ic-fd

SPF 50+ vs PA++++: Apa Bedanya dan Kenapa Keduanya Penting?

sponsored post
author

salmanrh・in 7 hours

detail-thumb

SPF 50+ dan PA++++ bukan sekadar angka dan tanda plus di kemasan sunscreen. Keduanya menunjukkan jenis perlindungan UV yang berbeda, dan memahami perbedaannya bisa membantu kamu memilih sunscreen yang tepat!

Pernah nggak sih kamu lihat label sunscreen yang tulisannya “SPF 50+ PA++++” lalu berpikir, sebenarnya apa sih kode-kode tersebut? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak juga yang hanya tahu tentang SPF saja, padahal PA juga sama pentingnya buat melindungi kulit dari sinar matahari. So, FD bakal bahas satu-satu biar kamu makin paham kenapa dua angka ini nggak bisa dipisahin!

Baca juga: Gimana Cara Menjaga Kulit dari Abu Vulkanik? Ini Tips dari Expert!

SPF adalah Perisai dari Sinar UVB yang Bikin Kulit Terbakar

SPF atau Sun Protection Factor adalah indikator perlindungan sunscreen terhadap sinar UVB, yaitu salah satu jenis sinar UV yang paling berperan menyebabkan kulit terbakar atau sunburn. Angka setelah SPF menunjukkan tingkat perlindungannya, dan semakin tinggi angkanya, semakin tinggi pula proteksi terhadap UVB. Sebagai gambaran, SPF 30 dapat memblokir sekitar 97% UVB, sedangkan SPF 50 sekitar 98%. Jadi, meski perbedaannya terlihat kecil, SPF 50 tetap memberikan perlindungan yang lebih tinggi.

Tapi, jangan menganggap SPF 50 berarti kulit bisa aman seharian tanpa perlu reapply, ya. Angka SPF bukan berarti sunscreen bisa bertahan selama 50 jam atau sekian jam tertentu. Keringat, air, gesekan, hingga intensitas paparan matahari bisa memengaruhi efektivitas sunscreen. Karena itu, sunscreen tetap perlu diaplikasikan ulang secara berkala, terutama ketika banyak beraktivitas di luar ruangan.

PA Jadi Tameng Melawan UVA yang Diam-diam Bikin Kulit Menua

Kalau SPF berfokus pada UVB, PA berhubungan dengan perlindungan terhadap UVA. Sinar UVA punya peran besar dalam munculnya tanda-tanda photoaging, seperti flek hitam, kerutan, dan berkurangnya elastisitas kulit. Sistem PA ditandai dengan tanda plus (+), mulai dari PA+ hingga PA++++. Semakin banyak tanda plus, semakin tinggi tingkat perlindungan terhadap UVA. PA++++ merupakan level perlindungan UVA yang sangat tinggi.

Itulah kenapa jangan cuma terpaku pada angka SPF saja saat memilih sunscreen. SPF 50+ dan PA++++ sebenarnya bekerja sebagai double combo, lho. SPF membantu menghadapi UVB, sementara PA memberikan perlindungan terhadap UVA. Dengan kombinasi keduanya, kulit mendapatkan perlindungan yang lebih menyeluruh dari paparan sinar UV sehari-hari.

Baca juga: Skin Barrier Rusak? Ini Cara Bantu Kulit Kamu Kembali Sehat!

Kenapa Sunscreen Tubuh Juga Perlu Dipakai Setiap Hari?

Sunscreen sering kali identik dengan skincare wajah, padahal kulit tubuh juga sama-sama terpapar sinar UV. Tangan, lengan, leher, kaki, hingga bagian tubuh lain yang nggak tertutup pakaian bisa terkena paparan matahari saat commuting, berjalan kaki, olahraga, atau sekadar duduk di luar ruangan. Bahkan, paparan UV nggak hanya terjadi ketika sedang liburan atau menghabiskan waktu seharian di pantai.

Jadi, penggunaan body sunscreen sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas harian, bukan produk yang baru dikeluarkan dari lemari ketika mau liburan ke pantai saja. Jadi, setelah mandi di pagi hari, aplikasikan sunscreen pada area tubuh yang akan terpapar matahari dan jangan lupa reapply jika kembali terpapar dalam waktu lama, berkeringat, berenang, atau mengeringkan tubuh dengan handuk.

Skinvestment: Saatnya Lihat Sunscreen Sebagai Investasi, Bukan Beban!

Ngomongin soal skinvestment, coba deh mulai geser mindset kamu soal sunscreen. Ini bukan cuma “produk tambahan” di rutinitas skincare, tapi investasi jangka panjang buat kesehatan kulit. Sama seperti menabung, efeknya memang nggak langsung kelihatan hari ini, tapi kamu bakal merasakan hasilnya beberapa tahun ke depan lewat kulit yang lebih terlindungi dari flek, garis halus, dan tanda-tanda penuaan dini akibat sinar matahari. Jadi, daripada menyesal belakangan, lebih baik mulai rutin pakai sunscreen dari sekarang.

Rekomendasi Body Sunscreen yang Wajib Dicoba! 

Kalau kamu masih sering skip sunscreen buat badan karena mikir “Ah, nanti juga bakal tertutup baju”, saatnya kamu mengubah kebiasaan tersebut. Supaya bisa mengubah kebiasaan itu, pilih produk yang teksturnya nyaman, seperti Vaseline Gluta-Hya SPF 50+ PA++++. Body sunscreen ini punya tekstur serum yang cepat menyerap, nggak lengket, dan nggak meninggalkan white cast. 

Baca juga: Clean Beauty, Vegan Beauty, dan Halal Beauty: Apa Bedanya dan Mana yang Cocok untuk Kamu?

Diperkaya GlutaGlow dan Hyaluron yang diklaim 70x lebih kuat dibanding vitamin C, body sunscreen ini juga bisa bantu mencerahkan kulit, lho. Plus, ada tiga varian yang bisa disesuaikan dengan skin concern kamu.

Pertama, ada Photoage Defense yang punya hero ingredient 70x Pro-Collagen Peptides. Varian yang satu ini bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, sekaligus bantu bikin kulit kelihatan lebih firm dan glowing! 

Selain melindungi kulit dari paparan sinar UV, varian Luminous Defense juga bisa kamu andalkan karena di dalamnya terdapat kandungan yang 70x lebih kuat dibandingkan Vitamin C. Kebayang kan, se-powerful apa untuk bantu mencerahkan kulit?

Terakhir, ada Hydro Defense! Varian ini diperkaya 70x Pre-Biotics yang bisa memberikan manfaat hidrasi pada kulit secara maksimal, sekaligus ada efek soothing ketika dipakai. Jadi, kalau kulitmu adalah tipe yang kering, bisa menjatuhkan pilihan pada varian ini!

Yes, sunscreen yang ideal itu bukan cuma soal angka SPF yang tinggi, tapi juga PA yang mumpuni buat perlindungan menyeluruh dari UVA dan UVB. Oh iya, kamu juga perlu mengingat kalau sunscreen itu bukan cuma buat wajah, lho. Tubuh kamu juga butuh proteksi yang sama. So, jangan lupa pakai sunscreen sebagai bagian dari skinvestment harianmu, ya!

 

Image: iStock, Dok. Female Daily