
Nggak perlu buru-buru ganti skincare saat cuaca panas. Ini beberapa penyesuaian sederhana yang bisa membantu kulit tetap nyaman sepanjang hari.
Belakangan ini cuaca di berbagai daerah di Indonesia terasa semakin panas. Selain bikin tubuh lebih mudah berkeringat, kondisi ini juga bisa memengaruhi kulit. Wajah mungkin terasa lebih berminyak, makeup jadi lebih cepat luntur, atau bahkan muncul bruntusan dan jerawat. Kalau mengalami hal-hal tersebut, bukan berarti kamu harus langsung mengganti seluruh rangkaian skincare. Melansir dari Allure, ada beberapa penyesuaian sederhana yang bisa dilakukan agar kulit tetap terasa nyaman meski harus beraktivitas di tengah cuaca yang terik.
Baca juga: Collagen Multi Balm Stick Viral! Benarkah Bisa Bikin Kulit Glowing dan Awet Muda?

Sunscreen tetap menjadi langkah skincare yang paling penting, terutama saat paparan sinar matahari sedang tinggi. Menggunakannya hanya sekali di pagi hari belum tentu cukup, apalagi jika kamu banyak beraktivitas di luar ruangan. Agar perlindungannya tetap optimal, jangan lupa mengaplikasikan ulang sunscreen setiap sekitar dua jam atau sesuai kebutuhan. Selain memilih SPF yang sesuai, pastikan juga teksturnya nyaman sehingga kamu nggak malas untuk re-apply.

Kalau belakangan ini moisturizer favoritmu terasa terlalu berat, bukan berarti kamu harus mencari produk baru. Coba lihat kembali apakah kamu punya moisturizer atau skincare lain dengan tekstur yang lebih ringan, seperti gel atau lotion, yang lebih nyaman dipakai saat cuaca panas dan lembap. Begitu juga dengan produk skincare lainnya. Menyesuaikan tekstur dengan kondisi cuaca bisa membantu kulit terasa lebih nyaman tanpa harus mengubah rutinitas secara drastis.

Saat cuaca panas, produksi minyak memang cenderung meningkat. Namun, bukan berarti kulit sudah mendapatkan kelembapan yang cukup. Pelembap tetap berperan penting untuk menjaga skin barrier sekaligus membantu mempertahankan kadar air pada kulit. Kalau moisturizer yang biasa kamu pakai terasa terlalu rich, kamu bisa beralih ke formula yang lebih ringan tanpa perlu menghilangkan langkah ini dari skincare routine.
Baca juga: Rambut Rontok Setelah Diet? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selain sunscreen, antioksidan seperti vitamin C juga bisa menjadi pelengkap rutinitas skincare di pagi hari. Kandungan ini membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas akibat sinar UV dan polusi, sekaligus membantu membuat warna kulit tampak lebih merata. Kalau selama ini kamu sudah rutin memakai vitamin C, nggak ada alasan untuk menghentikannya saat cuaca sedang panas.

Rutinitas skincare yang terdiri dari banyak layer mungkin terasa nyaman di kondisi tertentu. Namun saat cuaca sedang panas, kulit bisa terasa lebih gerah sehingga penggunaan terlalu banyak produk justru membuat wajah kurang nyaman. Coba evaluasi kembali produk yang benar-benar dibutuhkan. Kamu tetap bisa mempertahankan langkah-langkah utama, seperti cleansing, moisturizer, dan sunscreen, tanpa harus memakai terlalu banyak layer.

Young woman applying face scrub product on her face while looking at mirror, wearing a bathrobe with her hair wrapped in towel.
Kulit yang terasa lebih berminyak bukan berarti membutuhkan eksfoliasi lebih sering. Menggunakan exfoliating acid secara berlebihan justru bisa membuat skin barrier terganggu dan kulit menjadi lebih sensitif. Kalau frekuensi eksfoliasi yang kamu lakukan saat ini sudah cocok untuk kulitmu, tidak perlu menambah intensitasnya hanya karena cuaca sedang lebih panas.
Baca juga: Beauty Sticks Lebih Rentan Terkontaminasi Bakteri? Ini Kata Dermatologist soal Kebersihannya!
Pada akhirnya, menyesuaikan skincare dengan kondisi cuaca bukan berarti harus membeli rangkaian produk baru atau mengubah rutinitas secara total. Perubahan kecil, seperti memilih tekstur yang lebih nyaman, menyederhanakan layering, dan lebih disiplin menggunakan serta mengaplikasikan ulang sunscreen, sudah bisa membantu menjaga kulit tetap nyaman di tengah cuaca yang semakin terik.
Images: Dok. iStock