banner-detik

fragrance

La Bomba, Parfum Baru Carolina Herrera dengan Botol Kupu-Kupu yang Menawan

seo-img-article

Disebut sebagai salah satu peluncuran parfum terpenting dari Carolina Herrera, La Bomba hadir dalam botol kupu-kupu yang menyerupai perhiasan.

Carolina Herrera kembali menghadirkan kejutan di dunia wewangian dengan meluncurkan La Bomba, fragrance terbaru yang disebut sebagai peluncuran paling penting dari rumah mode tersebut sejak tahun 2016. Parfum ini hadir sebagai representasi dari kebebasan untuk menjadi diri sendiri.

Baca juga: Kolaborasi Polly Pocket x Dasique, Mainan Masa Kecil yang “Kembali Hidup”

Sejarah di balik namanya

Nama La Bomba sendiri memiliki sejarah yang menarik. Julukan ini pertama kali diberikan oleh editor mode legendaris Diana Vreeland kepada Carolina Herrera, untuk menggambarkan energi dan gaya ikonik sang desainer yang tak terlupakan. Lebih dari empat dekade kemudian, julukan tersebut diabadikan menjadi nama parfum yang merangkum feminine energy Herrera, yaitu sosok yang spontan, penuh energi, dan selalu mengekspresikan dirinya sesuai dengan apa yang dirasakan.

Fruity floral yang elektrik

La Bomba dirancang oleh tiga perfumer ternama, yaitu Christophe Raynaud, Quentin Bisch, dan Louise Turner. Hasilnya adalah fragrance fruity floral yang dibuat untuk tampil bold dan elektrik. Aromanya dibuka dengan notes yang cukup upredictable, yaitu exotic pitaya. Buah tropis dengan kulit yang mencolok dan daging buah yang manis serta segar ini memberikan kesan pertama yang juicy. 

Selanjutnya, aroma berkembang menjadi burst of florals lewat cherry peony, varietas bunga peony yang langka dengan kelopak lebat dan aroma yang khas, dipadukan dengan sentuhan rose yang vivid. Notes ini diiringi oleh frangipani, bunga dari plumeria rubra yang menambahkan sensasi sensual dengan nuansa solar dan sharpIt screams summer in a bottle!

Untuk base, La Bomba menggunakan solar vanilla yang diekstrak dengan metode tincture tradisional, menghasilkan jejak aroma hangat dan tahan lama yang menjadi ciri khas Carolina Herrera.

Botol kupu-kupu layaknya perhiasan

carolina herrera la bomba

Selain aroma, hal yang paling mencuri perhatian dari La Bomba adalah desain botolnya. Kali ini, Carolina Herrera menghadirkan botol berbentuk kupu-kupu yang terlihat seperti perhiasan. Menurut Carolina A. Herrera, Creative Director Fragrance Carolina Herrera, jika sebuah parfum istimewa, maka botolnya pun harus tampil spektakuler. Filosofi ini terlihat jelas pada La Bomba, di mana botol kupu-kupu ini dibuat dari kaca dengan warna pink dan merah khas Carolina Herrera, warna yang merepresentasikan femininitas yang berani.

Pemilihan bentuk kupu-kupu pun bukan tanpa alasan. Kupu-kupu dipilih karena merepresentasikan creative energy dari alam serta keindahan yang bebas. Sama seperti kupu-kupu yang sulit ditangkap namun selalu meninggalkan kesan, La Bomba pun dirancang untuk memberikan impresi yang sama. Bentuk ini juga melambangkan transformasi serta kebebasan dalam bergerak.

Baca juga: Ingin Aroma yang Kamu Banget? Ini 3 Tempat Custom Perfume yang Bisa Dicoba

Lewat parfum ini, Carolina Herrera mengajak kamu untuk lebih berani, lebih ekspresif, dan nggak ragu menunjukkan siapa dirimu sebenarnya. Karena pada dasarnya, semua orang punya sisi “La Bomba” di dalam dirinya.

Images: dok. Carolina Herrera

Slow Down

Please wait a moment to post another comment