjadi tanda bahwa kulit sedang mengalami iritasi atau skin barrier yang sedang tidak dalam kondisi optimal. Jadi, sebelum buru-buru menambah produk atau menganggap sensasi tersebut sebagai tanda skincare bekerja, coba kenali dulu penyebabnya.

Skin Barrier Lagi Bermasalah

Salah satu penyebab paling umum adalah skin barrier yang sedang melemah. Ketika lapisan pelindung kulit terganggu, kulit bisa menjadi lebih sensitif terhadap produk yang biasanya terasa nyaman digunakan.

Ada banyak hal yang bisa memicu kondisi ini, mulai dari terlalu sering melakukan eksfoliasi, menggunakan terlalu banyak active ingredients, sampai membersihkan wajah secara berlebihan. Akibatnya, produk skincare yang biasanya aman pun bisa terasa lebih menyengat saat diaplikasikan.

Kalau kulit mulai terasa perih, kering, tertarik, atau kemerahan, ini bisa menjadi momen untuk kembali ke basic skincare routine terlebih dahulu.

Baca juga: Kulit Kering Usia 40-an Wajib Coba 5 Sunscreen yang Sekaligus Melembapkan Ini!

Kebanyakan Active Ingredients

Retinol, AHA, BHA, vitamin C, dan berbagai active ingredients lainnya memang punya manfaat masing-masing untuk kulit. Namun, bukan berarti semakin banyak digunakan dalam satu rutinitas akan memberikan hasil yang semakin maksimal.

Terlalu banyak active ingredients atau menggunakannya terlalu sering dapat meningkatkan risiko iritasi, terutama jika kulit belum terbiasa. Kondisi ini juga bisa terjadi ketika kamu baru saja menambahkan produk baru ke dalam rutinitas tanpa memberikan waktu bagi kulit untuk beradaptasi.

Coba evaluasi kembali skincare routine-mu. Jika beberapa produk mengandung ingredients aktif, pertimbangkan untuk mengatur frekuensi pemakaian atau menggunakannya secara bergantian.

Produk Baru Belum Tentu Cocok

Skincare yang viral atau punya review bagus belum tentu otomatis cocok untuk semua orang. Setiap kulit memiliki kondisi dan tingkat sensitivitas yang berbeda.

Kalau rasa perih muncul setiap kali menggunakan produk tertentu, terutama jika disertai kemerahan, gatal, atau sensasi terbakar yang menetap, sebaiknya jangan dipaksakan. Hentikan sementara penggunaan produk tersebut dan lihat bagaimana kondisi kulit setelah kembali ke rutinitas yang lebih sederhana. Untuk produk baru, kamu juga bisa memperkenalkannya secara bertahap agar lebih mudah mengetahui bagaimana respons kulit terhadap formula tersebut.

Baca juga: Apakah Stretch Mark Bisa Hilang Total? Ini Jawabannya!

Jangan Langsung Tambah Produk untuk “Menetralkan”

Saat kulit terasa tidak nyaman, mungkin ada keinginan untuk langsung memakai banyak produk soothing atau menambahkan skincare baru. Padahal, semakin banyak produk yang digunakan justru bisa membuat kita semakin sulit mengetahui apa yang sebenarnya memicu masalah.

Untuk sementara, fokus pada rutinitas yang simpel: gentle cleanser, moisturizer, dan sunscreen di pagi hari. Setelah kondisi kulit terasa lebih nyaman, produk lain bisa diperkenalkan kembali secara bertahap.

Dan satu hal yang perlu diingat: skincare yang terasa perih bukan otomatis berarti skincare tersebut sedang bekerja lebih efektif. Kalau sensasinya terus muncul atau semakin berat, jangan abaikan sinyal dari kulitmu.

Image: Dok. iStock