Nggak hanya aksinya di final Piala Dunia 2026, gaya rambut Ferran Torres juga sukses mencuri perhatian. Kenalan sama Flow Cut!
Nama Ferran Torres tengah jadi perbincangan hangat di jagat sepak bola dunia. Penyerang Barcelona ini menjelma jadi pahlawan Timnas Spanyol usai mencetak gol tunggal pada babak extra time yang membawa La Roja menang 1-0 atas Argentina di final Piala Dunia 2026. Gol tersebut sekaligus mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia keduanya, setelah yang pertama diraih pada 2010.
Namun bukan cuma aksinya di lapangan yang menyita perhatian publik. Penampilan Ferran Torres, khususnya gaya rambutnya, juga ikut jadi sorotan. Banyak yang menilai tampilannya kini terlihat jauh lebih glow up dibanding sebelumnya. Rahasianya ternyata sederhana, perubahan gaya rambut ke Flow Cut Hairstyle yang berhasil mengangkat keseluruhan visualnya.
Baca juga: BTS Bikin Halftime Show Piala Dunia 2026 Meledak dengan ‘Dynamite’!
Apa itu Flow Cut hairstyle?

(Photo by Jose Breton/Pics Action/NurPhoto via Getty Images)
Dikenal juga sebagai “European flow cut”, ini adalah gaya rambut pria dengan panjang medium yang dibuat berdasarkan pergerakan alami rambut. Rambut dibiarkan mengikuti arah tumbuhnya sendiri, nggak dibentuk kaku ataupun terlalu terstruktur. Dulu gaya ini lebih dikenal secara kasual sebagai “bro flow cut”, namun interpretasi modernnya kini berkembang menjadi jauh lebih rapi dan elegan.
Saat ini, Flow Cut jadi salah satu gaya rambut pria yang lebih mengutamakan tekstur alami, siluet yang lebih lembut, dan hasil akhir yang effortless. Yang bikin menarik, dengan Flow Cut rambut dibiarkan bergerak alami sesuai karakter aslinya.
Kenapa cuma ganti gaya rambut bisa bikin Ferran Torres glow up?

Perubahan gaya rambut memang terkesan sepele, tapi dampaknya pada penampilan bisa signifikan, seperti yang terjadi pada Ferran Torres. Flow Cut membuat fitur wajahnya terlihat lebih balance karena potongan ini mengandalkan poni dan sisi rambut yang jatuh natural mengikuti arah tumbuhnya rambut, bukan dibentuk kaku dengan garis potongan yang tegas.
Efeknya, garis wajah yang sebelumnya terkesan terlalu tajam dengan potongan Buzzcut, kini jadi terlihat lebih seimbang berkat volume rambut yang lembut di bagian depan dan samping. Di sisi lain, tekstur rambut yang sedikit berantakan dan bergerak alami justru menambahkan kesan maskulin dan sharp, tanpa membuat wajah terlihat keras. Kombinasi sharp namun tetap ada sentuhan softness inilah yang membuat wajah terlihat lebih fresh, muda, dan proporsional secara keseluruhan. It works so well for Ferran, sampai-sampai muncul meme yang menyandingkan dirinya dengan karakter Flynn Rider dari animasi ‘Tangled’.
Jenis rambut dan bentuk wajah yang cocok untuk Flow Cut
View this post on Instagram
Dari segi jenis rambut, gaya ini paling cocok untuk tekstur lurus hingga sedikit bergelombang, dengan ketebalan sedang hingga tebal, dan panjang medium, karena kombinasi ini membuat rambut lebih mudah dibentuk mengikuti arah aliran alami sekaligus menghasilkan volume yang maksimal di bagian atas dan poni tanpa kehilangan bentuk.
Dari segi bentuk wajah, Flow Cut paling diuntungkan untuk wajah oval dan persegi, karena poni yang jatuh di dahi membantu melembutkan garis rahang yang tegas. Wajah dengan dahi lebar juga cocok, sebab poni panjang khas Flow Cut bisa menutupi sebagian dahi sehingga proporsi wajah terlihat lebih seimbang. Begitu pula dengan wajah berfitur tajam seperti tulang pipi atau rahang yang menonjol, karena volume lembut di bagian depan rambut menciptakan kontras yang membuat wajah tidak terlihat terlalu keras.
Baca juga: Rayakan Kemenangan Piala Dunia 2026, Intip Potret Lamine Yamal dengan Inés García!
Dengan perawatan dan teknik styling yang pas, Flow Cut bisa jadi salah satu opsi buat bikin penampilan jadi lebih fresh. Ferran Torres membuktikan ternyata buat glow up hanya butuh mengubah satu hal simpel saja, yaitu gaya rambut!
Images: Getty Images/Hugo Rivera, Getty Images/Tullio Puglia – FIFA, Instagram @ferrantorres



