banner-detik

beauty

Diet Bikin Rambut Rontok? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya

seo-img-article

Rambut rontok saat diet ternyata bukan sekadar kebetulan. Ketika asupan makanan dikurangi terlalu drastis, tubuh bisa kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menjaga pertumbuhan rambut.

Diet memang bisa membantu mencapai berat badan yang diinginkan, tetapi pola makan yang terlalu ketat justru dapat memberikan efek samping yang tidak terduga. Salah satunya adalah rambut yang tiba-tiba lebih banyak rontok saat keramas, menyisir, atau bahkan hanya mengikat rambut.

Kenapa Rambut Bisa Rontok Saat Diet?

Rambut membutuhkan energi dan berbagai nutrisi untuk tumbuh dengan optimal. Saat menjalani diet dengan defisit kalori yang terlalu besar, tubuh akan memprioritaskan fungsi-fungsi penting seperti organ vital dibandingkan proses yang dianggap tidak mendesak, termasuk pertumbuhan rambut.

Akibatnya, lebih banyak folikel rambut dapat masuk ke fase istirahat atau telogen. Beberapa waktu kemudian, rambut pun mulai mengalami kerontokan. Kondisi ini dikenal sebagai telogen effluvium dan dapat terjadi setelah penurunan berat badan yang cukup drastis.

Baca juga: Kulit Lagi Overwhelmed Sama Skincare? Ini 5 Tanda Wajahmu Butuh Istirahat

Kekurangan Protein Juga Bisa Jadi Penyebab

Bukan cuma jumlah kalori, kualitas makanan selama diet juga penting. Protein merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk membentuk keratin, yaitu protein utama penyusun rambut.

Kalau asupan protein terlalu rendah, tubuh bisa kesulitan menyediakan bahan baku yang cukup untuk pertumbuhan rambut. Karena itu, pastikan menu diet tetap mengandung sumber protein seperti telur, ikan, ayam, daging tanpa lemak, tahu, tempe, atau kacang-kacangan.

Jangan Lupakan Zat Besi dan Nutrisi Lain

Diet yang terlalu membatasi jenis makanan juga bisa membuat asupan zat besi, zinc, vitamin D, vitamin B12, dan nutrisi lainnya menjadi kurang. Zat besi, misalnya, berperan dalam proses yang membantu membawa oksigen ke berbagai jaringan tubuh, termasuk folikel rambut.

Namun, bukan berarti semakin banyak suplemen yang dikonsumsi, rambut akan semakin cepat tumbuh. Suplemen sebaiknya dikonsumsi jika memang terdapat kekurangan nutrisi atau berdasarkan rekomendasi tenaga kesehatan.

Baca juga: Jerawatan Terus? Ini 7 Makanan yang Bisa Memancing Munculnya Jerawat

Bagaimana Cara Mencegah Rambut Rontok Saat Diet?

Kuncinya adalah menghindari diet ekstrem dan memastikan tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang cukup. Penurunan berat badan sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan pola makan yang seimbang, bukan dengan memangkas kalori secara drastis.

Pastikan setiap hari ada sumber protein, karbohidrat, lemak sehat, sayur, dan buah dalam menu. Jika rambut tetap rontok cukup banyak atau berlangsung terus-menerus, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mencari penyebab yang mendasarinya.

Jadi, kalau rambut mulai rontok setelah menjalani diet, jangan langsung menyalahkan produk hair care. Bisa jadi tubuh sedang memberi sinyal bahwa asupan energi atau nutrisi yang didapat belum cukup.

Image: Dok. iStock

Slow Down

Please wait a moment to post another comment