beauty
a day ago
Fish Oil Bisa Bantu Kulit Glowing? Ini Penjelasan Dermatologist Soal Manfaatnya untuk Kesehatan Kulit!
Selain baik untuk jantung, fish oil juga disebut dapat mendukung kesehatan kulit yang bikin kulit glowing secara natural. Ketahui manfaat dan cara konsumsinya menurut dermatologist.
Fish oil atau minyak ikan selama ini lebih dikenal sebagai suplemen yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Namun belakangan, fish oil juga semakin sering dikaitkan dengan kesehatan kulit. Nggak sedikit orang yang mengonsumsinya dengan harapan kulit menjadi lebih sehat, lembap, hingga tampak lebih glowing. Lalu, benarkah fish oil memiliki manfaat untuk kulit?
Baca juga: Parfum Cepat Hilang? Coba 4 Body Oil yang Bikin Wangi Lebih Tahan Lama
Menurut dr. Arini Astasari Widodo, SM, Sp.DVE, FINSDV, manfaat tersebut berasal dari kandungan asam lemak omega-3 rantai panjang, terutama EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid). Kedua nutrisi ini diketahui memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk kulit.
Menurut Dermatologist, mengapa fish oil bisa bermanfaat untuk kulit?

Nah, dr. Arini menjelaskan bahwa kulit merupakan salah satu organ yang sangat dipengaruhi oleh proses inflamasi dan stres oksidatif. Sementara itu, EPA dan DHA berperan sebagai komponen penting membran sel sekaligus menjadi prekursor berbagai molekul antiinflamasi yang membantu mengendalikan respons peradangan dalam tubuh. Karena itu, manfaat fish oil terhadap kulit tidak hanya berasal dari satu mekanisme saja, melainkan kombinasi dari kemampuannya dalam membantu mengurangi inflamasi, menjaga fungsi skin barrier, mengurangi stres oksidatif, serta mendukung proses regenerasi kulit. Berbeda dengan skincare yang bekerja dari luar, omega-3 dalam fish oil bekerja secara sistemik dari dalam tubuh. Oleh karena itu, hasilnya cenderung tidak instan dan membutuhkan konsumsi yang konsisten dalam jangka waktu tertentu.
Empat manfaat fish oil untuk kesehatan kulit menurut dermatologist
Membantu menjaga skin barrier dan kelembapan kulit
Salah satu manfaat omega-3 yang paling sering dikaitkan dengan kesehatan kulit adalah kemampuannya dalam membantu menjaga skin barrier. Omega-3 membantu mempertahankan integritas membran sel dan lapisan lipid kulit, sehingga kulit dapat menjaga kelembapannya dengan lebih baik. Dengan skin barrier yang sehat, kulit juga tidak mudah mengalami kehilangan air berlebih atau transepidermal water loss (TEWL). Hal ini membuat kulit terasa lebih nyaman, lembap, dan nggak mudah kering, yang akhirnya memberikan efek kulit jadi glowing secara natural.
Bisa mengurangi peradangan kulit
EPA memiliki efek antiinflamasi yang dapat membantu menurunkan produksi berbagai mediator inflamasi dalam tubuh. Karena sifat tersebut, omega-3 dinilai berpotensi membantu mendukung pengelolaan berbagai kondisi kulit yang berkaitan dengan peradangan, seperti dermatitis atopik, psoriasis, rosacea, maupun jerawat inflamasi. Meski begitu, fish oil bukanlah pengobatan utama untuk kondisi-kondisi tersebut. Suplemen ini lebih berperan sebagai pendukung yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.
Baca juga: Sunscreen Menggumpal setelah Pakai Skincare? Ternyata Ini 5 Penyebabnya!
Bisa bantu melindungi kulit dari dampak paparan sinar UV
Paparan sinar matahari dapat memicu stres oksidatif dan inflamasi pada kulit yang pada akhirnya berkontribusi terhadap penuaan dini. Menurut dr. Arini, omega-3 dalam fish oil dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan respons inflamasi yang terjadi setelah kulit terpapar sinar UV. Karena itu, fish oil berpotensi mendukung perlindungan terhadap photoaging atau penuaan kulit akibat sinar matahari. Namun, penting untuk diingat bahwa fish oil tidak dapat menggantikan fungsi sunscreen. Penggunaan tabir surya tetap menjadi langkah utama untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.
Mendukung kesehatan kulit jangka panjang
Selain memberikan manfaat jangka pendek, efek antiinflamasi dan antioksidatif omega-3 juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang. Omega-3 diketahui berperan dalam menjaga kualitas kolagen, mendukung proses regenerasi kulit, serta membantu proses penuaan kulit yang lebih sehat. Dengan kata lain, fish oil dapat menjadi salah satu faktor pendukung untuk menjaga kualitas kulit seiring bertambahnya usia.
Berapa banyak fish oil yang perlu dikonsumsi untuk kesehatan kulit?

Untuk mendapatkan manfaat bagi kulit, beberapa penelitian menggunakan dosis sekitar 1–2 gram EPA dan DHA per hari yang dikonsumsi selama beberapa minggu hingga beberapa bulan. Namun, dr. Arini mengingatkan bahwa yang perlu diperhatikan bukan hanya jumlah total fish oil yang tertera pada kemasan, melainkan kandungan EPA dan DHA yang terdapat di dalamnya. Karena setiap produk memiliki komposisi yang berbeda, penting untuk membaca label dengan cermat sebelum mengonsumsinya. Selain itu, perlu dipahami bahwa fish oil bukan suplemen yang memberikan hasil instan. Karena bekerja dari dalam tubuh, manfaatnya umumnya baru terlihat setelah dikonsumsi secara rutin dan konsisten.
Fish oil bukan pengganti skincare dan sunscreen

Meski memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan kulit, fish oil sebaiknya dipandang sebagai pelengkap, bukan pengganti skincare maupun sunscreen. Menjaga kesehatan kulit tetap memerlukan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari penggunaan skincare yang sesuai kebutuhan kulit, perlindungan terhadap sinar matahari, pola makan seimbang, hingga gaya hidup yang sehat.
Baca juga: Jerawat di Dahi Muncul Terus? Yuk Cari Tahu Trigger-nya!
Jadi, jika kamu tertarik mengonsumsi fish oil untuk mendukung kesehatan dan bikin kulit glowing, pastikan ekspektasimu realistis. Fish oil memang berpotensi memberikan manfaat bagi tubuh, tetapi hasil terbaik tetap datang dari kombinasi berbagai kebiasaan sehat yang dilakukan secara konsisten!
Images: Dok. iStock




