banner-detik

beauty

Jerawatan Terus? Ini 7 Makanan yang Bisa Memancing Munculnya Jerawat

seo-img-article

Makanan penyebab jerawat sering jadi hal yang dicurigai ketika breakout terus muncul. Tapi, apakah benar makanan tertentu bisa memancing tumbuhnya jerawat?

Sudah rajin skincare tetapi jerawat masih sering muncul? Selain produk yang digunakan, pola makan sehari-hari ternyata juga bisa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Memang, makanan bukan satu-satunya penyebab jerawat. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pola makan tertentu, terutama yang tinggi indeks glikemik, serta konsumsi susu pada sebagian orang dapat berhubungan dengan munculnya atau memburuknya acne. Lalu, makanan apa saja yang sebaiknya diperhatikan kalau kulitmu sedang acne-prone?

Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Donat, pastry, minuman manis, soda, permen, hingga dessert dengan kandungan gula tinggi termasuk makanan yang perlu diperhatikan. Makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat membuat gula darah meningkat dengan cepat. Kondisi ini kemudian dapat memengaruhi insulin dan IGF-1, yang berperan dalam produksi sebum dan proses pembentukan jerawat.

Bukan berarti kamu harus menghindari dessert sepenuhnya. Namun, kalau merasa breakout semakin sering ketika pola makanmu sedang tinggi gula, mengurangi frekuensinya bisa menjadi salah satu langkah yang dicoba.

Baca juga: Hair Oiling, Ritual Perawatan Rambut yang Bisa Bikin Rambut Lebih Lembap dan Sehat

Roti Putih dan Karbohidrat Olahan

Close up plate of Shio Pan, Japanese salted butter rolls

Bukan hanya makanan manis, beberapa sumber karbohidrat olahan seperti roti putih, corn flakes, dan berbagai makanan berbahan tepung juga memiliki glycemic load yang relatif tinggi.

Pola makan dengan glycemic load tinggi secara keseluruhan diketahui memiliki hubungan dengan acne severity dalam sejumlah penelitian. Karena itu, kamu bisa lebih sering memilih sumber karbohidrat yang lebih kaya serat, seperti oats, kacang-kacangan, sayuran, dan whole grains.

Susu Sapi yang Memancing Jerawat

Susu sapi menjadi salah satu makanan yang cukup sering diteliti dalam kaitannya dengan jerawat. Beberapa penelitian menemukan adanya hubungan antara konsumsi susu sapi dan acne, termasuk pada jenis whole, low-fat, maupun skim milk.

Salah satu hipotesisnya berkaitan dengan efek hormonal dan insulin-like growth factor-1 atau IGF-1. Namun, bukan berarti semua orang yang minum susu pasti akan mengalami breakout. Hubungannya juga belum cukup kuat untuk menyarankan semua orang berhenti mengonsumsi dairy.

Baca juga: Tren Milky Lip Gloss Lagi Viral, Ini 5 Rekomendasi Produk yang Bisa Kamu Coba

Whey Protein

Buat kamu yang rutin olahraga, whey protein mungkin perlu ikut diperhatikan. Whey berasal dari susu dan telah dilaporkan memiliki hubungan dengan acne pada beberapa individu. Bahkan, terdapat laporan mengenai atlet yang mengalami flare jerawat setelah mengonsumsi whey protein dan membaik setelah menghentikannya.

Meski begitu, bukti mengenai whey protein masih terbatas sehingga belum bisa dikatakan sebagai penyebab jerawat pada semua orang. Kalau breakout mulai muncul setelah rutin mengonsumsi whey, ada baiknya perhatikan apakah waktunya memang berkaitan.

Fast Food dan Makanan Ultra-Processed

Burger, kentang goreng, fried chicken, dan berbagai makanan ultra-processed juga sering dikaitkan dengan acne. Namun, masalahnya bukan sekadar karena makanan tersebut “berminyak”.

Pola makan secara keseluruhan, termasuk kandungan karbohidrat olahan, glycemic load, dan komposisi nutrisi, kemungkinan lebih berperan. Jadi, jangan langsung menyimpulkan bahwa semua makanan berminyak pasti menyebabkan jerawat.

Cokelat

Makanan penyebab jerawat

Ini dia salah satu makanan yang paling sering dituduh sebagai penyebab jerawat. Tetapi, hubungannya ternyata nggak sesederhana “makan cokelat = jerawatan”.

Beberapa penelitian memang menemukan kemungkinan hubungan antara konsumsi chocolate dan acne, tetapi masih belum jelas apakah yang berperan adalah cocoa, gula, susu, atau kombinasi ingredients lainnya. Jadi, cokelat belum bisa dianggap sebagai penyebab langsung jerawat pada semua orang.

Makanan dengan Glycemic Load Tinggi

Daripada hanya fokus pada satu jenis makanan, sebenarnya yang lebih penting adalah pola makan secara keseluruhan. Diet dengan glycemic index atau glycemic load tinggi memiliki bukti yang cukup konsisten terkait dengan acne.

Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa pola makan rendah glycemic load dapat membantu mengurangi jumlah jerawat. Jadi, daripada menghindari satu makanan tertentu secara berlebihan, coba perhatikan apakah makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan terlalu mendominasi pola makanmu sehari-hari.

Haruskah Berhenti Makan Makanan Ini?

Belum tentu. Sampai sekarang, belum ada bukti yang cukup untuk mengatakan bahwa semua orang dengan acne harus menghindari makanan tertentu. Respons setiap orang juga bisa berbeda.

Kalau kamu merasa makanan tertentu selalu diikuti breakout, coba perhatikan polanya selama beberapa minggu sambil tetap menjaga pola makan yang seimbang. Jangan langsung melakukan restrictive diet hanya karena takut jerawatan.

Pada akhirnya, jerawat dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari hormon, produksi sebum, sumbatan pori, genetik, skincare, hingga gaya hidup. Makanan mungkin menjadi salah satu bagian dari puzzle, tetapi bukan satu-satunya penyebab jerawat.

Image: Dok. iStock

Slow Down

Please wait a moment to post another comment