Nggak hanya mengonsumsi makanan, kamu juga bisa mengandalkan beberapa minuman ini untuk menurunkan kolesterol setelah Idul Adha!
Meskipun Idul Adha sudah berlalu, tapi menu makananmu di rumah pasti masih didominasi oleh daging, kan? Wajar banget sih karena momennya memang spesial dan makanannya memang enak. Tapi setelah semua keseruan itu, kadar kolesterol kita bisa diam-diam melonjak, lho. Selain mengubah pola makan dengan sederet makanan, ada cara yang lebih praktis untuk mulai menurunkan kolesterol yaitu lewat minuman. Yup, beberapa minuman sehari-hari ternyata punya kemampuan luar biasa untuk mengatasi hal tersebut. Yuk, simak rekomendasinya!
Teh hijau

Teh hijau sudah lama dikenal sebagai salah satu minuman yang menyehatkan. Kandungan catechin sejenis antioksidan kuat di dalam teh hijau bisa bantu menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) sekaligus mencegah oksidasi kolesterol yang bisa merusak dinding pembuluh darah. Selain itu, teh hijau juga mengandung senyawa EGCG (epigallocatechin gallate) yang mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan. Agar hasilnya optimal, kamu bisa mengonsumsi 203 cangkir teh hijau per hari tanpa gula dan pilih yang diseduh langsung dari daun atau kantong teh, bukan versi minuman kemasan yang sudah banyak tambahan gula.
Baca juga: 5 Makanan yang Bisa Bantu Turunkan LDL setelah Idul Adha!
Jus apel

Jus apel mungkin terdengar biasa, tapi kandungan polifenol dan pektinnya (sejenis serat larut) punya peran besar dalam membantu menurunkan kolesterol. Pektin bekerja dengan cara mengikat kolesterol di saluran pencernaan sehingga nggak sempat diserap ke dalam aliran darah, lalu dibuang keluar bersama limbah tubuh. Sementara polifenol di dalamnya bisa mencegah LDL teroksidasi proses yang bikin kolesterol jahat makin berbahaya bagi jantung. Kamu bisa memilih jus apel tanpa tambahan gula, atau bisa banget makan buah apel utuh supaya mendapatkan manfaat serat yang lebih maksimal.
Susu kedelai

Kalau kamu biasanya minum susu sapi setiap hari, kamu bisa mempertimbangkan untuk beralih ke susu kedelai khususnya pasca Idul Adha ini. Itu karena susu kedelai mengandung isoflavon senyawa nabati yang terbukti membantu menurunkan kadar LDL dan trigliserida dalam darah. Selain itu, susu kedelai bebas kolesterol dan rendah lemak jenuh, sehingga jauh lebih ramah untuk jantung dibandingkan susu sapi full cream.
Baca juga: 4 Cara Cegah LDL Naik saat Idul Adha
Air rebusan jahe

Ternyata, jahe bukan cuma jadi pelengkap masakan, tapi juga punya manfaat untuk tubuh. Kandungan gingerol dan shogaol dalam jahe terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida, sekaligus meningkatkan HDL (kolesterol baik). Jahe juga bersifat anti-inflamasi yang bantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat kolesterol tinggi. Cara bikinnya juga gampang, kamu bisa merebus 2-3 irisan jahe segar dalam 2 gelas air selama 10 menit, saring, dan meminumnya saat masih hangat.
Jus jeruk

Selain dikenal sebagai sumber vitamin C terbaik, jus jeruk juga punya peran dalam mengontrol kolesterol. Kandungan flavonoid khususnya hesperidin dalam jeruk dapat membantu menurunkan LDL dan tekanan darah, dua faktor risiko utama penyakit jantung. Serat pektin yang ada pada jeruk (terutama kalau kamu makan buahnya langsung, bukan sekadar jusnya) juga bekerja mengikat kolesterol di usus sebelum diserap. Vitamin C-nya sendiri pun berperan sebagai antioksidan yang mencegah oksidasi LDL.
Baca juga: Tempat Brunch di Jakarta Pusat untuk Long Weekend, Cozy Buat Santai!
Itulah sederet minuman yang bisa kamu konsumsi untuk mengontrol kadar kolesterol, khususnya setelah Idul Adha. Supaya tetap sehat, jangan lupa juga untuk dikombinasikan dengan pola makan sehat dan tetap aktif bergerak. Nah, kalau kolesterol kamu sudah cukup tinggi dan ada keluhan yang mengganggu, tetap konsultasikan ke dokter, ya!
Image: iStock



