ic-fd

IKEA Indonesia dan MSC Rayakan World Ocean Day Melalui Molecular Gastronomy Experience bersama Chef Andrian Ishak

lifestyle
author

diaan_acil・in 6 hours

detail-thumb

Melalui Molecular Gastronomy Experience di IKEA Alam Sutera, IKEA Indonesia mengajak pelanggan menikmati hidangan kreatif sekaligus belajar tentang seafood berkelanjutan.

Dalam rangka memperingati World Ocean Day, IKEA Indonesia berkolaborasi dengan Marine Stewardship Council (MSC) menghadirkan Molecular Gastronomy Experience di IKEA Alam Sutera bersama Chef Andrian Ishak. Melalui pengalaman kuliner ini, para peserta diajak mengeksplorasi bahan makanan yang digunakan pada sesi tersebut dan cerita di baliknya, termasuk pentingnya memilih seafood yang diperoleh dari sumber yang dikelola secara bertanggung jawab.

Baca juga: JakartaXBeauty 2026 Kembali Hadir! Ini Daftar Brand yang Wajib Masuk Wishlist

Sebagai bagian dari upaya menghadirkan pilihan makanan yang lebih berkelanjutan, IKEA menggunakan salmon bersertifikasi MSC pada berbagai produk dan menu yang tersedia bagi pelanggan. Selain produk salmon beku yang tersedia di Swedish Food Market, salmon bersertifikasi MSC juga digunakan dalam berbagai hidangan yang disajikan di restoran IKEA, termasuk Smoked Salmon dan menu terbaru Baked Salmon with Butter Rice and Garlic Sauce.

“Salmon merupakan salah satu pilihan makanan yang banyak dinikmati pelanggan IKEA. Karena itu, penting bagi kami untuk memastikan bahwa bahan yang kami gunakan tidak hanya memenuhi standar kualitas yang kami harapkan, tetapi juga berasal dari sumber yang dikelola secara bertanggung jawab, untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Melalui kolaborasi bersama MSC dan Chef Andrian Ishak, kami ingin mengajak pelanggan mengenal lebih dekat perjalanan di balik makanan yang mereka konsumsi,” ujar Ariane Vinsontia, Food Commercial Manager IKEA Indonesia, mengutip dari siaran pers. 

Selain menghadirkan pilihan seafood bersertifikasi MSC, IKEA juga menyediakan beberapa menu yang menggunakan ikan bersertifikasi ASC (Aquaculture Stewardship Council), seperti Fish and Chips di restoran IKEA dan Fish Bun di Swedish Bistro. Pada periode ini, IKEA juga memperkenalkan Beef Wallenbergare with Mashed Potato, Lingonberry & Gravy sebagai salah satu menu terbaru khas Swedia yang tersedia bagi pelanggan.

Baca juga: Lipstick Effect di Era Gen Z, Dari Beauty Products sampai Weekend Getaway

Sertifikasi MSC dengan tanda label biru membantu memastikan bahwa seafood yang dikonsumsi berasal dari perikanan yang memenuhi standar keberlanjutan, termasuk menjaga kesehatan populasi ikan, meminimalkan dampak terhadap ekosistem laut, serta menerapkan sistem keterlacakan (traceability) yang jelas sepanjang rantai pasok.

“Laut memang menyediakan sumber protein bagi lebih dari tiga miliar orang di dunia, namun saat ini lebih dari sepertiga stok ikan global dieksploitasi secara berlebihan. Karena itu, pilihan seafood berkelanjutan menjadi semakin penting untuk membantu menjaga kesehatan laut sekaligus memastikan sumber daya tersebut tetap tersedia di masa depan. Kolaborasi dengan IKEA menunjukkan bagaimana pelaku industri dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap pilihan seafood yang lebih berkelanjutan,” ujar Hirmen Syofyanto, Program Director Marine Stewardship Council Indonesia.

Dalam sesi Molecular Gastronomy Experience, Chef Andrian Ishak menghadirkan rangkaian hidangan yang menggunakan bahan makanan yang tersedia di IKEA sepeti salmon bersertifikasi MSC. Melalui eksplorasi rasa, tekstur, dan teknik penyajian, para peserta diajak melihat bagaimana kualitas dan karakter sebuah bahan dapat diterjemahkan menjadi pengalaman makan yang berbeda.

Baca juga: Maudy Ayunda Foundation bersama Save the Children Indonesia Hadirkan Ruang Belajar Sementara di Aceh Timur!

“Sebagai chef, bahan baku adalah inti dari setiap hidangan. Jika sumber daya laut tidak dijaga dengan baik, kita berisiko kehilangan banyak jenis seafood yang selama ini menjadi bagian penting dari dunia kuliner. Ketika sebuah bahan memiliki kualitas yang konsisten dan asal-usul yang jelas, kami memiliki lebih banyak ruang untuk berkreasi dan menghadirkan pengalaman makan yang berbeda. Inovasi dalam kuliner bukan hanya tentang teknik atau presentasi, tetapi juga tentang membangun apresiasi yang lebih besar terhadap bahan makanan dan proses di baliknya,” ujar Chef Andrian Ishak.

Upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pelaku industri, organisasi independen, hingga konsumen. Melalui kolaborasi ini, IKEA ingin turut berkontribusi dalam mendorong praktik yang lebih bertanggung jawab di sepanjang rantai pasok makanan.

“Bagi IKEA, keberlanjutan perlu hadir dalam pilihan yang dapat diakses oleh banyak orang. Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu membuka lebih banyak percakapan mengenai pentingnya menjaga sumber daya alam, sekaligus menunjukkan bahwa makanan yang kita nikmati setiap hari juga memiliki hubungan dengan masa depan lingkungan di sekitar kita,” tutup Ahmad Alhamid, Sustainability Business Partner IKEA Indonesia.

 

Image: IKEA Indonesia