ic-fd

Jangan Panik, Kenali Tanda Iritasi Mata dan Cara Meredakannya!

lifestyle
author

armeliafarah・in 6 hours

detail-thumb

Sering mengalami mata perih atau terasa mengganjal? Ketahui penyebab iritasi mata dan cara sederhana untuk membantu meredakannya.

Mata terasa perih, merah, atau seperti ada yang mengganjal, memang bisa bikin aktivitas jadi nggak nyaman. Apalagi kalau kamu sehari-hari sering menatap layar laptop, memakai softlens, atau banyak beraktivitas di luar ruangan yang penuh debu dan polusi. Kondisi seperti ini seringkali jadi tanda mata mengalami iritasi ringan. Meski umumnya nggak berbahaya, iritasi mata tetap nggak boleh dianggap sepele. Kalau dibiarkan, rasa nggak nyaman pada mata bisa makin mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, penting untuk mengenali penyebab dan cara mengatasinya dengan tepat sejak awal.

Baca juga: Lagi Cari Tone Up Sunscreen? Ini Produk yang Wajib Masuk Wishlist!

Apa itu iritasi mata dan penyebab yang paling umum

iritasi mata

Iritasi mata adalah kondisi ketika mata mengalami peradangan ringan yang menyebabkan rasa nggak nyaman. Gejalanya bisa berbeda-beda pada setiap orang, mulai dari mata merah, gatal, berair, terasa panas, hingga sensasi seperti ada pasir di mata. Dalam beberapa kasus, mata juga bisa jadi lebih sensitif terhadap cahaya. Iritasi mata bisa muncul karena faktor ringan, seperti kelelahan mata akibat terlalu lama menatap gadget, sampai paparan debu, asap, atau penggunaan lensa kontak yang kurang tepat. Biasanya kondisi ini dapat membaik dengan perawatan sederhana di rumah, tergantung penyebabnya.

Penyebab iritasi mata juga bisa karena terlalu lama menatap layar gadget. Saat fokus menatap layar laptop atau ponsel, frekuensi berkedip biasanya jadi berkurang. Akibatnya, mata menjadi lebih kering dan mudah terasa lelah atau perih. Kondisi ini juga sering dikenal sebagai digital eye strain atau computer vision syndrome. Selain itu, paparan debu, asap, dan polusi juga bisa jadi penyebabnya. Itu karena seluruh faktor di atas bisa memicu iritasi pada permukaan mata yang biasanya bikin mata bereaksi dengan menjadi merah, berair, dan terasa nggak nyaman.

Nggak hanya itu, untuk kamu yang sering pakai softlens, penggunaan yang terlalu lama bisa jadi penyebabnya. Terlebih lagi jika kebersihannya kurang dijaga, ini bisa menyebabkan mata iritasi. Mata dapat terasa kering, gatal, bahkan memicu infeksi jika penggunaan softlens tidak dilakukan dengan benar. Alergi juga bisa jadi penyebab, bagi sebagian orang, debu, bulu hewan, atau serbuk sari bisa memicu reaksi alergi pada mata. Biasanya ditandai dengan mata gatal, berair, dan bengkak. Terakhir, kurang tidur dan mata lelah bisa bikin produksi air mata berkurang, sehingga mata terasa lebih kering dan sensitif. Nggak heran kalau setelah begadang, mata jadi tampak merah dan terasa nggak nyaman.

Baca juga: Flawless Hingga 10 Jam, Cushion Baru SKINTIFIC Ini Punya Formula Acne-Friendly!

Cara mengatasi iritasi mata

iritasi mata

Istirahatkan mata sejenak

Kalau iritasi muncul setelah terlalu lama menatap layar, coba beri waktu istirahat untuk mata. Kamu juga bisa menerapkan aturan 20-20-20, yaitu mengalihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik setiap 20 menit sekali. Cara ini membantu mengurangi ketegangan pada mata.

Gunakan kompres dingin dan hindari mengucek mata

Kompres dingin bisa membantu meredakan rasa perih, gatal, dan mata merah akibat iritasi ringan. Tempelkan kain bersih yang sudah dibasahi air dingin pada mata tertutup selama beberapa menit agar mata terasa lebih nyaman. Saat mata terasa gatal, banyak orang refleks menguceknya. Padahal kebiasaan ini justru bisa memperparah iritasi dan meningkatkan risiko infeksi, terutama jika tangan dalam kondisi kurang bersih.

Lepas softlens sementara

Kalau kamu sedang memakai softlens, sebaiknya hentikan penggunaannya sementara sampai kondisi mata membaik. Gunakan kacamata terlebih dahulu untuk mengurangi risiko iritasi semakin parah.

Gunakan obat tetes mata sesuai kebutuhan

Obat tetes mata dapat membantu menjaga kelembapan mata dan meredakan rasa nggak nyaman akibat iritasi ringan. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi mata masing-masing.

Rekomendasi obat tetes mata yang bisa dibeli

Rohto Dryfresh

iritasi mata

Kalau mata mulai terasa kering, perih, atau nggak nyaman setelah terlalu lama menatap layar, Rohto Dryfresh bisa jadi salah satu pilihan yang praktis untuk membantu meredakannya. Obat tetes mata ini mengandung hypromellose 0.3% yang bekerja seperti pelumas alami untuk membantu menjaga kelembapan mata. Produk ini cocok digunakan saat mata terasa kering akibat kurangnya produksi air mata atau karena paparan AC, debu, dan screen time yang terlalu lama. Cara pakainya juga simpel, cukup teteskan satu sampai dua tetes pada masing-masing mata sebanyak tiga kali sehari atau sesuai anjuran dokter. Pastikan ujung botol tidak menyentuh mata atau permukaan lain agar tetap higienis, ya!

Cendo Cenfresh Minidose

iritasi mata

Buat kamu yang sering mengalami mata kering atau gampang iritasi karena angin dan sinar matahari, Cendo Cenfresh Minidose juga bisa jadi pilihan. Obat tetes mata ini mengandung carboxymethylcellulose sodium yang membantu menjaga permukaan mata tetap lembap dan nyaman. Selain membantu melembapkan mata, produk ini juga dapat membantu mengurangi rasa mengganjal atau nggak nyaman akibat iritasi ringan. Bentuk minidose-nya juga praktis dibawa bepergian, jadi cocok untuk kamu yang punya aktivitas padat di luar rumah. Umumnya digunakan sebanyak satu sampai dua tetes pada mata yang membutuhkan, sekitar tiga sampai empat kali sehari atau sesuai kebutuhan.

Baca juga: Press On Nails Jadi Favorit Banyak Orang, Ini Rekomendasi yang Worth to Buy!

Insto Cool Eye Drop

iritasi mata

Kalau mata merah dan terasa perih setelah terkena debu, asap, atau polusi, Insto Cool Eye Drop bisa membantu memberikan sensasi segar pada mata. Salah satu hal yang bikin produk ini cukup populer adalah efek dinginnya yang terasa menenangkan setelah digunakan. Dengan kandungan naphazoline hydrochloride, obat tetes mata ini membantu meredakan mata merah dengan cara mengurangi pembengkakan pembuluh darah pada permukaan mata. Cara penggunaannya cukup teteskan dua sampai tiga tetes pada masing-masing mata sebanyak tiga sampai empat kali sehari atau sesuai anjuran dokter. Produk ini juga bisa digunakan untuk anak usia di atas enam tahun.

Iritasi mata memang sering dianggap sepele, padahal kalau dibiarkan bisa bikin aktivitas sehari-hari jadi nggak nyaman. Karena itu, penting untuk mengenali penyebabnya dan memilih cara penanganan yang tepat agar kondisi mata cepat membaik. Jangan lupa juga untuk lebih mindful menjaga kesehatan mata, terutama kalau kamu sering beraktivitas di depan layar atau di luar ruangan, ya!

 

Images: Dok. iStock, Dok. Brand