ic-fd

Masih Punya Bekas Jerawat? Ini Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Sesuai Jenisnya

beauty
author

sarahpatricias・in 6 hours

detail-thumb

Cara menghilangkan bekas jerawat tidak bisa dilakukan dengan satu cara yang sama untuk semua orang. 

Bekas jerawat memiliki beberapa jenis, mulai dari noda hitam, kemerahan, hingga bekas cekung yang membutuhkan penanganan berbeda. Karena itu, penting untuk mengenali jenis bekas jerawat sebelum memilih produk skincare atau treatment tertentu. Meski membutuhkan waktu dan konsistensi, bekas jerawat tetap bisa memudar jika dirawat dengan tepat. Selain menggunakan bahan aktif yang sesuai, menjaga skin barrier dan melindungi kulit dari sinar matahari juga menjadi langkah penting agar proses pemulihan kulit berjalan optimal.

Kenali Jenis Bekas Jerawat Terlebih Dahulu

Sebelum mencari cara menghilangkan bekas jerawat, kamu perlu mengetahui jenis bekas jerawat yang dimiliki. Bekas jerawat berupa noda hitam atau post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) muncul akibat produksi melanin yang meningkat setelah kulit mengalami peradangan. Sementara itu, bekas kemerahan atau post-inflammatory erythema (PIE) terjadi karena pelebaran pembuluh darah setelah jerawat sembuh.

Ada juga bekas jerawat atrofi atau cekung, seperti ice pick scar, boxcar scar, dan rolling scar. Jenis bekas ini terbentuk akibat berkurangnya produksi kolagen selama proses penyembuhan sehingga biasanya membutuhkan tindakan medis untuk memperbaiki tekstur kulit.

Baca juga: IKEA Indonesia Ajak Masyarakat “Luangkan Ruang” agar Rumah Siap Ikuti Perubahan Kehidupan

Gunakan Kandungan Skincare yang Tepat

Untuk membantu memudarkan bekas jerawat, pilih skincare dengan kandungan aktif yang sesuai. Niacinamide membantu meratakan warna kulit sekaligus memperkuat skin barrier. Vitamin C bekerja sebagai antioksidan yang membantu menyamarkan noda hitam dan membuat kulit tampak lebih cerah.

Retinol juga dapat menjadi pilihan karena mampu mempercepat regenerasi sel kulit dan merangsang pembentukan kolagen. Sementara itu, AHA seperti glycolic acid membantu mengangkat sel kulit mati sehingga tekstur kulit menjadi lebih halus. Jika memiliki kulit sensitif, gunakan kandungan aktif secara bertahap agar kulit tidak mengalami iritasi.

Baca juga: 5 Alasan ‘Love in Sync’ Semakin Menarik untuk Diikuti!

Jangan Lewatkan Penggunaan Sunscreen

Paparan sinar matahari dapat membuat bekas jerawat semakin gelap dan lebih lama memudar. Oleh karena itu, penggunaan sunscreen setiap hari menjadi salah satu langkah penting dalam menghilangkan bekas jerawat. Pilih sunscreen dengan minimal SPF 30 dan aplikasikan ulang setiap dua hingga tiga jam, terutama jika banyak beraktivitas di luar ruangan.

Pertimbangkan Treatment di Klinik

Jika bekas jerawat sudah cukup dalam atau tidak menunjukkan perubahan setelah beberapa bulan menggunakan skincare, treatment di klinik bisa menjadi solusi. Beberapa prosedur yang umum dilakukan antara lain chemical peeling, microneedling, laser, hingga subcision. Perawatan tersebut bekerja dengan cara merangsang produksi kolagen sekaligus membantu memperbaiki tekstur kulit. Perlu diingat bahwa hasil treatment tidak bisa didapatkan hanya dalam satu kali sesi. Dokter akan menyesuaikan jenis perawatan dengan kondisi kulit dan tingkat keparahan bekas jerawat.

Dengan mengetahui jenis bekas jerawat dan memilih perawatan yang tepat, proses pemulihan kulit dapat berjalan lebih optimal. Yang tak kalah penting, hindari kebiasaan memencet jerawat karena dapat memperparah peradangan dan meningkatkan risiko munculnya bekas jerawat baru.


Image: Dok. iStock