
Belakangan ini, isu munculnya flek hitam akibat hot mat pilates lagi sering terdengar. Sebenarnya, itu mitos atau fakta, sih?
Hot mat pilates makin digemari karena dipercaya bisa membakar kalori lebih banyak sekaligus meningkatkan fleksibilitas tubuh. Tapi, beberapa waktu ke belakang, muncul kekhawatiran baru di kalangan wellness enthusiast, benarkah olahraga ini bisa memicu munculnya flek hitam di wajah? Nggak cuma orang-orang di sosial media saja yang penasaran, aku pun bertanya-tanya, apakah hal itu benar. Nah, kali ini dr. Arini Astasari Widodo, SM, Sp.DVE, FINSDV bakal menjawab sederet pertanyaan mengenai hal tersebut. Jadi, sebelum kamu panik duluan dan langsung cancel kelas, yuk cari tahu dulu penjelasan dari sudut pandang dermatologi!

Baca juga: Posisi Tidur Bisa Memengaruhi Kerutan Wajah, Mitos atau Fakta?
Secara ilmiah, panas memang bisa merangsang aktivitas melanosit yaitu sel-sel yang bertanggung jawab memproduksi pigmen kulit. Mekanismenya melibatkan jalur inflamasi dan stres oksidatif yang dapat memicu produksi melanin berlebih, bahkan tanpa paparan sinar UV sekalipun. Tapi, penting untuk dipahami bahwa hot mat pilates nggak secara langsung “mencetak” flek hitam di wajah.
Perlu dicatat bahwa panas biasanya bukan satu-satunya “biang kerok”. Faktor genetik, hormonal, paparan sinar matahari, dan kondisi kulit yang sudah ada sebelumnya jauh lebih sering berperan. Selain itu, nggak semua jenis hiperpigmentasi dipengaruhi oleh panas, lho. Jadi, kondisi ini sangat bergantung pada tipe kulit dan predisposisi masing-masing orang.

Ketika tubuh terpapar panas, kulitmu langsung bekerja keras untuk menurunkan suhu, pembuluh darah melebar, produksi keringat meningkat, dan aliran darah ke permukaan kulit pun bertambah. Semua ini adalah respons normal tubuh, tapi efeknya bisa berbeda-beda tergantung kondisi kulit kamu.
Bagi mereka yang punya kondisi kulit tertentu seperti rosacea, melasma, acne, atau kulit sensitif, suhu tinggi bisa jadi pemicu kambuhnya masalah tersebut. Kelenjar keringat dan minyak yang lebih aktif dalam kondisi panas juga bisa memperparah iritasi pada kulit yang sudah rentan.
Baca juga: Sunscreen Menggumpal setelah Pakai Skincare? Ternyata Ini 5 Penyebabnya!

Yes, nggak semua orang berisiko sama. Ada beberapa orang yang perlu lebih berhati-hati, misalnya pemilik kulit sawo matang hingga dark skin, orang dengan riwayat melasma atau post-inflammatory hyperpigmentation (PIH), perempuan dengan fluktuasi hormonal tinggi, hingga yang memiliki rosacea dan kulit sensitif. Ternyata, masyarakat Asia termasuk Indonesia memang memiliki risiko yang secara umum lebih tinggi dibandingkan orang-orang dengan kulit yang terang. Jadi, kalau kamu punya riwayat melasma atau tergolong sensitif, ada baiknya lebih waspada dan konsultasikan rutinitasmu ke dokter kulit, ya!

Selain suhu ruangan, ada beberapa faktor lain yang diam-diam bisa ikut memicu hiperpigmentasi pasca olahraga, seperti kebiasaan menggosok wajah terlalu keras dengan handuk, penggunaan exfoliating acid atau retinoid yang berlebihan, produk skincare dengan bahan iritatif, hingga gesekan dari pakaian yang terlalu ketat.
Plus, ada hal yang juga sering luput dari perhatian yaitu paparan sinar UV sehari-hari. Banyak orang berolahraga pagi atau siang, lalu terpapar matahari di perjalanan tanpa sadar. Dalam banyak kasus, flek hitam yang muncul sebenarnya adalah hasil akumulasi dari kombinasi faktor seperti UV, panas, hormon, genetik, dan inflamasi, bukan semata-mata karena hot mat pilates-nya itu sendiri.

Two women engaging in a yoga session, focused on mindfulness and physical fitness within a tranquil studio setting.
Belum tentu! Hot mat pilates nggak otomatis menjadi musuh kulitmu. Yang lebih penting adalah mengenali kondisi kulitmu sendiri dan melakukan langkah-langkah perlindungan yang tepat mulai dari nggak melewatkan sunscreen, menghindari menggosok wajah terlalu keras setelah berkeringat, hingga memilih skincare yang nggak memicu iritasi.
Baca juga: Women’s Active Living Festival Hadir Lagi! Jangan Sampai Kehabisan Tiketnya!
Kalau kamu punya riwayat melasma atau sedang dalam perawatan hiperpigmentasi, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kulit sebelum mulai rutin hot mat pilates. Dengan penanganan yang tepat, kamu tetap bisa menikmati manfaat olahraganya tanpa harus khawatir kulitmu jadi korban!
Image: iStock