banner-detik

beauty

if you click on links we provide, we may receive compensation.

Review MOP Unbothered Demi-Matte Cushion, Apakah Cocok untuk Kulit Normal to Dry?

seo-img-article

Review MOP Unbothered Demi-Matte Cushion di kulit normal to dry. Dari pengalaman memakai cushion dengan finish demi-matte dan tips aplikasinya. 

Kalau kamu punya kulit normal hingga cenderung kering, memilih cushion dengan hasil akhir demi-matte mungkin terasa sedikit gambling. Di satu sisi, finish seperti ini biasanya lebih tahan lama dan membuat complexion terlihat rapi. Di sisi lain, ada kekhawatiran cushion akan terasa terlalu matte atau justru menonjolkan area kulit yang kering.

Baca juga: Liah Yoo “Press Reset”: Founder Krave Beauty Ini Memilih Mundur Sejenak dari Bisnisnya Sendiri

Karena itu, aku penasaran mencoba MOP Unbothered Demi-Matte Cushion, yang mengklaim memiliki medium hingga full coverage, hasil akhir demi-matte, efek blur, serta formula yang tahan lama dengan SPF 40 PA++++ dan saat ini sudah lengkap dengan 14 pilihan shades. Sebagai pemilik kulit normal to dry, ini dia pengalaman pertamaku setelah mencobanya.

First impression: Cushion ini ternyata benar-benar high coverage dan cepat nge-set, jadi teknik aplikasi sangat berpengaruh pada hasil akhir

Aku menggunakan shade N00 atau Milk, yang cocok di kulitku dengan skin tone light fair dan undertone neutral to cool. Hal pertama yang langsung mencuri perhatianku adalah coverage-nya. Jujur, aku nggak menyangka satu kali mengambil produk dari sponge cushion sudah cukup untuk meratakan hampir satu sisi wajah. Kemerahan di sekitar hidung dan beberapa blemishes di pipi langsung tersamarkan, sehingga aku hampir tidak perlu menambahkan layer lagi. Menurutku, coverage cushion ini lebih mengarah ke full coverage dibanding medium coverage. Jadi, kalau kamu memang mencari cushion yang bisa membuat warna kulit terlihat lebih merata hanya dengan sedikit produk, cushion ini patut dilirik.

Selain coverage, hal lain yang langsung aku notice adalah formulanya yang cukup cepat nge-set. Karena itu, menurutku teknik aplikasi juga berpengaruh terhadap hasil akhirnya. Tips dariku, aplikasikan cushion per sisi wajah. Setelah sisi kanan selesai dibaurkan, baru lanjut ke sisi kiri. Cara ini membuat cushion lebih mudah diratakan sebelum formulanya mengunci di kulit. Kalau terlalu lama didiamkan, cushion terasa lebih sulit dibaurkan. Jadi, memang harus sedikit sat-set saat mengaplikasikannya.

Di kulit normal to dry, skin prep jadi kunci dan tips pengaplikasian untuk hasil yang lebih natural

Lalu, apakah cushion ini cocok untuk kulit normal to dry? Menurutku, jawabannya iya, tetapi dengan catatan kamu tidak melewatkan skin prep. Di kulitku yang normal to dry, cushion ini terasa cukup matte, tapi nggak kasih sensasi yang bikin kulit terasa tight. Kalau kondisi kulit sedang kurang terhidrasi, hasilnya berpotensi terlihat kurang maksimal di area yang lebih kering.

Sebelum memakai cushion ini, aku lebih dulu menggunakan hydrating toner, serum, dan moisturizer agar kulit terasa lebih lembap. Menurutku, langkah ini cukup membantu cushion menempel lebih baik dan membuat hasil akhirnya terlihat lebih smooth. Kalau kamu juga punya tipe kulit yang sama, menurutku skin prep bukan lagi opsi, melainkan langkah yang sebaiknya nggak dilewatkan. Walaupun memang untuk pemilik kulit kering akan ada sedikit dry patches setelah dipakai beberapa lama, seperti aku, smile line mulai terdefinisi setelah pemakaian sampai sore hari. 

Baca juga: Review Haquhara Corrector Shade Peach, Color Corrector Ringan untuk Samarkan Mata Panda

Karena coverage-nya tinggi, aku juga sempat melakukan sedikit trial and error saat pertama kali memakainya. Awalnya, aku langsung mengaplikasikan produk dari puff ke wajah. Hasilnya memang flawless, tetapi menurutku terlihat sedikit terlalu “full makeup” untuk penggunaan sehari-hari.

Setelah beberapa kali mencoba, aku menemukan cara yang lebih cocok. Setelah mengambil produk dari sponge cushion, aku biasanya menepuk-nepukkan puff terlebih dahulu pada bagian dalam tutup compact untuk mengurangi excess product. Baru setelah itu cushion diaplikasikan tipis-tipis ke wajah sambil di-build sesuai kebutuhan. Menurutku, cara ini membuat complexion tetap memiliki coverage yang tinggi, tetapi hasil akhirnya terlihat lebih natural dan skin-like.

Final verdict

mop cushion

Secara keseluruhan, MOP Unbothered Demi-Matte Cushion menurutku cocok untuk pemilik kulit normal hingga cenderung kering yang menginginkan cushion dengan coverage tinggi dan hasil akhir yang flawless. Efek blur-nya juga cukup terlihat sehingga pori-pori tampak lebih tersamarkan dan warna kulit menjadi lebih merata.

Namun, cushion ini memang membutuhkan skin prep yang baik agar hasilnya tetap nyaman di kulit normal to dry. Selain itu, karena formulanya cepat nge-set dan pigmentasinya cukup tinggi, sebaiknya aplikasikan sedikit demi sedikit agar hasil akhirnya tetap terlihat natural.

Baca juga: Fresh Flawless dan Natural, Intip Makeup Athina di Prosesi Mitoni Anak Pertamanya!

Kalau kamu menyukai cushion dengan coverage tinggi yang tetap terasa ringan di kulit, MOP Unbothered Demi-Matte Cushion layak untuk dicoba. Pastikan saja kulitmu sudah terhidrasi dengan baik sebelum mengaplikasikannya agar hasil complexion terlihat lebih maksimal!

Images: Dok. Brand, Dok. Female Daily/armeliafarah

Slow Down

Please wait a moment to post another comment