Cara pakai retinol bisa menentukan apakah kulit akan terasa kering atau mengelupas saat pertama kali menggunakannya. Jangan langsung panik! Bisa jadi itu adalah bagian dari proses adaptasi kulit.
First time pakai retinol sering kali menjadi pengalaman yang bikin penasaran sekaligus deg-degan. Di satu sisi, kandungan ini dikenal sebagai salah satu bahan aktif terbaik untuk membantu mengatasi tanda penuaan dan memperbaiki tekstur kulit. Namun di sisi lain, banyak orang khawatir dengan efek samping yang mungkin muncul saat pertama kali menggunakannya.
Sebelum memasukkan retinol ke dalam skincare routine, ada baiknya memahami apa saja yang mungkin terjadi pada kulit selama masa adaptasi.
Kenapa Retinol Bisa Membuat Kulit Bereaksi?
Retinol merupakan turunan vitamin A yang bekerja dengan mempercepat pergantian sel kulit. Karena aktivitasnya yang cukup tinggi, kulit membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan bahan aktif ini.
Saat proses adaptasi berlangsung, sebagian orang mungkin mengalami kulit terasa lebih kering, sedikit kemerahan, atau muncul pengelupasan ringan. Kondisi ini dikenal sebagai retinization dan termasuk reaksi yang cukup umum, terutama pada pemula.
Baca juga: Menikmati Momen Lewat Aroma, Ini 3 Parfum Lokal dengan Karakter yang Personal
Reaksi yang Umum Terjadi Saat Pertama Kali Pakai Retinol

Kulit yang terasa lebih kering menjadi salah satu keluhan yang paling sering dialami. Selain itu, tekstur kulit juga bisa terasa sedikit kasar atau muncul sensasi tertarik setelah mencuci wajah.
Beberapa orang juga mengalami pengelupasan ringan di area tertentu seperti sekitar hidung, dagu, atau mulut. Dalam beberapa kasus, jerawat yang sebelumnya tersembunyi di bawah permukaan kulit bisa muncul lebih cepat. Fenomena ini sering disebut sebagai purging.
Meski demikian, tidak semua orang akan mengalami reaksi yang sama. Ada juga yang bisa menggunakan retinol tanpa mengalami efek samping berarti.
Cara Pakai Retinol dengan Aman
Agar kulit tidak kaget, mulailah dengan konsentrasi rendah dan gunakan dua hingga tiga kali seminggu pada malam hari. Setelah kulit mulai terbiasa, frekuensi pemakaian dapat ditingkatkan secara bertahap.
Kamu juga bisa mencoba metode sandwich, yaitu mengaplikasikan moisturizer sebelum dan sesudah retinol untuk membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus mengurangi risiko iritasi.
Baca juga: Functional Foods, Makanan yang Punya Manfaat Lebih untuk Tubuh
Jangan Lupakan Sunscreen

Saat menggunakan retinol, sunscreen menjadi langkah yang nggak boleh dilewatkan. Retinol dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari sehingga perlindungan ekstra sangat diperlukan.
Dengan penggunaan yang konsisten dan bertahap, masa adaptasi biasanya akan berlalu dan kulit mulai menunjukkan manfaat retinol seperti tekstur yang lebih halus, tampilan pori yang lebih rapi, serta kulit yang terlihat lebih sehat dan glowing.
Image: iStock



