ic-fd

Spesial Perayaan Hari Kartini, ParagonCorp Ajak Perempuan Hadapi Self-Doubt Lewat Women’s Space!

industry news
author

armeliafarah・in 3 hours

detail-thumb

Nggak sekadar inspiratif, talk show di Women’s Space by ParagonCorp bahas bagaimana perempuan bisa tumbuh dari keraguan jadi kekuatan. 

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, ParagonCorp menghadirkan ruang refleksi lewat talk show bertajuk ‘Her Strength, Her Light: A Journey through Doubt, Growth, and Becoming’. Acara yang digelar di Wisma Habibie & Ainun ini bukan sekadar perayaan simbolik, tapi juga jadi ruang jujur untuk membahas perjalanan, keraguan, dan kekuatan perempuan dari berbagai latar belakang.

Menariknya, sesi ini menghadirkan sosok-sosok inspiratif seperti Retno Marsudi, Susy Susanti, Nikita Willy, Nadia Habibie, serta dr. Sari Chairunnisa, dengan Marissa Anita sebagai moderator. Dari diplomat hingga atlet Olimpiade, masing-masing membagikan cerita personal tentang bagaimana mereka menghadapi rasa belum cukup dalam hidup.

Baca juga: Auto Jadi Tren Fashion Festival, Outfit Sabrina Carpenter Bikin Coachella 2026 Heboh!

Keraguan yang menjadi sumber kekuatan

paragoncorp

Salah satu benang merah dari diskusi ini adalah hampir semua perempuan pernah mempertanyakan dirinya sendiri. Apakah sudah cukup baik? Apakah masih bisa berkembang? Menurut dr. Sari Chairunnisa, hal ini juga didukung oleh data. Banyak perempuan punya keinginan besar untuk berkembang, tapi belum tentu diiringi rasa percaya diri untuk melangkah. Menariknya, keraguan ini bukan sesuatu yang harus dihilangkan, justru bisa jadi titik awal pertumbuhan.

Hal ini juga diamini oleh Retno Marsudi, yang menyebut bahwa pertanyaan-pertanyaan dalam diri justru bisa memicu semangat untuk terus maju. Sementara Susy Susanti membagikan pengalamannya berkarier di dunia yang didominasi laki-laki, di mana ketangguhan dan pantang menyerah jadi kunci untuk membuka jalan, bukan hanya untuk dirinya, tapi juga perempuan lain. Di sisi lain, ada Nikita Willy menyoroti tekanan sebagai public figure yang sering dihadapkan pada ekspektasi dan penilaian orang lain. Baginya, tetap jujur pada diri sendiri adalah cara untuk tetap grounded di tengah semua itu. Sedangkan Nadia Habibie mengingatkan bahwa privilege bukan hanya soal kesempatan, tapi juga tanggung jawab untuk memberi dampak.

Pentingnya support system untuk bertumbuh

paragoncorp

Dari berbagai cerita tersebut, satu hal yang terasa sangat relatable, nggak ada perempuan yang bertumbuh sendirian. Selalu ada lingkungan yang mendukung atau yang sering disebut sebagai the circle that holds her. Sayangnya, nggak semua perempuan punya akses ke support system seperti ini. Banyak yang ingin berkembang, tapi belum menemukan ruang yang aman untuk mencoba dan gagal.

Baca juga: Rayakan Debut di Coachella, KATSEYE Rilis Hoodie Eksklusif Bareng GAP

Melihat kebutuhan ini, ParagonCorp menghadirkan Women’s Space, sebuah inisiatif yang dirancang sebagai wadah bagi perempuan untuk belajar, berkembang, dan saling menguatkan. Sejak dimulai pada 2023, program ini sudah menjangkau lebih dari 10.000 perempuan di berbagai kota di Indonesia, dengan lebih dari 1.000 peserta aktif dalam komunitasnya.

Dari komunitas ke ekosistem kepemimpinan dan refleksi makna Hari Kartini di masa kini

paragoncorp

Nggak berhenti sebagai ruang berbagi, Women’s Space kini berkembang menjadi ekosistem yang lebih serius dalam membangun kepemimpinan perempuan. Salah satunya lewat program mentorship dengan empat pilar utama, yaitu Leading Self, Leading Systems, Leading Enterprise, dan Leading Narratives. Program ini didukung oleh mentor perempuan dari berbagai industri, yang diharapkan bisa membantu peserta nggak cuma berkembang secara personal, tapi juga menciptakan dampak yang lebih luas. Karena pada akhirnya, ketika satu perempuan bertumbuh, efeknya nggak berhenti di dirinya sendiri, tapi bisa menjalar ke keluarga, komunitas, bahkan generasi berikutnya.

Baca juga: Protect and Glow di Tengah Kesibukan, Intip Keseruan FD Office to Office Bareng Marina!

Lewat talkshow ini, ParagonCorp mengajak kita melihat Hari Kartini dari perspektif yang lebih dekat dengan realita perempuan saat ini. Bahwa menjadi kuat bukan berarti tanpa ragu, tapi justru berani melangkah meski masih mempertanyakan diri sendiri. Dan mungkin, di situlah makna kekuatan yang sebenarnya bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang terus bertumbuh! 

Images: Dok. ParagonCorp