banner-detik

beauty

Kenalan dengan Blonzing, Tren Makeup Viral yang Bikin Wajah Lebih Hangat dan Berdimensi

seo-img-article

Blonzing menjadi tren makeup yang sedang viral. Bisa membuat wajah terlihat lebih hangat, segar, dan berdimensi dengan teknik aplikasi yang simpel. Menggabungkan fungsi blush dan bronzer, teknik ini cocok untuk kamu yang ingin mendapatkan tampilan sun-kissed yang natural tanpa makeup berlebihan.

Kalau dulu makeup identik dengan penggunaan blush dan bronzer secara terpisah, kini muncul tren baru bernama blonzing yang semakin populer di TikTok dan Instagram. Sesuai namanya, blonzing merupakan perpaduan antara blush dan bronzing untuk menciptakan rona wajah yang tampak lebih menyatu, seolah kulit terkena sinar matahari alami (sun-kissed look).

Teknik ini banyak disukai karena memberikan hasil makeup yang lebih effortless. Wajah terlihat lebih hidup tanpa perlu banyak produk contour atau bronzer yang diaplikasikan secara rumit. Tak heran jika blonzing menjadi salah satu tren makeup yang diprediksi akan terus populer sepanjang 2026.

Apa Itu Blonzing?

blonzing

Blonzing adalah teknik mengaplikasikan blush pada area yang biasanya digunakan untuk bronzer. Jadi, jika biasanya hanya diaplikasikan di apple of the cheeks, blush juga dibaurkan ke bagian tulang pipi, pelipis, hingga sedikit ke hidung agar menciptakan efek wajah yang hangat dan natural.

Hasil akhirnya bukan hanya pipi yang merona, tetapi juga memberikan dimensi lembut pada wajah. Teknik ini cocok untuk kamu yang ingin mendapatkan tampilan fresh tanpa contour yang terlalu tegas.

Baca juga: Review MOP Unbothered Demi-Matte Cushion, Apakah Cocok untuk Kulit Normal to Dry?

Cara Mengaplikasikan Blonzing

Kunci dari blonzing adalah memilih warna blush yang tepat. Shade bernuansa peach, coral, terracotta, warm pink, hingga burnt apricot biasanya menjadi pilihan favorit karena mampu memberikan efek hangat layaknya bronzer.

Aplikasikan blush mulai dari bagian atas tulang pipi, lalu baurkan ke arah pelipis menggunakan brush yang fluffy atau makeup sponge. Kamu juga bisa menyapu sedikit produk di batang hidung agar menghasilkan tampilan sun-kissed yang lebih natural. Jika ingin hasil yang lebih tahan lama, gunakan cream blush terlebih dahulu, kemudian kunci dengan powder blush bernuansa serupa.

Siapa yang Cocok Menggunakan Blonzing?

Kabar baiknya, blonzing bisa digunakan oleh hampir semua warna kulit. Pemilik kulit fair hingga light biasanya cocok menggunakan blush peach atau soft coral. Sementara itu, medium hingga tan skin akan terlihat cantik dengan warna terracotta, warm rose, atau burnt orange.

Untuk kulit yang lebih gelap, blush dengan nuansa brick, cinnamon, atau deep coral mampu memberikan efek hangat tanpa membuat wajah terlihat abu-abu seperti beberapa bronzer. Selain itu, teknik ini juga cocok untuk makeup sehari-hari maupun tampilan liburan karena memberikan kesan sehat dan bercahaya secara instan.

Baca juga: Sandwich Hair Method, Trik Keramas yang Bikin Rambut Lembut dan Sehat

Produk yang Sesuai untuk Dipakai 

Agar hasil blonzing terlihat maksimal, pilih produk dengan formula yang mudah dibaurkan. Cream blush cocok untuk menghasilkan efek kulit yang dewy dan natural, sedangkan powder blush memberikan hasil yang lebih matte sekaligus tahan lama.

Kalau ingin tampilan lebih glowing, kamu juga bisa memilih blush dengan sedikit shimmer atau satin finish. Namun, pastikan aplikasinya tetap tipis dan dibangun secara bertahap agar hasil akhirnya terlihat menyatu dengan kulit, bukan berlebihan. Dengan teknik yang tepat, blonzing bisa menjadi alternatif makeup praktis yang membuat wajah tampak lebih segar, hangat, dan berdimensi tanpa perlu menggunakan banyak produk sekaligus.


Image: Dok. iStock, Dok. Pinterest

Slow Down

Please wait a moment to post another comment