banner-detik

entertainment

Bagaimana Netflix Merayakan Fandom K-Pop Melalui Beragam Genre

seo-img-article

K-Pop di Netflix menjadi gambaran bahwa Fandom K-Pop bisa hadir lewat berbagai genre! 

Pengalaman menikmati K-pop kini telah berkembang jauh lebih dari sekadar musik. Saat ini, fenomena budaya global tersebut telah membentuk cara orang di seluruh dunia terhubung, berkreasi, bepergian, serta mengekspresikan diri. Tak hanya itu, K-pop juga menghadirkan berbagai cerita yang berangkat dari budaya tersebut.

Di berbagai judul dalam katalog Netflix, K-pop hadir dalam beragam format. Mulai dari animasi, dokumenter, serial drama, hingga acara Netflix Live. Melalui berbagai format ini, penonton dapat melihat perspektif yang berbeda tentang bagaimana K-pop telah mengubah dunia dan berkembang menjadi salah satu fenomena budaya paling berpengaruh saat ini.

Fenomena Global Kpop Demon Hunters 

Siapa yang nggak familiar dengan KPop Demon Hunters? Rasanya hampir semua orang mengetahuinya. Bahkan, jika ditanya ke anak kecil, K-pop yang mereka tahu adalah KPop Demon Hunters. Genap satu tahun sejak KPop Demon Hunters pertama kali menunjukkan kepada penggemar How It’s Done. Film ini sering disebut sebagai surat cinta untuk fandom K-pop. KPop Demon Hunters mengeksplorasi ikatan emosional antara idola dan penggemar melalui kisah grup superstar K-pop HUNTR/X yang diam-diam harus melindungi dunia dari ancaman supranatural, termasuk rival mereka, sebuah boy group iblis yang menyamar.

Hingga kini, KPop Demon Hunters masih menjadi judul original Netflix paling populer sepanjang masa. Lebih dari 600 juta penayangan global sejak debutnya pada 20 Juni 2025. Film ini juga menjadi satu-satunya judul dalam sejarah Netflix yang berhasil bertahan selama 52 minggu berturut-turut di Global Top 10 Netflix. Selain itu, film ini berhasil masuk ke Top 10 Netflix di seluruh 93 negara yang memiliki peringkat Top 10 Netflix dan menduduki posisi #1 di 76 negara.

Di media sosial, KPop Demon Hunters menghasilkan lebih dari 4,6 miliar impresi. Sementara itu, pengalaman Roblox Netflix yang terinspirasi dari film ini telah dimainkan selama lebih dari 11,5 juta jam oleh pengguna di seluruh dunia. Franchise ini juga berkembang ke berbagai lini, mulai dari merchandise, buku, pengalaman gaming, acara live, hingga atraksi imersif yang akan datang.

Baca juga: XEXYMIX Resmikan Flagship Store Pertama Asia Tenggara di Jakarta

Kembalinya BTS Satukan Fandom K-Pop Lewat Watch Party Terbesar di Dunia 

Sementara itu, KPop Demon Hunters merayakan fandom K-pop melalui animasi. BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG merayakan antusiasme tersebut secara langsung dan real-time. Menandai penampilan reuni perdana BTS sebagai grup lengkap setelah hampir empat tahun, acara ini berhasil mempertemukan jutaan penggemar di seluruh dunia dalam pertunjukan musik live terbesar yang pernah dihadirkan Netflix hingga saat ini.

Disiarkan langsung dari Gwanghwamun Square, salah satu lokasi ikonik di Seoul, acara ini menarik 18,4 juta penonton global. Selain itu, acara ini masuk ke dalam Top 10 mingguan Netflix di 80 negara dan menduduki posisi #1 di 24 negara. Antusiasme penggemar juga terlihat di media sosial. Acara ini menghasilkan lebih dari 2,62 miliar impresi di kanal media sosial milik Netflix. Sementara jutaan penggemar dari berbagai belahan dunia menyaksikan momen tersebut secara bersamaan.

Unscripted: di Balik Sorotan Dunia K-Pop 

Melalui tayangan unscripted (tanpa naskah), dokumenter menghadirkan kehidupan di balik layar sejumlah grup musik terbesar di dunia. Penonton diajak melihat masa pelatihan sebagai trainee, persaingan yang ketat, hingga disiplin, tekanan, dan ketekunan yang menjadi kunci kesuksesan mereka. Salah satunya, Pop Star Academy: KATSEYE mengikuti perjalanan 20 peserta yang terpilih dari lebih dari 120.000 pendaftar di seluruh dunia. Mereka bersaing memperebutkan enam posisi dalam girl group global baru, KATSEYE.

Selain itu, BLACKPINK: Light Up the Sky, dokumenter pertama BLACKPINK, membawa penonton melihat lebih dekat perjalanan penuh kerja keras yang mengantarkan grup tersebut menuju kesuksesan di panggung dunia. Sementara itu, BTS: THE RETURN mengabadikan momen reuni BTS di studio saat mereka merekam ARIRANG dan mempersiapkan penampilan besar mereka dalam siaran Netflix Live.

Baca juga: Akan Gelar Fan Concert di Jakarta, Intip Kolaborasi Kim Myung Soo X Fossil

Ketika Penggemar K-Pop Menjadi Pusat Cerita dalam Night Shift for Cuties

Di sisi lain, serial Indonesia terbaru Netflix, Night Shift for Cuties, menghadirkan kisah dari sudut pandang para penggemar K-pop. Serial ini mengikuti perjalanan dua rekan kerja di sebuah minimarket. Persahabatan mereka diuji ketika keduanya bersaing untuk mendapatkan kesempatan bertemu dengan idola favorit. Cerita ini menggambarkan harapan, persahabatan, dan ikatan emosional yang menjadikan fandom sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Serial ini juga menjadi pencapaian baru bagi Netflix. Produksi Indonesia pertama yang menghadirkan satu album penuh lagu original soundtrack yang terinspirasi oleh semangat dan energi K-pop. Melalui perpaduan tersebut, musik dan cerita keseharian dalam serial ini merayakan komunitas yang penuh antusiasme. Ada rasa kebersamaan yang menjadi inti dari budaya fandom.

Pada akhirnya, melalui berbagai genre dan format cerita, Netflix terus menghadirkan beragam perspektif tentang bagaimana K-pop menginspirasi koneksi, kreativitas, dan percakapan budaya di seluruh dunia.

 

Image: Netflix 

Slow Down

Please wait a moment to post another comment