beauty
in 7 hours
Beauty Sticks Lebih Rentan Terkontaminasi Bakteri? Ini Kata Dermatologist soal Kebersihannya!
Apakah beauty sticks lebih rentan terkontaminasi bakteri? Cari tahu fakta dari dermatologist serta cara menggunakan beauty sticks agar tetap higienis.
Beauty sticks bisa dibilang jadi salah satu format produk kecantikan yang lagi naik daun. Nggak cuma makeup seperti foundation, blush, atau contour, sekarang sunscreen pun banyak hadir dalam bentuk stick yang praktis dibawa ke mana saja. Tinggal swipe langsung ke wajah, touch-up pun jadi lebih mudah tanpa perlu mengotori tangan.
Tapi, pernah nggak sih kamu kepikiran kalau produk yang terus-menerus ditempelkan langsung ke kulit ini bisa saja menyimpan residu atau bahkan bakteri? Apalagi kalau beauty sticks dipakai setiap hari, dibawa bepergian, atau digunakan berkali-kali untuk re-apply.
Lantas, apakah beauty sticks memang lebih rentan terkontaminasi dibandingkan produk dalam bentuk pump, tube, atau powder? Menurut dermatologist, dr. Arini Astasari Widodo, SM, Sp.DVE, FINSDV, format stick memang memiliki perhatian tersendiri dari sisi kebersihan. Namun, bukan berarti produk ini tidak aman digunakan. Berikut penjelasannya!
Beauty sticks memang bersentuhan langsung dengan kulit

Salah satu alasan beauty sticks begitu digemari adalah karena praktis. Produk ini mudah diaplikasikan, tidak mudah tumpah, dan sangat membantu untuk touch-up maupun re-apply sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan. Namun, karena digunakan langsung pada kulit, setiap kali beauty sticks diaplikasikan, ada kemungkinan residu dari permukaan kulit ikut menempel pada produk. “Setiap kali stick menyentuh kulit, produk dapat membawa kembali residu berupa sel kulit mati, sebum, keringat, sisa skincare atau makeup, hingga mikroorganisme normal yang memang hidup di permukaan kulit,” jelas dr. Arini.
Kondisi ini berbeda dengan produk dalam kemasan pump atau tube yang isi produknya tidak bersentuhan langsung dengan kulit. Meski begitu, bukan berarti beauty sticks berbahaya. Menurut dr. Arini, sebagian besar kosmetik modern telah dilengkapi sistem pengawet atau preservative system yang mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme selama produk digunakan sesuai petunjuk.
Jadi, apakah beauty sticks bisa terkontaminasi bakteri?

Jawabannya bisa, tetapi risikonya relatif rendah jika digunakan dengan benar. Dr. Arini menjelaskan bahwa beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa kosmetik yang sering bersentuhan langsung dengan kulit dapat mengalami peningkatan jumlah bakteri di permukaannya seiring waktu. Namun, bakteri tersebut umumnya merupakan flora normal kulit, seperti staphylococcus epidermidis atau cutibacterium acnes, bukan bakteri penyebab infeksi pada kulit yang sehat.
Risiko kontaminasi justru meningkat apabila produk digunakan bergantian dengan orang lain, diaplikasikan pada kulit yang sedang mengalami infeksi aktif, disimpan di tempat yang panas atau lembap, sudah melewati masa pakai setelah dibuka (PAO), atau kemasan dan tutupnya jarang dibersihkan.
Baca juga: Perbedaan Purging dan Breakout: Kenali Ciri-Cirinya agar Tidak Salah Menangani Jerawat
Bagaimana kalau dipakai saat kulit sedang breakout?

Kalau kamu sedang breakout, beauty sticks tetap boleh digunakan, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Menurut dr. Arini, jerawat bukanlah kondisi yang menular, sehingga penggunaan beauty stick di area wajah lain tidak otomatis membuat jerawat menyebar. Namun, menggosok produk terlalu keras pada jerawat yang sedang meradang justru bisa memperparah inflamasi akibat gesekan.
Selain itu, jika beauty sticks digunakan pada jerawat yang sudah pecah atau bernanah, permukaan produk sebaiknya dibersihkan sebelum digunakan kembali. Sementara pada kondisi seperti herpes, impetigo, infeksi jamur, atau luka terbuka, produk sebaiknya tidak diaplikasikan langsung pada area tersebut karena mikroorganisme penyebab infeksi dapat berpindah ke permukaan stick.
Bagi pemilik kulit acne-prone, dr. Arini juga mengingatkan bahwa memilih produk dengan klaim non-comedogenic dan formulasi yang sesuai dengan jenis kulit tetap menjadi faktor yang lebih penting dibandingkan sekadar bentuk produknya.
Tips agar beauty sticks tetap higienis dan hati lebih tenang untuk memakainya

Agar beauty sticks tetap aman digunakan sehari-hari, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan, yaitu hindari menggunakan produk secara bergantian dengan orang lain, jangan aplikasikan langsung pada kulit yang sedang mengalami infeksi aktif atau luka terbuka, bersihkan permukaan stick secara berkala menggunakan tisu bersih atau kapas yang dibasahi alkohol 70%, lalu biarkan mengering sebelum ditutup kembali, pastikan tangan dalam keadaan bersih saat membuka dan menutup kemasan, dan yang terakhir adalah simpan produk di tempat yang sejuk, kering, serta perhatikan masa pakai setelah kemasan dibuka.
Baca juga: Lip Liner Trick, Cara Overline Bibir agar Terlihat Lebih Penuh tapi Tetap Natural!
Jadi, nggak perlu buru-buru menghindari beauty sticks hanya karena khawatir soal kebersihannya. Selama digunakan dengan cara yang tepat dan dijaga higienitasnya, format produk ini tetap aman sekaligus praktis untuk menemani rutinitas makeup maupun skincare sehari-hari!
Images: Dok. iStock



