
Inferno hot pilates lagi jadi salah satu kelas yang trending karena gerakannya yang bisa membuat badan lebih sculpted. Tapi apakah benar bisa membuat dark spots di wajah?
Inferno hot pilates sedang banyak digemari karena menggabungkan gerakan pilates dengan suhu ruangan yang panas. Selain membuat tubuh lebih berkeringat, olahraga ini juga dipercaya membantu membakar lebih banyak kalori. Namun, muncul kekhawatiran bahwa paparan panas saat latihan bisa menyebabkan dark spots atau membuat kulit semakin kusam. Jadi, apakah anggapan tersebut benar?

Mitos, tetapi ada kondisi tertentu yang bisa membuat kulit lebih rentan mengalami hiperpigmentasi. Panas dari ruangan hot pilates sendiri tidak secara langsung menyebabkan dark spots seperti halnya paparan sinar ultraviolet dari matahari. Dark spots biasanya muncul akibat peningkatan produksi melanin yang dapat dipicu oleh paparan UV, peradangan, jerawat, luka, atau iritasi pada kulit.
Meski begitu, suhu panas dapat menyebabkan kulit menjadi lebih merah dan sensitif sementara. Jika seseorang memiliki kulit yang mudah mengalami hiperpigmentasi, kondisi tersebut berpotensi memperburuk tampilan noda apabila disertai iritasi atau peradangan.
Baca juga: Diet Bikin Rambut Rontok? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya
Saat berolahraga di ruangan panas, pembuluh darah di kulit akan melebar untuk membantu tubuh melepaskan panas. Akibatnya, wajah bisa terlihat lebih merah atau terasa panas setelah sesi latihan.
Kondisi ini biasanya bersifat sementara dan berbeda dengan hiperpigmentasi. Jadi, wajah yang tampak kemerahan setelah hot pilates tidak berarti kulit sedang mengalami dark spots.
Namun, masalah bisa muncul jika kulit mengalami iritasi berulang. Misalnya, menggunakan produk skincare yang terlalu aktif sebelum olahraga, menggosok wajah dengan handuk terlalu keras, atau membiarkan keringat dan produk makeup menempel terlalu lama setelah latihan.
Baca juga: Ketiak Hitam Padahal Jarang Cukur? Ini 7 Penyebab yang Sering Nggak Disadari!

Keringat sebenarnya bukan penyebab langsung dark spots. Namun, keringat yang bercampur dengan sebum, makeup, sunscreen, dan kotoran dapat meningkatkan risiko pori-pori tersumbat pada sebagian orang.
Jika kemudian muncul jerawat atau peradangan, bekasnya dapat meninggalkan post-inflammatory hyperpigmentation (PIH), terutama pada kulit yang memang mudah meninggalkan noda setelah mengalami inflamasi. Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan hanya suhu ruangan, tetapi juga bagaimana kamu merawat kulit sebelum dan sesudah latihan.
Sebelum mengikuti kelas, sebaiknya gunakan skincare yang simpel dan hindari memakai terlalu banyak produk aktif yang berpotensi meningkatkan iritasi. Jika kelas berlangsung pada siang hari atau kamu terpapar matahari saat perjalanan menuju dan dari studio, tetap gunakan sunscreen dengan perlindungan yang memadai.
Setelah latihan, bersihkan wajah dengan lembut untuk menghilangkan keringat dan residu produk. Hindari menggosok kulit terlalu keras meskipun wajah terasa sangat berkeringat.
Jadi, inferno hot pilates bukan penyebab langsung dark spots. Panas memang dapat membuat kulit sementara terlihat merah dan pada kulit tertentu bisa memperburuk sensitivitas, tetapi hiperpigmentasi lebih sering berkaitan dengan UV, peradangan, jerawat, atau iritasi. Selama kamu menjaga skin barrier dan rutin menggunakan sunscreen, kamu tetap bisa menikmati hot pilates tanpa harus terlalu khawatir kulit menjadi lebih gelap.
Dok: iStock